SN-Media™ Ngawi - Rencana penataan sisi timur Alun-alun Ngawi yang berada di pusat pemerintahan resmi ditangguhkan. Anggaran sekitar Rp20 miliar dialihkan untuk perbaikan jalan kabupaten yang dinilai lebih mendesak dan berskala prioritas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ngawi, Mohammad Sadli, membenarkan pergeseran alokasi tersebut.Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan utama karena menyangkut mobilitas warga dan distribusi perekonomian daerah.
“Masih banyak titik jalan kabupaten membutuhkan penanganan segera agar tidak semakin parah. Pertimbangan teknis dan manfaat langsung bagi masyarakat menjadi dasar utama pengalihan anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk penataan kawasan,” jelas Sadli, Senin (24/02/2026).
Sebelumnya, pengajuan anggaran penataan sisi timur alun-alun telah dilakukan sejak 2024. Saat itu muncul rencana perombakan menyeluruh atau face off Alun-alun Ngawi pada 2025 sehingga pelaksanaan proyek dipertimbangkan ulang.
Namun rencana penataan skala besar itu akhirnya belum dapat direalisasikan. Pemerintah daerah menilai kebutuhan infrastruktur dasar, khususnya jalan, lebih strategis dan berdampak luas bagi aktivitas harian masyarakat Ngawi.
Selain itu, di DPUPR terdapat alokasi Dana Alokasi Khusus sekitar Rp12 miliar yang bersumber dari aspirasi, serta sejumlah proyek infrastruktur, namun dikerjakan pemerintah pusat, sementara daerah tinggal menerima hasil pembangunannya.
Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News
Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM