PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 11 September 2017

Home > > Seorang Petani Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus

Seorang Petani Tewas Tersengat Aliran Listrik Jebakan Tikus

Peristiwa di desa Munggut ngawi

SINAR NGAWI ™ Padas-Seorang petani warga Desa Munggut, Kecamatan Padas, Ngawi, meregang nyawa setelah kakinya tanpa sengaja menginjak aliran listrik yang difungsikkan sebagai jebakan tikus di area persawahan miliknya. Korban atas nama Lasirann (60), kali pertama ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB. Kapolsek Padas AKP Munaji, saat dikonfirmasi pewarta membenarkan akan peristiwa ini diwilayah hukumnya.

“Saat ditemukan itu memang korban sudah meninggal denganposisi kakinya masih menempel pada kawat aliran listrik yang digunakan sebgai jebakan tikusk,” terang dia.

Tambanya lagi, dari hasil pemeriksaan medis korban murni meninggal akibat sengatan listrik setelah salah satu kakinya menyenggol kawat beraliran listrik yang difungsikan sebagai jebakan tikus.

Dan dari tubuh korban ditemukan luka bakar terutama pada bagian kaki kanan dan jari tangan kanan.

“Hasil dari olah TKP langsung kami amankan kawat yang mengenai korban dan untuk pihak keluarganya sudah menerima hal ini sebagai musibah. Meski demikian kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi saksi yang ada,” terang AKP Munaji.

Mendasar kronologi yang dihipun, saat itu Paidin yang merupakan tetangga korban, melihat tanaman padi dengan berjalan kaki mengelilingi area sawahnya.

Mendadak saksi ini melihat Lasiran yang kebetulan sawahnya bersebelahan dalam posisi tergeletak.

Paidin pun berusaha memanggil beberapa kali korban namun sama sekali tidak ada jawaban.

Merasa curiga saksi ini mendekati tubuh Lasiran namun setelah di cek ternyata tetangganya tersebut sudah meninggal akibat terkena setrum jebakan tikus yang dipasang korban sebelumnya.

Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda