PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 27 Juli 2013

Home > > Pengadaan Molor, Paket Konstruksi Berpeluang Mutunya Buruk

Pengadaan Molor, Paket Konstruksi Berpeluang Mutunya Buruk

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Molornya sejumlah Paket pengadaan lingkup Pemkab Ngawi, khususnya konstruksi menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak. Selain mepet Tahun Anggaran (2013-Red), yang bisa menimbulkan tak kelarnya pekerjaan pada tahun berjalan, juga bisa berakibat buruknya mutu lantaran rekanan hanya mengejar pekerjaan agar bisa kelar tepat waktu.

Gembong Pranowo koordinator Bhirawa Ngawi menilai lambatnya proyek tidak lepas dari kurangnya perhitungan awal terkait estimasi waktu pengerjaan.

“Misalkan ada satu proyek dengan budget sekian ratus juta kalau toh tidak mampu menyelesaikan sekian waktu seharusnya jangan dipaksa menjalankan proyek tersebut,” terangnya, Sabtu (27/7).

Sementara Supanji Kasi Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU BMCK Kabupaten Ngawi menjelaskan bahwa realisasi proyek fisik memang ada keterlambatan dalam tahun 2013 ini.

“Keterlambatan realisasi proyek fisik dikarenakan kami masih menunggu harga satuan dari serta kepastian dari Bupati sendiri yang kaitannya dengan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) ada beberapa harga yang naik diluar prediksi kita,” terangnya, beberapa waktu kemarin.

Maih menurutnya, proyek yang bersifat penunjukan langsung (PL) saat ini sudah ada yang drop material. Jelasnya lagi, jenis proyek PL peruntukanya hanya untuk talut dan tersebar di 18 kecamatan seperti Ngawi Kota, Kedunggalar, Karanganyar, Pangkur, Gerih, Geneng, Bringin, Widodaren, dan Paron.

Sementara Wignyo, Kasi Bidang Penyusunan Program dan Perencanaan Jalan Jembatan Dinas PU BMCK Kabupaten Ngawi membenarkan dalam waktu dekat akan masuk tahapan pelelangan terutama yang bernilai Rp 300 juta ke atas sedangkan proyek jenis PL justru sudah dilaksanakan.

Urainya lagi, untuk tahun ini proyek fisik semuanya diarahkan pada rehabilitasi maupun normalisasi jalan dan jembatannya. Untuk jumlahnya ada 11 paket proyek dengan menyerap anggaran sebesar Rp 21.132.423 miliar yang bersumber dari DAU, DAK dan BK Provinsi tahun 2013.

“Untuk pelaksanaan lelangnya sendiri kami sudah rapatkan akan dilaksanakan bulan Juli minggu ketiga, dan untuk realisasinya sendiri mungkin awal bulan September nanti proyek sudah realisasi,” pungkasnya. (pr)

Artikel Terkait



1 komentar:

rhe gin mengatakan...

woe kalian gak malu ya ?
lihat tuh kondisi aspal jalan raya ngawi timur belum bisa dikasih label [ S N I ]

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda