PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 14 Mei 2021

Home > > Sampah Plastik Di Ngawi Naik 20%, Didominasi Dari Bentuk Styrofoam

Sampah Plastik Di Ngawi Naik 20%, Didominasi Dari Bentuk Styrofoam

Sampah Plastik Di Ngawi Naik 20 persen

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sampah plastik di Kabupaten Ngawi mengalami kenaikan 20 %. seiring dengan larangan kerumunan guna meminimalisir penyebaran Covid 19, dan masyarakat mulai melakukan belanja by online, yang kemasannya sebagian besar menggunakan plastik.

Dwi Rahayu Puspitaningrum, Kabid pengelolaan sampah dan limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi mengatakan bahwa, sampah plastik sudah mulai mengkhawatirkan, apalagi kondisi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Selopuro sudah overload. 

“Dampak sampah plastik yang berbentuk styrofoam, terpaksa harus ditimbun karena dari jenis ini memang tidak bisa di daur ulang,” kata dia. 

Tambahnya, untuk sampah organik, telah dilakukan pengolahan untuk dijadikan pupuk organik, dan karena kondisi TPA Selopuroo kini timbunan sampah sudah mencapai 12 m, dan guna mengurangi resiko bau, terpaksa ditutup pakai terpal. 

“Karena zona Selopura sudah overcapacity, maka sudah ada kepastian bahwa di awal 2022 akan ada penambahan sel seluas 2 hektar,” pungkasnya.  

Pewarta: sAy
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda