PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 20 Maret 2012

Home > > Para bakul terancam tak kuat KULAKAN barang dagangan

Para bakul terancam tak kuat KULAKAN barang dagangan

| NGAWI SINAR NGAWI | portal pemberitaan Ngawi|Berita Kabar Warta info NEWS terbaru seputar tentangSejumlah kebutuhan pokok, disinyalir sepekan ini harganya mulai naik. Seperti yang terlihat di pasar besar Ngawi, jangankan pembeli, kini para pedagang yang bermodal CEKAK juga merasakan imbasnya dan terancam tak bisa kulakan lantaran harga dari para pemasok kian hari kian melangit. Diduga hal ini terjadi akibat dari kebijakan pemerintah, terkait rencana kenaikan BBM yang bakalan direalisasi bulan depan.

Seperti yang diakui Wardi (30), warga Sidoarjo yang biasa masok minyak goreng curah untuk para pedagang di los Pasar Ngawi ini, bahwa selain biaya operasional makin menikat, juga dipengaruhi stok barang yang makin menipis. "Biasanya kami tinggla dulu barang saya, tapi sekarang harus lunas, maklum barangnya susah dicari." Ujarnya dengan dialek khas jawatimuran.

Para pedagang yang bermodal CEKAK, juga mengeluhkan kenaikan harga ini. Bahkan beberapa diantaranya terpaksa mengurangi stok dagangan dan membeli barang dagangan sebatas kemampuan saja.

Dapat diberitakan, Untuk harga Cabai rawit merah, kini tembus di harga 3o Ribu/Kg dari harga awal 22 ribu Rupiah. Juga untuk cabai merah besar mengalami kenaikan sebesar 8 Ribu/Kg yang semula seharga 22 ribu/Kg.

Untuk minyak goreng curah juga melangit hingga 8 ribu/Kg dan ini berarti mengalami kenaikan Rp.1000. Sementara bahan kebutuhan pokok lainnya rata-rata mengalami kanaikan harga sebesar 1000 hingga 1500 Rupiah. (kun)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda