PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 14 April 2013

Home > > Habis Antar Anak Naik Kereta, Bapak Tewas Tersambar KA

Habis Antar Anak Naik Kereta, Bapak Tewas Tersambar KA

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |PARON™ Tragis. Aiptu Haslan (57), anggota Polsek Paron tewas seketika tertabrak KA Kahuripan jurusan Bandung-Kediri di perlintasan tanpa palang di Desa Tempuran, Kec. Paron pada pukul 16.00 WIB, Minggu sore, (14/4). Korban (Insert), saat itu diketahui baru saja mengngantar putri bungsunnya berangkat ke Kampus UGM di stasiun KA setempat.

Setelah selesai putri bungsunya yakni Nensya Tri Hastuti yang akan berangkat ke kampus UGM Jogjakarta melalui stasiun Paron dengan sepeda motor dinasnya, lantas Aiptu Haslan mampir sebentar ke Polsek Paron lalu pulang menuju rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Namun nahas nasibnya, ketika melewati perlintasan tanpa palang pintu yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya tersebut dalam waktu bersamaan KA Kahuripan melintas dari arah barat saat itulah tubuh korban langsung tergilas.

“Kemungkinan korban saat melintas palang pintu ini tidak mengetahui kalau ada kereta api lewat dari barat sana padahal dalam jarak tertentu sudah membunyikan klaksonya berulang kali,” terang Giyarto, salah satu warga sekitar lokasi kejadian.

Jasad korban langsung dibawa oleh medis ke RSUD Dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan outopsi. Dari pantauan media mendasar olah TKP yang dilakukan petugas identifikasi dari Polres Ngawi korban sempat terseret sejauh 165 meter tepat di kilometer 189 + 23.

Selain itu sesuai keterangan dari salah satu anggota keluarga korban, bahwa Aiptu Haslan ini memang mempunyai kelainan dengan pendengaranya dalam beberapa tahun terakhir.

Ditambahkan, sebelum peristiwa terjadi korban sempat menghadiri hajatan dirumah tetangganya karena hendak mengantarkan putrinya korban pulang lebih awal sebelum hajatan selesai.

Mendasar peristiwa yang memilukan tersebut Tumini (45) istri korban langsung tidak sadarkan diri ketika mengetahui suaminya tewas terlindas kereta api.

Sementara sampai berita ini diturunkan belum ada informasi resmi dari pihak Polres Ngawi terkait tewasnya Aiptu Haslan.

Hanya saja sesuai rencana dari di rumah duka korban yang meninggalkan tiga orang anak tersebut akan dimakamkan di TPU desa setempat keesokan harinya. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda