PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 26 September 2012

Home > > Tanah SDN Kletekan III Bakal Berujung Sengketa

Tanah SDN Kletekan III Bakal Berujung Sengketa

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |JOGOROGO™ Tanah seluas ±5 are yang di atasnya telah berdiri gedung SDN Kletekan III sejak 1978, kini bakal kesandung masalah terkait hak kepemilikan tanah. Sebut saja Suyatno (65), waraga Desa Kletekan, Kec. Jogorogo mengaku sebagai pemilik sah atas tanah, mendasar bukti-bukti yang ada seperti SPPT, Petok dan Leter C yang tercatat di buku desa.

Merasa benar, Suyatno menggugat Dinas Pendidikan Ngawi untuk segera menyerahkan kembali tanah yang di yakini masih miliknya. Akhirnya pihak Komisi I DPRD Ngawi segera ikut cawe-cawe dengan melakukan hearing yang melibatkan Suyatno, Diknas Ngawi, Camat Jogorogo dan Kepala Desa setempat(25/9).

“Kita melibatkan penggugat, pengguna, Diknas dan camat setempat untuk mempelajari sejauh mana masalah ini bisa timbul,” terang Maryoto, Ketua Komisi I DPRD Ngawi. Dalam penanganan kasus kepemilikan tanah SDN Kletekan III, Maryoto, mengungkapkan, pihaknya ekstra hati-hati agar hasilnya tidak merugikan pihak tertentu.

Apalagi lanjut Maryoto, tanah yang di sengketakan itu sudah di bangun untuk sekolah dasar sejak 1978 lalu sehingga perlu adanya klarifikasi serta penelusuran dokumen yang ada. Meskipun demikian, hemat legislator dari PKS menyebutkan sengketa tanah yang mulai di klaim Suyatno mulai setahun lalu sebenarnya bisa diselesaikan di tingkat desa.

Untuk sementara hasil hearing kemarin diserahkan ke Camat Jogorogo untuk memediasi permasalahan antara Suyatno dengan Diknas Ngawi. Kemudian Kepala Bidang Pendidikan Dasar Diknas Ngawi, Sakri, membenarkan kalau permasalahan tersebut bakal di fasilitasi Camat Jogorogo dalam menyelesaikan sengketanya.

Sementara menurut Suyatno, dirinya menuntut tanah tersebut tidak ngawur akan tetapi melalui mekanisme dan di dukung dokumen asli yang saat ini di tanganya. “Tanah itu jelas milik bapak saya yakni Iro Sentono dan waktu mulai dibangun SD tanpa disertai dokumen yang ada,” ungkap Suyatno. Terlebih hingga sekarang ini SPPT tanah SDN Kletekan III masih atas nama Iro Sentono. (pr)


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda