PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 22 November 2012

Home > > Kuat Dugaan, Balita Dua Tahun Tenggelam Terseret Arus Sungai

Kuat Dugaan, Balita Dua Tahun Tenggelam Terseret Arus Sungai

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |BRINGIN™ warga masih terus melakukan pencarian disekitar lokasi sungai dimana Yoga Prasetyo(2), dinyatakan hilang terseret arus sungai dekat rumahnya, Dusun Genengan Barat, Desa/Kecamatan Bringin-Ngawi pada Rabu sore (21/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan belum juga ditemukan jasad Balita tersebut.

Sudah sehari penuh sejak bocah balita Yoga Prasetyo (2) dinyatakan hilang terseret arus sungai di dekat rumahnya Dusun Genengan Barat, Desa/Kecamatan Bringin-Ngawi pada Rabu sore (21/11) sekitar pukul 16.00 WIB hingga berita ini diturunkan belum ditemukan jasadnya.

Yoga Prasetyo merupakan putra kedua dari pasangan suami istri Samin (40) dan Darsi (35) diketahui hilang tanpa jejak setelah bersama kakanya Eri Novia (12). Peristiwa yang cukup menggegerkan warga sekitar tersebut terjadi setelah korban berlari dari rumah neneknya Jani (70) ketika hujan lebat terjadi untuk menyusul Eri Novia yang pulang kerumah hendak mengambil payung.

Kemudian Jani mengetahui cucunya yang masih balita berlarian ditengah guyuran air hujan langsung mencoba menghentikanya dengan mengikuti dari arah belakangnya.
Namun karena Jani usianya sudah terlalu tua untuk mengejar cucunya tersebut tidak mampu lagi, saat itulah korban langsung tidak nongol lagi ditengah lebatnya hujan sore itu.

“Ya diperkirakan bocah itu terseret arus sungai yang banjir ketika berlari saat menyusul kakaknya, meskipun ada jembatan kecil yang menghubungkan antara rumahnya nenek dengan rumah korban,” terang Slamet, salah satu famili keluarga korban, Kamis (22/11).

Menurutnya, sore itu juga ratusan warga langsung mencari keberadaan korban dengan menyisir sepanjang sungai dengan alat seadanya. Sampai larut malam pencarian ini sama sekali tidak membuahkan hasil . “Padahal kita sudah menyusuri sungai sepanjang lima kilometer lebih, seandainya bacah tersebut sudah mati seharusnya jasadnya akan mengambang,” beber Slamet lagi.

Pada esok harinya lagi pencarian terhadap korban diteruskan dengan melibatkan anggota Polsek Bringin dan anggota Koramil setempat. Sampai tengah hari proses pencarian dihari kedua juga belum menemukan dimana Yoga Prasetyo berada. Lanjut Slamet, meskipun berbagai cara ditempuhnya dengan bantuan paranormal akan tetapi tetap nihil juga.

“Katanya dari orang pintar korban masih ada disekitar dekat punden itu yang dibawa oleh makhluk halus,” urainya. Sementara Kapolsek Bringin, AKP.M.Syukur, saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah korban memang hilang terbawa arus sungai. “Kita berusaha secepatnya mengungkap hilangnya bocah balita tersebut dengan melakukan penyelidikan intensif di TKP,” jelas AKP.M.Syukur. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda