PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 04 Januari 2013

Home > > Mayat Pria Mengambang Di Sungai Dalam Kondisi Membusuk

Mayat Pria Mengambang Di Sungai Dalam Kondisi Membusuk

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |GENENG™ Warga Desa Kersikan, Kecamatan Geneng mendadak dibuat heboh. Pasalnya warga setempat menemukan sesosok mayat pria mengambang dengan kondisi mulai membusuk di sungai desa setempat. Mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali diketahui oleh Suwito (50) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu dirinya hendak mancing di sungai yang persis berada dibelakang rumahnya. Ketika sampai dibibir sungai Suwiti mengaku dikejutkan ada tubuh yang mengapung dalam kondisi terlentang.

Kontan saja dengan melihat mayat itu dirinya merasa kaget lantas kembali kerumahnya sambil memberikan kabar penemuanya itu kepada tetangga terdekatnya.

Dalam beberapa saat puluhan warga langsung mendatangi sungai guna memastikan apakah benar yang terapung itu sesosok mayat. “Ketika saya dan warga lainya mendekat ternyata memang mayat laki-laki yang membusuk,” terang Suwito, Jum’at (4/1).

Tidak mau ambil resiko dengan kejadian ini lantas warga lainya melaporkan temuan mayat tersebut ke Polsek Geneng. Petugas kepolisian dibantu tim medis dari RSUD Dr.Soeroto Ngawi langsung mengevakuasi jasad membusuk itu ke tepi sungai guna dilakukan pemeriksaaan pada tubuhnya.

Dari hasil identifikasi sementara mayat laki-laki tanpa mengantongi identitas sedikitpun memakai kaos warna putih pendek dan celana hitam pendek dan didalam saku celananya ada uang senilai Rp 5 ribu.

Dan mendasar ciri-ciri fisik yang ada pada mayat tersebut berambut lurus pendek, berkumis dan kulit berwarna sawo matang yang usianya diperkirakan 50 tahun.
Dugaan sementara korban sudah meninggal lebih dari dua hari sejak ditemukan warga terbukti beberapa bagian tubuhnya sudah mulai membusuk dan wajahnya sulit dikenali lagi demikian juga luka terlihat dikepala.

“Kalau luka dibagian kepala itu kemungkinan akibat benturan dengan bebatuan ketika terseret arus sungai,” ujar salah satu tim medis. Guna mengungkap identitas mayat tersebut dan mengetahui penyebab kematianya.

Tim medis langsung membawa mayat ke RSUD Dr.Soeroto Ngawi untuk dilakukan outopsi. Sementara penelusuran media sampai sejauh ini belum ada warga satupun di wilayah Kecamatan Geneng yang melaporkan telah kehilangan anggota keluarganya ke petugas.

Meski demikian, kata petugas Polsek Geneng bilamana ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya diwilayah Desa Kersikan dan sekitarnya segera mungkin melaporkan ke petugas. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda