media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juni 2025

Update Porprov Jatim IX, Enam Medali Kick Boxing Tambah Koleksi Prestasi Ngawi

Update Porprov Jatim IX, Enam Medali Kick Boxing Tambah Koleksi Prestasi Ngawi

SN-Media™ Ngawi - Kontingen Kabupaten Ngawi kembali mencatatkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX tahun 2025. Yang mana tambahan medali berhasil diraih dari cabang olahraga (cabor) Kick Boxing yang digelar di SMKN 2 Kota Malang, Sabtu (28/06/2025).

Enam atlet Ngawi dari cabor ini sukses menembus babak semifinal. Dari jumlah tersebut, dua atlet harus puas dengan raihan medali perunggu, sedangkan empat lainnya tampil luar biasa hingga berhasil meraih medali emas di partai final. Keempat atlet peraih medali emas adalah Anggun Dwita, Seviea Suci, Deni Setiawan, dan Yohanes Telly. Sementara itu, Anggun Kamdani dan Satrio Aldiano berhasil menyumbangkan dua medali perunggu untuk Ngawi. 

Ketua KONI Kabupaten Ngawi, Faisol, yang hadir langsung untuk memberikan dukungan di lokasi pertandingan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja keras para atlet. Dalam keterangannya, Faisol menyebut hasil ini adalah buah dari latihan dan semangat bertanding yang luar biasa. 

“Hari ini saya mengunjungi tim Kick Boxing dan bersyukur, alhamdulillah, dari laporan pelatih dan ofisial, kita dapat empat medali emas dan dua perunggu. Selamat untuk para atlet dan tim pelatih atas hasil yang membanggakan ini,” ujar Faisol. 

Tak hanya memberikan ucapan selamat, Faisol juga berharap semangat juang dari para atlet Kick Boxing bisa memotivasi cabor lain yang masih berjuang di arena Porprov. Dengan tambahan enam medali dari Kick Boxing ini, total perolehan sementara kontingen Kabupaten Ngawi menjadi 7 medali emas, 1 medali perak, dan 6 medali perunggu. 

Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan para atlet Kick Boxing Ngawi menunjukkan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Dukungan dari masyarakat Ngawi tentu akan semakin memompa semangat para atlet untuk terus berprestasi dan membawa nama daerah di kancah olahraga Jawa Timur. 

“Harapan atas keberhasilan ini bisa jadi penyemangat bagi atlet-atlet dari cabor lain yang sedang bertanding. Semoga bisa menyusul menambah pundi-pundi medali untuk Kabupaten Ngawi,” tutupnya. Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 25 Juni 2025

Perjuangan Ekstra, Atlet MMA Ngawi Tampil Maksimal di Porprov Jatim 2025

Perjuangan Ekstra, Atlet MMA Ngawi Tampil Maksimal di Porprov Jatim 2025

SN-Media™ Ngawi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet-atlet Kabupaten Ngawi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke-IX tahun 2025. Kali ini, giliran cabang olahraga Indonesia Beladiri Campuran Amatir (IBCA) MMA yang berhasil menyumbangkan medali untuk kontingen Ngawi. Bertanding di GOR Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 21–24 Juni 2025, tim MMA Ngawi menurunkan 11 atlet terbaiknya.

Dari total 11 atlet tersebut, tiga berhasil membawa pulang medali, yakni satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Hasil ini menjadi pencapaian tersendiri, mengingat ketatnya persaingan di cabor MMA yang diikuti oleh sekitar 450 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur. 

Pelatih tim MMA Ngawi, Didit Koko Nugroho, mengaku senang dengan hasil yang diraih anak-anak asuhnya. Ia mengatakan, perjuangan para atlet tidak mudah, karena tiap peserta harus bertanding sebanyak 6–8 kali dalam sehari, bahkan beberapa pertandingan berlangsung hingga dini hari. 

"Anak-anak masih bisa bawa pulang medali emas, perak, dan perunggu. Padahal banyak tantangan yang mereka hadapi, mulai dari jadwal yang padat sampai gangguan non-teknis yang cukup mengganggu fokus," ujar Koko. 

Meski cukup puas, Koko menegaskan bahwa evaluasi tetap perlu dilakukan. Terutama untuk meningkatkan stamina dan teknik bertanding. Ia berharap semua atlet, baik yang meraih medali maupun belum, terus bersemangat dan rajin berlatih. 

Sementara itu, Nagita Sectio Caesa Nova (16), peraih medali emas, mengungkapkan rasa senangnya atas pencapaian di debut Porprov-nya. Siswi SMAN 2 Ngawi ini menyatakan ingin terus berkembang dan menargetkan bisa tampil di ajang yang lebih tinggi seperti PON. 

"Ini Porprov pertama saya, dan senang banget bisa dapat emas. Semoga ke depan bisa ikut PON juga," katanya. 

Selain Nagita, medali perak diraih oleh Piramita Galuh Khoirunissa, sedangkan medali perunggu dibawa pulang oleh Reza Saltihan Putra Pratama. Di sisi lain, beberapa cabang olahraga dari Kabupaten Ngawi seperti bulutangkis, futsal, dan dancesport belum berhasil menyumbangkan medali dan harus pulang lebih awal. 

Hingga berita ini diturunkan, klasemen sementara Porprov Jatim IX masih dipimpin oleh Kota Surabaya dengan raihan 31 medali emas, 20 perak, dan 25 perunggu. Sementara Kabupaten Ngawi menempati posisi ke-17 dengan total 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp  

Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto : Dok MMA Ngawi
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 12 Juni 2025

Ngawi Kirim Ratusan Atlet ke Porprov Jatim 2025, Target 20 Emas

Ngawi Kirim 404 Atlet ke Porprov Jatim 2025, Target 20 Emas

SN-Media™ Ngawi – Suasana semangat tampak menyelimuti halaman Pendopo Wedya Graha, Ngawi, saat Bupati Ony Anwar Harsono secara resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Ngawi menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 di Kota Malang, Kamis (12/06/2025).

Acara pelepasan dihadiri oleh Ketua KONI Ngawi, Faisol, dan perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam gelaran Porprov kali ini, Ngawi mengusung target tinggi, yakni membawa pulang 20 medali emas dari 38 cabang olahraga (cabor) yang diikuti. 

“Kami sadar target ini tidak ringan, tapi realistis bila dilihat dari kekuatan atlet kita, khususnya dari cabor bela diri seperti karate, tinju, kickboxing, hingga jujitsu,” ujar Bupati Ony. 

Ia menambahkan, kemenangan TKO menjadi salah satu strategi kunci dalam meraih emas. Namun, Ony juga mengungkapkan bahwa ada penyesuaian anggaran akibat efisiensi di tahun ini. Meskipun demikian, Pemkab tetap menjanjikan reward senilai 500–700 juta rupiah bagi atlet dan pelatih berprestasi. Pemberian reward akan direalisasikan pada tahun 2026 mendatang karena keterbatasan anggaran di pertengahan tahun 2025 ini. 

Dari sisi teknis, Ketua KONI Ngawi, Faisol, menjelaskan bahwa total kontingen yang diberangkatkan mencapai 404 orang, terdiri dari atlet dan pelatih. Mereka akan ambil bagian dalam pembukaan resmi Porprov Jatim 2025 yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, pada 28 Juni mendatang. 

“Saat ini beberapa pertandingan sudah dimulai. Alhamdulillah, Ngawi sudah mengantongi 2 emas dan 2 perunggu. Ini jadi awal yang baik,” terang Faisol. 

Reward yang disiapkan pun cukup menggiurkan: Rp25 juta untuk medali emas, Rp15 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu. Para pelatih juga tak luput dari perhatian, dengan insentif Rp5 juta untuk setiap medali yang diraih anak asuhnya. 

“Harapannya, semangat dan motivasi atlet akan semakin tinggi untuk membawa pulang kemenangan dan mengharumkan nama Ngawi di kancah olahraga Jawa Timur,” pungkasnya. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp  

Pewarta: DaM
Editor : Asy
Foto : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 08 Mei 2025

Kurangi Ketergantungan Gadget, Pemdes Banjaransari Fasilitasi Kegiatan Bola Voli Bagi Anak

Kurangi Ketergantungan Gadget, Pemdes Banjaransari Fasilitasi Kegiatan Bola Voli Bagi Anak

SN-Media™ Ngawi - Pemerintah Desa (Pemdes) Banjaransari, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, semakin gencar mendorong gaya hidup sehat warganya lewat olahraga bola voli. Kini, fokus datang pada anak-anak usia 7–15 tahun di Dusun Barahan yang rutin berlatih setiap Sabtu dan Minggu pukul 07.00–09.00 WIB di lapangan desa.

“Kita ingin anak-anak desa punya alternatif kegiatan positif selain main gadget. Olahraga voli mengajarkan kerja sama, disiplin, dan tentu menyehatkan tubuh,” ujar Dodik Surya Mukti Wijaya, Kades setempat, Kamis (08/05/2025).  

Menurut dia, semula fasilitas lapangan hanya dipakai pemuda desa. Namun, anak-anak seiring waktu saat menonton sesi senior tiba-tiba antusias ikut mencoba. Dalam beberapa sesi, jumlah peserta melonjak menjadi hampir 25 anak.  

Tambahnya lagi, bahwa terlalu banyak bermain gadget di usia dini dapat memicu masalah kesehatan, seperti mata lelah, postur tubuh buruk, hingga kurangnya interaksi sosial. Dengan adanya latihan voli junior, Desa Banjaransari berharap anak-anak punya rutinitas sehat dan kebiasaan bersosialisasi yang positif.  

“Orang tua diharapkan mendukung, membatasi penggunaan gadget, dan mengajak anak ke lapangan. Mari tumbuhkan generasi aktif, kreatif, dan bebas dari kecanduan layar,” imbuh Dodik. S

ementara itu, Daeng Pamungkas, Kepala Dusun Barahan, memimpin langsung pelatihan dasar anak-anak tersebut, mulai dari servis, passing, dan smash, dibantu asistennya, Tio Adi Setiawan. “Waktu dua jam tiap akhir pekan ini penting agar anak-anak terhindar dari terlalu banyak menatap ponsel,” ujar Kasun Daeng.  

Pun, Kasun Barahan memaparkan manfaat olahraga, khususnya bola voli, yang mana selain menjaga kebugaran tubuh, anak-anak bisa melatih kerja sama tim dan komunikasi antar teman, dengan demikian bisa mengurangi kebiasaan duduk diam menatap layar ponsel. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp   

Pewarta: TiM
Editor : Asy
Foto : Dok
Copyright : SNM


Sabtu, 19 April 2025

Bersatu Lawan Narkoba, Forkopimda dan Atlet Kompak di Turnamen Tenis BNNK Trenggalek

Bersatu Lawan Narkoba, Forkopimda dan Atlet Kompak di Turnamen Tenis BNNK Trenggalek

SN-Media™ Trenggalek – Suasana Lapangan Tenis Jwalita menggema riuh antusiasme para peserta dan penonton, menandai dibukanya Turnamen Tenis Antinarkoba BNNK Trenggalek – Master Seduluran 2025. Kemeriahan acara yang digagas sebagai bagian dari peringatan HUT ke-22 BNN ini sekaligus menjadi ajang kampanye “Hidup Sehat Tanpa Narkoba”, dengan tema “Positif, Sehat, dan Jauhi Narkoba Menuju Indonesia Bersinar”, Sabtu (19/04/2025).

Sebagai Pembina Apel, Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto menegaskan, “Olahraga bukan hanya tentang adu kekuatan fisik atau skor tertinggi. Lebih dari itu, lapangan tenis ini adalah panggung persatuan, ruang silaturahmi, dan bukti bahwa melawan narkoba bisa kita lakukan dengan cara yang positif dan bermakna.”  

Tegasnya lagi, semangat kebersamaan yang terjalin di antara TNI-Polri dan pemerintah daerah menjadi modal utama untuk menumbuhkan generasi Trenggalek yang tangguh, sehat, dan bersih dari narkotika. 

Hadir pula tokoh-tokoh penting lintas instansi, antara lain Sekda Kabupaten Trenggalek Edy Soeprayitno, mewakili Kapolres Trenggalek Kasat Narkoba AKP Hari Siswanto, Kepala Rutan Kelas IIB Trenggalek Rachmad Tri Raharjo, serta Kepala Lapas Probolinggo Dadang Rais Saputro. Kehadiran mereka memantapkan sinergi seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung gerakan hidup sehat di setiap lapisan masyarakat.  

Momen spesial semakin terasa saat Coach Aji Santoso, pelatih sepak bola nasional yang juga dijuluki “Lurah Master Seduluran Tenis Indonesia”, ikut hadir untuk memberikan motivasi. Dengan gayanya yang hangat, ia mengingatkan bahwa olahraga, di manapun cabangnya, sejatinya menyatukan hati dan membangun persaudaraan tanpa batas profesi maupun usia.  

Dalam sambutannya, AKBP Wiji Rahayu, Kepala BNNK Trenggalek, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Trenggalek dan semua pihak pendukung. “Turnamen ini lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah panggilan moral bagi kita semua untuk terus menyebarkan semangat hidup sehat, mempererat tali persaudaraan, serta menjauhkan diri dari narkoba,” ujarnya sebelum menutup rangkaian apel dengan komando penuh semangat.  

Turnamen yang akan berlangsung hingga akhir pekan ini dibuka untuk umum dan diikuti puluhan atlet dari berbagai usia. Panitia optimis, lewat sportivitas dan kolaborasi lintas sektor, gelaran ini akan melahirkan duta-duta anti-narkoba yang kelak menginspirasi masyarakat luas: generasi sehat, kreatif, dan berdaya saing tinggi, bebas dari belenggu zat terlarang.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp   

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto : Dok
Copyright : SNM


Jumat, 28 Februari 2025

CSR TMMS Perkuat Sistem Pembinaan Sepak Bola di SSB Naraga Ciater

CSR TMMS Perkuat Sistem Pembinaan Sepak Bola di SSB Naraga Ciater

SN-Media™ Subang – Sekolah Sepak Bola (SSB) Naraga Ciater mendapat apresiasi dari Brigjen TNI Aminudin, Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), yang mengunjungi kantor SSB Naraga di Ciater, Subang, Jawa Barat. Aminudin menyatakan dukungannya terhadap SSB Naraga sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini di wilayah pedesaan, Jumat (28/02/2025)

Dia menyebutkan bahwa SSB Naraga berperan penting dalam regenerasi atlet muda dengan potensi besar untuk berkembang di kancah nasional. Ia menilai SSB ini sebagai contoh pembinaan sepak bola dari tingkat desa dengan semangat gotong royong, memberikan peluang bagi anak-anak berbakat untuk berkembang. 

Ditekankannya, bahwa sepak bola adalah olahraga yang sangat populer di Indonesia, dan ajang seperti SSB Naraga membantu anak-anak menyalurkan bakat mereka. Sebagai pembina Indonesia Junior League (IJL), Aminudin mengapresiasi pendekatan SSB Naraga dalam membangun karakter atlet muda, bukan hanya dalam teknik bermain, tetapi juga kedisiplinan dan sportivitas. 

Aminudin menambahkan bahwa pembinaan sepak bola juga harus melibatkan pengembangan karakter dan mental atlet. Dalam program pembinaannya, ia menekankan pentingnya nilai religiusitas dan sportivitas agar atlet unggul di lapangan dan memiliki etika yang baik di luar lapangan. 

SSB Naraga telah meraih berbagai prestasi, seperti juara Piala Gubernur Jawa Barat U-12 pada 2023, juara Piala Soeratin U-13 dan U-15 di Kabupaten Subang, serta runner-up Top Soccer Championship U-17. 

Kunjungan Aminudin menjadi dorongan bagi SSB Naraga untuk mengembangkan sistem pembinaan dan melahirkan lebih banyak atlet berbakat. Perkembangan SSB Naraga didukung oleh PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (TMMS) melalui program CSR, yang memberikan bantuan fasilitas dan peralatan pelatihan. 

CEO TMMS, Herryan Syahputra, menegaskan bahwa dukungan ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun komunitas dan mendukung keberlanjutan olahraga, yang diharapkan membantu SSB Naraga menghasilkan atlet-atlet siap bersaing di tingkat nasional.***  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Google News dan Chanel Whatsapp   

Pewarta: ***
Editor : Asy
Foto : ***
Copyright : SNM


Senin, 17 Februari 2025

Juara Umum Ketiga, Atlet TBI Ngawi Raih 5 Medali Emas di Kejurda Piala Bupati Tuban

Juara Umum Ketiga, Atlet TRBI Ngawi Raih 5 Medali Emas di Kejurda Piala Bupati Tuban

SN-Media™ Ngawi – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Bupati Tuban yang berlangsung di GOR Rangga Jaya Anoraga pada 15-16 Februari 2025, Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (Coom) Tarung Bebas Indonesia (TBI), yang menginduk di Kormi Ngawi, berhasil meraih juara umum tiga.

Pengurus sekaligus pelatih Sasana Soerjo Ngawi, Koko Nugroho, mengonfirmasi pencapaian tersebut dan menyebutkan bahwa ajang ini menjadi sarana berharga bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding. Dalam Kejurda TBI yang diselenggarakan di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, kontingen Ngawi menurunkan tujuh belas atlet, baik dari kategori senior maupun junior. 

“Semua atlet yang diturunkan bertanding melawan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur,” jelas Koko.  

Dari tujuh belas atlet yang diturunkan di berbagai kelas, Koko mengungkapkan keberhasilan kontingen Kabupaten Ngawi yang berhasil meraih 5 medali emas, 2 medali perak, dan 8 medali perunggu, sekaligus meraih juara umum ketiga.  

Sementara itu, Ketua Umum TBI Kabupaten Ngawi, Mohammad Sadli, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pencapaian ini sangat positif. Mengingat hampir setiap daerah mengirimkan atlet dalam jumlah besar, keberhasilan Ngawi meraih juara umum ketiga menunjukkan hasil yang memuaskan.  

Senada, pengurus TBI Ngawi, Jarot Kusomo, setelah melakukan pemantauan langsung di lokasi pertandingan, mengakui adanya peningkatan signifikan pada atlet TBI, terutama dalam hal teknik dan mental saat bertanding. 

Dari beberapa pertandingan yang disaksikan, Jarot menyebutkan bahwa atlet TBI Ngawi berhasil membuat lawan kewalahan, bahkan beberapa di antaranya menang KO. Hal ini menjadi nilai positif dalam perkembangan mereka ke depan, terutama bagi atlet junior. 

Sebagai informasi, hasil keseluruhan Kejurda TBI Piala Bupati Tuban menunjukkan bahwa tuan rumah, Kabupaten Tuban, berhasil meraih juara umum pertama, sementara juara umum kedua diraih oleh kontingen Surabaya. Juara umum ketiga diraih oleh Kabupaten Ngawi dan Magetan, yang memiliki poin yang sama.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Google News dan Chanel Whatsapp   

Pewarta: Ez-TiM
Editor : Asy
Foto : Dok TBI Ngawi
Copyright : SNM