PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 09 Maret 2017

Home > > P3MD Ngawi Gelar Rakor dengan seluruh Tenaga Pendamping Desa

P3MD Ngawi Gelar Rakor dengan seluruh Tenaga Pendamping Desa

P3MD Ngawi Gelar Rakor dengan seluruh Tenaga Pendamping Desa

SINAR NGAWI™ Ngawi-Rakor yang dibuka oleh Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, pihak Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) setempat menghadirkan puluhan pendamping yang terdiri dari Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) bersama Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), bertempat di balai pertemuan Notosuman.

“Tugas dan keberadaan para pendamping desa dewasa ini harus mutlak sesuai peran dan kapasitasnya. Sehingga harus lebih memacu kinerjanya jangan sampai kalah start supaya terjadi sinergitas dengan pemerintahan desa,” terang dia.

Tambahnya, peranan pendamping desa sangat diandalkan untuk mengawal pelaksanaan Undang-Undang Desa yaitu, pelaksanaan Dana Desa, penyelenggaraan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Karena hali ini sesuai instruksi Menteri Desa bahwa tugas pendamping desa memastikan penyerapan anggaran dana desa berjalan dengan baik atau tidak menimbulkan masalah hukum.

Ditempat yang sama Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi menuturkan, ada beberapa tugas pendamping desa diantaranya, mendampingi desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan dan pemberdayaan desa.

Sehingga program yang digadang pemerintah dapat berjalan semaksimal mungkin demi terwujudnya desa mandiri.

Sementara itu Koordinator P3MD Satya Servi Yunianto menegaskan, pihanya sengaja menggelar rakor bertujuan mengevaluasi kegiatan pendampingan desa terkait kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Hasil rakor sendiri tandasnya, harus ditindak lanjuti dimasing-masing kecamatan agar seluruh kendala, persoalan di desa sedini mungkin terpantau.

“Pengalaman pendampingan di tahun 2016 ini menjadi modal berharga teman-teman semua. Saat ini fokus pada pendampingan penggunaan Dana Desa (DD-red) dan program lain sesuai hasil Musrenbagkab 2017. Dan selama ini kita sampaikan apresiasi positif atas kerjasamanya antara aparatur desa, kecamatan sampai stakeholder diatasnya,” terang Satya Servi Yunianto.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda

 
close
Banner iklan disini