PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 05 Desember 2021

Home > > Sortasi Dan Grading, Penentu Keseragaman Mutu Tembakau

Sortasi Dan Grading, Penentu Keseragaman Mutu Tembakau

APTI Kabupaten Ngawi

SN-Media™ Ngawi-Secara umum kualitas tembakau banyak ditentukan beberapa faktor, selain kondisi musim dan lingkungan, juga dari segi teknik budidaya, posisi letak daun pada batang, serta penanganan pasca panen dan pengolahannya.

Dinas pertanian Ngawi, selain lakukan sosialisasi cara bertanam tembakau yang baik dan benar, juga diadakan kegiatan pendampingan penggunaan sarana pendukung pertanian pelatihan pasca panen tahun 2021, untuk memastikan mutu produksi tembakau di Ngawi agar tetap diminati pasar. 

Wibowo, Kabid Perkebunan Dan Hortikultura Dinas Pertanian setempat, menjelaskan, untuk materi kegiatan pelatihan penanganan pasca panen yang diberikan adalah grading yang dilakukan setelah sortasi. 

Sortasi sendiri, jelasnya kemudian, adalah kegiatan mengelompokkan daun tembakau berdasarkan kualitas tertentu, sedangkan grading adalah penentuan mutu hasil sortasi yang didasarkan pada posisi daun atau letak daun pada batang. 

“Grading pada tembakau rajangan dilakukan dengan pemisahan daun sebelum dirajang berdasarkan posisi daun,” katanya. 

Salah satu varietas tembakau Ngawi yang diminati pasar adalah jenis Virginia, yang memerlukan sortasi dan grading yang optimal, guna menghasilkan rajangan daun tembakau yang didasarkan pada warna kuning yang rata dan terang, aroma serta elastisitas daun dengan indikasi daun elastis adalah tekstur daun yang halus dan lemas serta tidak mudah patah dan remuk. 

“Petani diajarkan memisah-misahkan daun tembakau berdasarkan grade dan melihat hasil produk akhir setelah menjadi tembakau rajangan,” terang Wibowo lagi 

Diketahui, untuk kegiatan pelatihan penanganan pasca panen sudah diadakan pada pertengahan Oktober 2021 yang lalu, berlangsung di aula Dinas pertanianNgawi, yang dihadiri oleh ketua kelompok tani dan beberapa anggota kelompok tani serta dengan narasumber Ketua APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia) Ngawi.  

Pewarta: TIM
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda