PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 08 April 2020

Home > > Cegah Penyebaran Covid 19, Wisata Pasar Jadul Ahad Legi Ditiadakan Sementara

Cegah Penyebaran Covid 19, Wisata Pasar Jadul Ahad Legi Ditiadakan Sementara

Pasar jadul ahad legi di tawun Ngawi jatim

SINAR NGAWI™ Ngawi-Pariwisata merupakan salah satu sektor yang juga terdampak akibat penyebaran Covid 19. Dalam rangka physical distancing Untuk menekan penyebaran Corona, maka aktivitas di sejumlah tempat wisata di Ngawi harus dihentikan sementara.

Seno, Kepala UPT alun-alun Ngawi, yang sekaligus bertanggung jawab terhadap obyek wisata tawun Ngawi, mengatakan bahwa kegiatan pasar jadul yang digelar setiap ahad leginya, trpaksa dihentikan sejak 16 Maret lalu.

“Untuk sementara, taman pemandian tawun ditutup, yang sekaligus meniadakan sementara kegiatan pasar jadul sampai wabah Corona mulai mereda,” kata dia.

Tambahnya, meski membawa sejumlah kerugian bagi pihak terkait dengan tempat wisata tersebut, baik penjaja makanan sampai tukang ojek serta pihak terkait lainnya, namun demikian pihak pengelola meyakini pesona tempat wisata tersebut akan kembali mengundang pengunjung jika saatnya tiba atau pada saat covid 19 sudah mereda.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa di obyek wisata tawun terdapat kegiatan berupa pasar jadul yang digelar setiap ahad leginya, yang dengan segala keunikannya, baik dari makanan dan barang yang dijajakan.

Keunikan lainnya yakni berupa alat pembayaranpun mengadopsi pada zaman tempo dulu dan juga adanya kesenian yang dipentaskan, terbukti dapat menarik minat pengunjung.

Tidak hanya pengunjung lokal Ngawi saja, namun sudah dikenal oleh warga diluar Ngawi, sehingga saat ini bisa dikatakan pasar jadul di Tawun Ngawi, sudah menjadi ikonnya Ngawi.

“Kemungkinan untuk dibuka kembali kegiatan pasar jadul, menunggu instruksi dari Kepala Dinas atau Bupati Ngawi atau pihak terkait yang lain,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/Doel
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda