PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 18 November 2013

Home > > Erupsi Merapi, Abu Vulkanis Capai Wilayah Ngawi

Erupsi Merapi, Abu Vulkanis Capai Wilayah Ngawi

Nama nama gunung merpai di indonesia

NGAWI™ Akibat erupsi gunung Merapi, debu vulkanis sempat merambah wilayah kabupaten Ngawi dan sekitarnya. Dari berbagai informasi menyebutkan hujan abu mulai dirasakan warga sekitar pukul 06.30 WIB pada Senin pagi. Seperti di Kecamatan Sine yang merupakan dari sekian lokasi di wilayah Kabupaten Ngawi yang terparah terkena dampaknya, (18/11).

“Waktu pagi saya kira seperti biasa seperti mau hujan soalnya lumayan gelap, tahu-tahu yang jatuh bukanya air malah abu entah darimana asalnya,” terang Arif Hariyanto (36) warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine.

Guyuran abu vulkanik diketahui agak mereda baru mendekati pukul 13.00 WIB siang hari, namun sebelumnya terang Arif para warga enggan keluar rumah untuk menghindari terjangan abu yang mengganggu pernafasan serta mata.

“Misalkan kalau memaksa diri dengan bersepeda motor akibatnya mata menjadi lumayan pedih demikian pula nafas sedikit terganggu,” urainya lagi.

Dampak tersebut pada hari yang sama sangat dirasakan warga, terlihat mereka lebih memilih berdiam didalam rumah daripada beresiko mengalami gangguan kesehatan sehingga secara otomatis berdampak terhadap perekonomian.

“Biasanya kalau jam segini saya sudah kerja di sawah itu karena hujan debu ya tidak berani, takutnya terjadi apa-apa,” jelas Wagiono salah satu petani di Desa Teguhan, Kecamatan Paron.

Kemudian Eko Heru Tjahjono Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi menuturkan diharapkan warga untuk melindungi diri dengan masker saat melakukan aktivitas diluar rumah.

“Hujan abu ini berasal dari erupsi yaitu letusan dalam skala kecil dari Gunung Merapi di Yogjakarta, secara kebetulan pada peristiwa terjadi arah angin dari barat bertiup ke timur sehingga merambah sampai Ngawi hingga Magetan,” katanya.

Meski demikian diharapkan kepada warga wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya agar tetap tenang karena hujan abu vulkanik sendiri akan reda menyesuaikan arah angin.

“Kalau memang lumayan parah pastinya kita akan mepersiapkan antisipasi contohnya dengan melakukan operasi masker yakni memberikan kepada warga,” pungkasnya. (pr).

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda