PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 15 Juni 2012

Home > > Kasus Mandegnya Dana RASKIN Bakal Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Kasus Mandegnya Dana RASKIN Bakal Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

|SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi|Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI ™ Nyantolnya dana Raskin hingga miliaran Rupiah kian memanas. Tak pelak, Kanang, sapaan akrab Bupati Ngawi akan bentuk tim Investigasi khusus guna membongkar total kasus ini yang sementara rumornya diduga dana tersebut masih mampir dibeberapa oknum perangkat desa.

"Jadi akan kita urus sekarang benang ruwet ini akan kita telusuri jangan sampai rakyat jadi korban," terang Kanang, kemarin (16/6).Tambahnya, terkait indikasi dana raskin banyak yang nyantol pada perangkat desa maka selaku Bupati pihaknya akan melakukan tindakan berupa peringatan.

"Kalau dengan peringatan diabaikan maka langkah kita melalui hukum akan tetapi tetap mengacu praduga tidak bersalah," imbuhnya. Selain itu Kanang juga membenarkan apabila ancaman pemberhentian pendistribusian beras raskin akan dilakukan pihak Bulog tetapi dampak tersebut sudah jelas merugikan rakyat kecil. Pihak Bulog Madiun mencatat tunggakan yang belum dilunasi dari wilayah Ngawi sebesar 1.4 miliar dengan total 40 ribu ton.

Tunggakan yang jumlahnya miliaran ini diduga masih nyantol di perangkat desa selama 2 tahun terhitung mulai bulan Maret 2011 hingga Mei 2012. Sementara Triana Wahyuni selaku kepala bagaian perekonomian pemkab Ngawi kepada wartawan menjelaskan saat dikonfirmasi membenarkan tunggakan yang dimiliki oleh Pemkab Ngawi perihal raskin mencapai angka lebih dari 1 Milyar dan itu berdampak Ngawi tidak sepenuhnya mendapatkan bantuan kembali.

”Ya akhirnya hanya Ngawi hanya sebagian saja mendapatkan bantuan tidak sepenuhnya karena maraknya kades ngemplang,” tegasnya. Mendasar hal tersebut pihaknya bekerja sama dengan pihak kejaksaan dengan membuat kesepakatan bersama semacam MOU agar menindak tegas para kades-kades nakal.

Sementara dari 19 kecamatan di wilayah Ngawi hanya satu kecamatan yang melunasi pembayaran dana raskin terhitung bulan Mei tahun ini yaitu Pangkur. Berikut data tunggakan dana raskin 18 kecamatan dari 19 kecamatan yang ada. Sine Rp 98,1 juta, Ngrambe Rp 75,4 juta, Jogorogo Rp 55,2 juta, Kendal Rp 69,3 juta, Geneng Rp 51,6 juta, Kwadungan Rp 59,5 juta, Karangjati Rp20,7 juta, Padas Rp 63,9 juta, Ngawi Rp 17,8 juta, Paron Rp 146 juta, Kedunggalar Rp 103 juta, Widodaren Rp 208,3 juta, Mantingan Rp 95,5 juta, Bringin Rp 86,7 juta, Pitu Rp50,7 juta, Karanganyar Rp 41,5 juta, Gerih Rp 78 juta, Kasreman Rp 18 juta. Dengan demikian total keseluruhan dana raskin yang macet mencapai Rp 1,340 miliar. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda