PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 29 Juni 2015

Home > > Warga Mulai serbu Jasa Penukaran Uang Pecahan

Warga Mulai serbu Jasa Penukaran Uang Pecahan

berita foto video sinar ngawi terbaru: inilah tempat dan Bank di Ngawi yang melayani penukaran uang pecahan

SN™ NGAWI-Meski lebaran 2015 masih beberapa pekan kedepan, namun keberadaan jasa penukaran uang receh mulai diserbu warga. Seperti yang terlihat disepanjang jalan Jaksa Agung Suprato Ngawi, salah satunya Lestari Widodo asal Desa Kedungprahu-Padas, mengatakan bahwa momentum lebaran selalu dimanfaatkan dirinya sebagai jasa penukaran uang berupa Pecahan bervariasi mulai Rp1.000, Rp2.000, Rp 5.000 hingga Rp10.000.

“Saya sudah berprofesi sebagai jasa penukaran uang sudah dua lebaran terhitung tahun ini, hasilnya lumayan kok,” jelasnya, (29/06).

Tambahnya lagi, warga yang tukar uang setiap Rp 100 ribu akan dikenakan biaya tambahan Rp 10 ribu. Setiap harinya Lestari Widodo mengaku mendapatkan untung sekitar Rp 600 ribu dari jasa penukaranya.

Uang yang dijajakan ini terangnya tetap dalam kondisi baik artinya setiap bendel pecahan senilai Rp 1 ribu sampai Rp 20 ribu selalu dibungkus plastik. Dalam menjalani profesinya Lestari Widodo sudah mempersiapkan mulai awal puasa dengan menukarkan uang ke sejumlah bank.

“Biasanya modal kita lebih dari Rp 10 juta dan uang sebesar itu kita tukarkan ke bank terlebih dahulu, ternyata jasa penukaran uang memang menjajikan hasilnya apalagi rata-rata masyarakat tidak keberatan apabila dikenakan potongan,” pungkasnya.

Agus Setiawan dengan profesi serupa, dirinya mengaku tertarik dengan jasa penukaran uang mendasar cerita teman dekatnya. Dengan keuntungan yang lumayan Agus mengaku nekat menjalani profesi penukaran uang meskipun harus pinjam kepada pihak lain sebagai modal awalnya.

“Tahu keuntunganya terpaksa nekat saja meski kita harus pinjam,” katanya.

Setipa musim lebaran setidaknya dia mampu mengeluarkan uang senilai Rp 35 juta lebih sesuai permintaan masyarakat.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda