PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Bahwa menyangkut jejaring sosial khususnya facebook dengan akun "Sinar Ngawi" hanya sebagai tempat Sharing Link Berita saja. Bila ada akun FB dengan kemiripan nama dan atau beberapa ada history foto,catatan, yang ternyata untuk menawarkan jual beli "ONLINE" maka bukan tanggungjawab kami.----TTD Admin/ceo media SN ----
Custom Search

Jumat, 13 Agustus 2010

Home > > Wisata Waduk Pondok Dan Sangiran Kian Mengenaskan

Wisata Waduk Pondok Dan Sangiran Kian Mengenaskan

| NGAWI SINAR NGAWI | portal pemberitaan Ngawi|Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | tentang |Wisata Bendungan waduk Pondok dan waduk Sangiran sangat potensial bilamana Pemerintah Kabupaten Ngawi menggarap kedua tempat aset wisata tersebut dengan jeli. Apalagi keberadaan waduk Pondok dengan latar belakang hutan jati memberikan warna tersendiri bagi pengunjungnya dan sekaligus memberikan kontribusi oksigen bagi kehidupan disekitar waduk.

Waduk Pondok yang berada di Desa Dero Kecamatan Bringin dibangun mulai tahun 1993 sampai 1995 dengan menghabiskan dana 30 milyar, bendungan ini sebagai pemasok irigasi air seluas 3.500 ha dengan luas waduk 32.90 km persegi dan mampu menampung air 29 juta meter kubik. Namun pembangunannya ternyata tidak

dibarengi upaya menuju tempat wisata yang bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah(PAD) untuk Kabupaten Ngawi.

Terbukti sarana penunjang lain seperti kamar mandi, WC dan tempat berjualan sampai saat ini belum memuaskan para pengunjungnya.

Karena apabila fasilitas tersebut tidak terpenuhi maka makna keramahan sebagai bentuk pelayanan ciri khas dari tempat wisata juga akan berdampak para peminatnya.

Selain sebagai tempat rekreasi bagi keluarga, waduk Pondok juga merupakan tempat hiburan bagi pemancing. Di waduk tersebut banyak ditemukan berbagai jenis ikan seperti ikan tawes, ikan tombro dan ikan bandeng. Apalagi secara berkala ditempat yang sama sering diadakan lomba mancing yang diikuti pemancing dari berbagai daerah sekitar Kabupaten Ngawi.

Yang lebih menariknya lagi setiap bulan syuro diwaduk Pondok selalu diadakan upacara ritual dengan istilah nyadran atau keduk beji. Ditempat lain khususnya waduk Sangiran yang ada di Desa Sumber Bening masuk Kecamatan Bringin kondisinya tidak jauh beda dengan waduk Pondok.

Malah yang cukup memprihatinkan wilayah sekitar waduk Sangiran berupa hutan jati yang kondisinya gundul, hal ini sungguh ironis yang seharusnya hutan sekitar waduk terjaga kelestarianya sebagai penyangga kestabilan akan kebutuhan air.

Dan seandainya kedua waduk tertata baik sarana maupun kondisi alam sekitarnya akan mampu menyedot pengunjung yang lebih banyak lagi dan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar waduk. (tim)

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda