PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 15 September 2016

Home > > Orangtua Lega, Bayi Kembar Tiga Kondisinya Makin Membaik

Orangtua Lega, Bayi Kembar Tiga Kondisinya Makin Membaik

Bayi kembar tiga asal Paron Ngawi, kondisinya makin membaik

SINAR NGAWI™ Paron-Melalui operasi caesar di RSUD dr Soeroto Ngawi, dipastikan ketiga bayi kembar buah hati pasutri Sutopo (48) dan Rumiyatun (33), warga Tempuran, Paron, Ngawi, untuk bayi pertama berjenis kelamin perempuan seberat 1,7 kg, serta yang kedua berkelamin laki-laki seberat 2,1 kilogram dan bayi ketiga berjenis kelamin perempuan dengan berat 1,9 kilogram, dipastikan makin membaik kondisinya.

“Saya bersyukur, semoga kelak menjadi anak yang berbakti kepada orangtua demikian juga bagi bangsa dan negara,” singkat Sutopo.

Sementara ibu kandung Rumiyatun mengaku, bayi kembar tiga hasil kelahiran anak keduanya sudah diketahui pada usia kandungan memasuki bulan kedua melalui tes USG. Meskipun proses persalinanya nanti tidak bisa dilakukan secara normal akan tetapi dirinya mengaku cukup bahagia atas kehadiran ketiga buah hatinya tersebut.

Terpisah, dr Pujiono Direktur RSUD dr Soeroto Ngawi mengatakan ketiga bayi anak pasangan Sutopo dan Rumiyatun tersebut harus dirawat didalam inkubator ruang Perinatologi untuk menghindari hypothermia dan perbaikan nutrisi.

Tak hanya itu pemberian Air Susu Ibu (ASI) akan secepatnya dilakukan mengingat kondisi kesehatan bayi cukup stabil dengan suhu berkisar antara 35 hingga 38 celcius.

“Kami selalu fokus terhadap perawatan bayi kembar tiga ini termasuk memantau nutrisi dan secara umum memantau terhadap kesehatanya. Kemungkinan hari ini bisa dilakukan pemberian ASI,” jelas dr Pujiono.

Tambahnya, jika ketiga bayi sudah memenuhi syarat kesehatanya akan diperbolehkan pulang. Selain itu dibenarkan kasus kelahiran triplet di rumah sakit milik daerah tersebut sudah terjadi dua kali ini dan terakhir pada April 2013 lalu dari rahim Wagiyem (40) warga Dusun Ngambong, Desa/Kecamatan Pitu. Proses persalinanya pun melalui operasi caesar untuk menghindari resiko.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda