SN Media™ Ngawi – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko secara resmi membuka Pagelaran dan Bursa Tosan Aji Bumi Ngawi 2026 di Pendopo Wedya Graha. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-668 Kabupaten Ngawi tersebut menghadirkan 255 bilah keris koleksi masyarakat yang dipamerkan di Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi, tepat di sebelah Pendopo Wedya Graha, Rabu (16/07/2026).
Usai pembukaan, Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, pagelaran tersebut menjadi langkah untuk menggali berbagai potensi budaya yang selama ini masih tersimpan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan tosan aji sebagai warisan budaya bangsa."Kami ingin seluruh mutiara terpendam terkait tosan aji di Kabupaten Ngawi dapat tergali. Banyak koleksi berharga yang dimiliki masyarakat, kepala desa maupun OPD yang perlu dikenalkan kepada publik. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya tosan aji," ujarnya.
Mengusung tema "Ngawi Tumbuh, Berdaya, Berbudaya", pagelaran tersebut mendapat dukungan penuh dari Forkopimda, komunitas pecinta keris, kolektor, kepala desa, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga berbagai elemen masyarakat. Tingginya partisipasi peserta dan koleksi yang ditampilkan menunjukkan besarnya kepedulian terhadap pelestarian budaya adiluhung.
Antusiasme masyarakat tampak sejak hari pertama pelaksanaan. Pengunjung memadati area pameran untuk melihat dari dekat koleksi keris yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan seni tinggi. Kehadiran kolektor dari berbagai daerah turut menambah semarak pagelaran yang menjadi salah satu agenda unggulan Hari Jadi ke-668 Kabupaten Ngawi.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap budaya tosan aji tidak hanya dikenal sebagai benda pusaka, tetapi juga dipahami sebagai identitas budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Pameran sekaligus menjadi ruang edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Nusantara.
Menutup keterangannya, Wabup Antok, begitu sapaan akrabnya, berharap Pagelaran Tosan Aji Bumi Ngawi dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang mampu mengangkat potensi daerah sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya.
"Harapannya kegiatan ini terus mendapat dukungan masyarakat sehingga kecintaan terhadap tosa aji semakin tumbuh. Warisan budaya leluhur harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari jati diri Kabupaten Ngawi," pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ADV Kominfo
Copyright : SNM