SN Media™ Surabaya – Badan Keuangan Kabupaten Ngawi mengikuti Rapat Koordinasi Penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur pada 21 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi agar penyusunan perubahan anggaran berlangsung efektif, efisien, dan akuntabel.
Rapat koordinasi menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, Hilman Rosada, serta perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti perangkat daerah yang membidangi pengelolaan keuangan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk menyamakan persepsi dalam menyusun Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.Dalam forum itu, pemerintah pusat menyampaikan berbagai kebijakan terkait penyusunan Perubahan APBD, strategi percepatan realisasi pendapatan dan belanja daerah, hingga langkah menghadapi dinamika fiskal sampai akhir tahun anggaran. Daerah juga diminta menjaga kualitas pengelolaan keuangan agar pelaksanaan program pembangunan tetap berjalan sesuai target.
Hilman Rosada menegaskan, perubahan APBD harus menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan.
"Perubahan APBD harus disusun secara cermat, adaptif terhadap dinamika yang berkembang, dan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas. Setiap daerah juga perlu mempercepat realisasi pendapatan dan belanja agar manfaat anggaran dapat segera dirasakan masyarakat," katanya.
Pada kesempatan yang sama dipaparkan capaian realisasi pendapatan dan belanja pemerintah daerah secara nasional berdasarkan data per 17 Juli 2026. Kabupaten Ngawi mencatat hasil membanggakan dengan masuk dalam 20 besar kabupaten di Indonesia untuk realisasi pendapatan daerah.
Realisasi belanja yang tinggi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Terpisah, Sekretaris Badan Keuangan Kabupaten Ngawi, Mulat Setyo Hadi, mengatakan keikutsertaan dalam rapat koordinasi tersebut memberikan berbagai informasi strategis sebagai pedoman dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
"Hasil rapat ini akan menjadi pedoman dalam menyusun Perubahan APBD yang adaptif dan tepat sasaran. Koordinasi dengan seluruh perangkat daerah juga akan terus diperkuat agar kualitas penganggaran tetap terjaga serta kinerja realisasi anggaran Kabupaten Ngawi dapat dipertahankan," ujarnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM