PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 11 Agustus 2016

Home > > Sahkan P-APBD 2016, Dewan Tajam Soroti SILPA Yang Makin Bengkak

Sahkan P-APBD 2016, Dewan Tajam Soroti SILPA Yang Makin Bengkak

DPRD Kabupaten Ngawi Setujui PAPBD 2016

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sidang paripurna DPRD Ngawi dengan agenda pembahasan dan pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2016 yang digelar selama dua hari (10-11/07-Red), keberadaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran 2015 yang mencapai Rp 347 miliar masih menjadi topik hangat. Bupati Ngawi Budi Sulistyono, berjanji akan menekan laju SiLPA dari tahun ke tahun.

“Semua saran melalui pandangan fraksi dewan yang disampaikan kemarin menjadi catatan pada kebijakan Pemkab Ngawi. Tentu terkait SiLPA menjadi bahan acuan kita bagaimana untuk menekan angkanya dari tahun ke tahun dan itu menjadi konsentrasi kita,” terang dia.

Sebelumnya dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Ngawi secara kolektif menekan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi untuk mengoptimalkan pemanfaatan dalam memposting anggaran.

“Pembengkakan SiLPA apapun alasanya sangat berdampak pada kinerja pemerintah daerah itu sendiri demikian warga masyarakat. Alangkah baiknya membuat langkah strategis jangan sampai anggaran yang telah disediakan minus untuk diserap,” terang Sarjono Ketua Banggar DPRD.

Masih menurutnya, Pemkab Ngawi harus memahami situasi maupun kinerja keuangan daerah dengan mencermati dokumen program pembangunan yang telah direncanakan melalui RPJMD yang didasari tentang P-APBD 2016 saat ini. Sarjono pun membenarkan secara kuantitatif Pendapatan Daerah (PD) yang tercover P-APBD 2016 memang mengalami kenaikan secara signifikan.

Dimana tahun ini PD ditargetkan Rp 2,8 triliun lebih dan hitungan kenaikan itu sendiri bertumpu pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan plus PD yang sah. Untuk PAD seperti diketahui mengalami penambahan menjadi Rp 181 miliar lebih dari target yang dipatok sebesar Rp 161 miliar lebih.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda

 
close
Banner iklan disini