PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Bahwa menyangkut jejaring sosial khususnya facebook dengan akun "Sinar Ngawi" hanya sebagai tempat Sharing Link Berita saja. Bila ada akun FB dengan kemiripan nama dan atau beberapa ada history foto,catatan, yang ternyata untuk menawarkan jual beli "ONLINE" maka bukan tanggungjawab kami.----TTD Admin/ceo media SN ----
Custom Search

Kamis, 16 Desember 2010

Home > > KEMENAG ( DEPAG ) NGAWI, DIHARAB BISA SELESAIKAN NASIB 246 GURU

KEMENAG ( DEPAG ) NGAWI, DIHARAB BISA SELESAIKAN NASIB 246 GURU

|NGAWI SINAR NGAWI | portal pemberitaan Ngawi|Berita Kabar Warta info terbaru seputar Para guru dilingkup DEPAG (KEMENAG) NGAWI resah karena adanaya ketidak-jelasan mengenai tunjangan Profesi. Padahal hampir 1 tahun ini, para guru tersebut telah lulus sertifikasi. Apesnnya lagi, Tahun anggaran 2010, dari pihak KPPN Madiun diperoleh kabar bahwa pencairan anggaran di tutup 15 Desember yang lalu.


NGAWI. Nasib ke 246 guru dilingkup KEMENAG (DEPAG) Kab. Ngawi menunggu kepastian mengenai Dana Tunjangan Profesi. Pasalnya hingga saat ini, belum juga ada kabar pasti, padahal mereka semua telah lulus sertifikasi setahun yang lalu.

Ahmad Rodli, Kepala KEMENAG (DEPAG) Kab. Ngawi yang baru saja menjabat, siang itu (16-12-2010) ketika dikonfirmasi sinarngawi.com menjelaskan bahawa sebetulnya masih ada kesempatan bagi mereka untuk menerima tunjangan. Juga menurutnya, pihak KPPN madiun belum tutup hingga saat ini." Jadi tetap ada kesempatan, namun untuk yang telah mempunyai NRG dari Diknas." Jelasnya. " tentu saja semua itu ada dasarnya, yaitu adanaya surat edaran dari Kementrian Keuangan, bukan dari Kementrian Agama" Imbuhnya.

Hal itu justru memancing pertanyaan bagi para guru yang KLENDRAN akan dana Tunjangan Profesi ini. Apalagi banyak di antara mereka belum mempunyai NRG dari Diknas. Redaksi Sinarngawi.com kebanjiran SMS, yang intinya aturan itu dianggap tidak masuk akal. Perkara inipun segera ditepis oleh Ahmad Rodli, dengan menjelaskan lebih rinci, untuk yang belum mempunyai NRG masih tetap ada penyelesaian. " Kami akan memberi waktu untuk mengurus NRG. Dan hal ini bisa di cairkan tahun aggaran 2011 lewat DIPA." ungkapnya lebih-lanjut.

Sementara, bagi ke 246 guru dilingkup KEMENAG (DEPAG) Kab. Ngawi berharap-harap cemas. Bahkan ada yang menanyakan apakah bagi mereka yang angkatan tahun 2009 juga akan menerima rapel, bila terpaksa dicairkan tahun 2011. Masih lewat SMS, perwakilan ke 246 guru itu menjelaskan bahwa, untuk yang angkatan tahun 2007 dan 2008 yang cair di tahun 2010 bisa ngrapel.(kun)

Artikel Terkait



3 komentar:

cidori mengatakan...

Assallamu allkum , tunjangan fungsional kok lom cairya, tolong di tindak lanjuti,... terimakasih.

cidori mengatakan...

Aslm alkum,,, maaf mau tau keterangan tunjangan fungsional kok belom cair ya, tolong di tindak lanjuti... Terimakasih.

andi mengatakan...

Tunjangan fungsional segera di cairkan pak...imbalan dari keringat kami hanya itu yg kami dapatkan....1 tahun kami menanti...mohon perhatikan kami juga.

Poskan Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda