PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 08 Desember 2022

Home > > DPP Ngawi Gelar Vaksinasi Rabies Gratis Bagi Masyarakat Pemilik HPR

DPP Ngawi Gelar Vaksinasi Rabies Gratis Bagi Masyarakat Pemilik HPR

Vaksinasi rabies di Ngawi

SN-Media™ Ngawi-Dalam rangka mengkampanyekan Hari Rabies Sedunia one health zero deaths yang jatuh pada 28 September setiap tahunnya, Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Ngawi menyelenggarakan vaksinasi rabies secara gratis sejumlah 100 dosis pada Minggu (9/11/2022).

Bonadi, A.KS, M.M., Kepala DPP setempat mengatakan bahwa penyakit rabies perlu diwaspadai karena bersifat zoonosis (menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya), maka masyarakat pemilik HPR (Hewan Penular Rabies) khususnya anjing dan kucing mendapat vasilitas vaksin secara gratis. 

“Mereka (Pemilik HPR) telah mendaftar sebelumnya, datang ke tempat pelayanan vaksinasi rabies dengan membawa hewan peliharaannya untuk divaksinasi secara gratis,” terang dia. 

Obyek vaksinasi, masih imbuhnya, adalah hewan ternak utamanya anjing yang dikenal 90% hewan yang membawa rabies, meskipun kucing dan kera juga berpotensi menularkan rabies kepada manusia, namun tingkat penularannya lebih rendah jika dibandingkan dengan hewan berdarah panas lainnya. 

Terpisah, Drh. Wachidah Suryandari, Kabid Keswan pada DPP Ngawi juga menegaskan, bahwa masyarakat harus mempunyai literasi tentang anjing rabies, diantaranya mengetahui gejala klinis hewan yang terkena rabies. 

Gejala yang umum diantaranya, seperti perubahan perilaku menjadi tidak penurut dan mudah marah, perubahan suhu tubuh menjadi meningkat, mengeluarkan banyak liur dan cenderung agresif menyerang, hingga kejang-kejang, pendiam hingga bersembunyi di tempat yang gelap. 

Disebutkan juga, bila tergigit oleh hewan yang diduga rabies, maka untuk tindakan pertama yang dilakukan yakni membersihkan bekas luka dengan detergen kemudian dikeringkan menggunakan alkohol. 

“Korban harus segera dibawa ke Puskesmas atau Rumah sakit untuk mendapatkan penanganan selanjutnya,” katanya.

Pewarta:TiM
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda