media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 22 Juli 2026

BLT Cukai Tembakau Ngawi 2026 Mulai Cair bagi Buruh Pabrik Rokok dan Buruh Tani Tembakau

BLT Cukai Tembakau Ngawi 2026 Mulai Cair bagi Buruh Pabrik Rokok dan Buruh Tani Tembakau

SN Media™ Ngawi – Dinas Sosial Kabupaten Ngawi memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 mulai disalurkan secara bertahap. Penyaluran dilakukan menyesuaikan ketersediaan dana transfer dari pemerintah. Buruh pabrik rokok menjadi penerima tahap pertama, kemudian disusul buruh tani tembakau..

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Bonadi mengatakan, kepastian tersebut sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat terkait waktu pencairan bantuan. Menurutnya, sejatinya sejumlah daerah lain, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur, telah lebih dahulu menyalurkan BLT DBHCHT. Sementara itu, Kabupaten Ngawi mengikuti jadwal penyaluran berdasarkan ketersediaan dana transfer yang diterima daerah. 

"Penyaluran BLT DBHCHT Kabupaten Ngawi Tahun 2026 dilakukan secara bertahap sesuai ketersediaan dana transfer. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan agar bantuan dapat diterima oleh seluruh penerima yang telah ditetapkan," ujarnya, Rabu (22/07/2026). 

Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 2.114 buruh pabrik rokok. Rinciannya meliputi 104 pekerja PR Krido Tani, 828 pekerja Dadi Mulyo Sejati, 56 pekerja Among Tani, 1.112 pekerja Dewi Murni Abadi, serta 14 buruh yang bekerja di pabrik rokok luar Kabupaten Ngawi namun memenuhi persyaratan.

Pun demikian, penyaluran berikutnya akan menyasar 2.900 buruh tani tembakau yang telah masuk dalam daftar penerima manfaat Tahun 2026. Seluruh penerima, baik buruh pabrik rokok maupun buruh tani tembakau, akan memperoleh bantuan sebesar Rp1.000.000 per orang. 

Dia menjelaskan, penerima bantuan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Selain berstatus sebagai buruh pabrik rokok atau buruh tani tembakau, penerima juga wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Ngawi sebagai identitas kependudukan. 

Bonadi berharap seluruh proses penyaluran dapat berlangsung tertib dan tepat sasaran. Ia juga mengimbau para penerima untuk mengikuti informasi resmi terkait jadwal pencairan agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. 

"Harapannya, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat sebagai tambahan penghasilan bagi buruh pabrik rokok maupun buruh tani tembakau di Kabupaten Ngawi," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 21 Juli 2026

Ribuan Warga Padati Zumba Akbar Maxim di Taman Bungkul Surabaya

Ribuan Warga Padati Zumba Akbar Maxim di Taman Bungkul Surabaya

SN Media™ Surabaya – Perusahaan penyedia layanan transportasi daring Maxim akan menggelar Zumba Akbar di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Taman Bungkul ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan melalui aktivitas olahraga yang menyenangkan.

Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dan diperkirakan dihadiri sekitar 3.000 peserta dari berbagai kalangan. Masyarakat umum, komunitas olahraga, pengguna layanan Maxim, hingga keluarga diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang terbuka tanpa dipungut biaya tersebut. 

Selain menjadi ajang olahraga bersama, Zumba Akbar juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang menghadirkan suasana penuh semangat. Peserta akan mengikuti sesi senam zumba yang dipandu instruktur berpengalaman dengan iringan musik energik untuk menciptakan pengalaman berolahraga yang menyenangkan. 

Maxim juga menyiapkan berbagai aktivitas pendukung guna menambah kemeriahan acara. Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dapat menikmati pembagian popcorn gratis serta mengikuti permainan interaktif yang telah disediakan panitia.

Salah satu permainan yang diperkirakan menarik perhatian adalah mesin capit yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk membawa pulang berbagai merchandise eksklusif Maxim. Hadiah yang disiapkan di antaranya berupa tumbler dan suvenir menarik lainnya. 

Tak hanya itu, Maxim bersama sejumlah komunitas yang terlibat dalam penyelenggaraan acara juga telah menyiapkan beragam doorprize. Berbagai hadiah tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi seluruh peserta yang hadir. 

Head of Subdivision Maxim Surabaya, Jovie Pratama, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung gaya hidup sehat di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan komunitas lokal. 

"Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya mengajak masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga menjadi ruang untuk berkumpul dan menikmati akhir pekan bersama keluarga maupun teman. Melalui Zumba Akbar ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Surabaya yang dapat merasakan semangat kebersamaan bersama Maxim," ujar Jovie. 

Melalui penyelenggaraan Zumba Akbar ini, Maxim berharap dapat menghadirkan kegiatan komunitas yang bermanfaat sekaligus menginspirasi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga. Dengan kombinasi olahraga, hiburan, serta berbagai hadiah menarik, acara tersebut diharapkan menjadi salah satu kegiatan akhir pekan yang meriah di Surabaya serta memperkuat semangat hidup sehat dan kebersamaan di tengah masyarakat. (***) 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

***
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Maxim
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 20 Juli 2026

DPPTK Ngawi Tutup Pelatihan Menjahit Upper Sepatu, 50 Peserta Kantongi Sertifikat BNSP

DPPTK Ngawi Tutup Pelatihan Menjahit Upper Sepatu, 50 Peserta Kantongi Sertifikat BNSP

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) resmi menutup pelatihan pemagangan kerja kejuruan menjahit upper sepatu bagi calon tenaga kerja, pada Jumat (17/07/2026) lalu. Program hasil kerja sama dengan PT Dwi Prima Sentosa II tersebut diikuti 50 peserta yang seluruhnya dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pelatihan yang berlangsung sejak 23 Juni hingga 17 Juli 2026 itu dirancang ramah disabilitas sehingga membuka kesempatan yang setara bagi seluruh pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri. Selama pelatihan, peserta menerima materi teori sekaligus praktik yang dibimbing instruktur dari LPK Sinergi Bisnis Abadi Madiun dengan standar pembelajaran mengacu pada kebutuhan perusahaan. 

Kepala Bidang Tenaga Kerja DPPTK Kabupaten Ngawi, Supriyadi, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar lebih siap memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif. 

"Melalui pelatihan ini kami ingin membekali para pencari kerja dengan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan industri. Dengan kompetensi tersebut, peluang mereka untuk memperoleh pekerjaan tentu akan semakin besar," ujarnya, lewat aplikasi chat, Senin (20/07/2026)

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelatihan berbasis kompetensi terlihat dari jumlah pendaftar yang jauh melampaui kuota. Dari kuota yang hanya disediakan untuk 50 peserta, sebanyak 258 pencari kerja mendaftarkan diri mengikuti program tersebut. 

Selama hampir satu bulan pelaksanaan, peserta mendapatkan pembelajaran mulai dari pengenalan material, teknik menjahit upper sepatu, penggunaan mesin industri, pengendalian kualitas produk, hingga pembentukan disiplin dan budaya kerja yang menjadi standar perusahaan manufaktur. 

Materi praktik diberikan secara intensif agar peserta terbiasa dengan proses produksi yang sesungguhnya. Selain memperoleh pengalaman belajar langsung, peserta juga mengikuti uji kompetensi sebagai syarat mendapatkan sertifikat BNSP. Sertifikasi tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan yang dimiliki telah memenuhi standar kompetensi nasional dan dapat digunakan sebagai nilai tambah ketika melamar pekerjaan. 

Dia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan akan terus diperkuat untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki daya saing tinggi sekaligus menjawab kebutuhan industri di berbagai sektor. 

"Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk bekerja di perusahaan maupun membuka peluang usaha mandiri. Ke depan, DPPTK akan terus menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan industri agar semakin banyak pencari kerja di Kabupaten Ngawi yang memiliki kompetensi dan kesempatan memperoleh pekerjaan yang layak," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Din
*** : ----
Copyright : SNM


Pemprov Jatim Siapkan Overlay Lebih Panjang untuk Lima Ruas Jalan Provinsi di Ngawi

Pemprov Jatim Siapkan Overlay Lebih Panjang untuk Lima Ruas Jalan Provinsi di Ngawi

SN Media™ Ngawi – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono meninjau proses pemeliharaan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Ngawi, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan akan meningkatkan kualitas penanganan jalan melalui program overlay yang lebih panjang pada Perubahan Anggaran Belanja Daerah (P-APBD) 2026.

Wagub Emil mengatakan, penanganan yang saat ini berlangsung masih difokuskan pada perbaikan titik-titik kerusakan ringan dengan metode pelapisan ulang aspal. Namun, usulan dari Pemerintah Kabupaten Ngawi agar penanganan dilakukan lebih maksimal mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

"Saat ini penanganannya memang masih untuk mengurangi jalan berlubang dengan mengganti lapisan aspal pada titik-titik yang rusak. Namun karena Pak Bupati terus berkoordinasi dengan kami, insyaallah melalui persetujuan Gubernur dan DPRD pada Perubahan Anggaran nanti akan dilakukan overlay yang lebih panjang agar hasilnya lebih optimal," katanya. 

Menurut dia, peningkatan pemeliharaan jalan tersebut tidak lepas dari bertambahnya tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur setelah adanya perubahan status jalan pada 2025.

Pun dijelaskannya, sekitar 250 kilometer ruas jalan di Jawa Timur berubah status, baik dari jalan nasional menjadi jalan provinsi maupun dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Seluruh ruas tersebut kini masuk dalam program pemeliharaan bertahap oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

"Sejak tahun lalu terjadi perubahan status jalan sepanjang sekitar 250 kilometer, baik dari nasional ke provinsi maupun kabupaten ke provinsi. Saat ini seluruh ruas tersebut sedang kami lakukan pemeliharaan secara bertahap sesuai skala prioritas," ujarnya. 

terkonfirmasi, bahwa di Kabupaten Ngawi, terdapat lima ruas jalan dengan total panjang sekitar 7,2 kilometer yang beralih status dari jalan nasional menjadi jalan provinsi. Ruas tersebut meliputi Jalan PB Soedirman sepanjang 1,4 kilometer, Jalan Soerjo 1,5 kilometer, Jalan Basuki Rahmat 1,4 kilometer, Jalan Sukowati 1 kilometer, serta Jalan Ahmad Yani sepanjang 1,9 kilometer. 

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, M. Fauzi Amir Rahman, menjelaskan pekerjaan di lapangan saat ini masih memasuki tahap leveling sebagai dasar sebelum dilakukan pengaspalan hotmix oleh UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur. 

"Saat ini masih dilakukan pekerjaan leveling sebagai tahap persiapan. Setelah itu akan dilanjutkan pengaspalan hotmix oleh UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Kami memperkirakan hingga akhir tahun sedikitnya tiga ruas jalan dapat diselesaikan sehingga kondisi jalan menjadi lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat," pungkas Fauzi.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: tim-asw
Editor : Asy
Foto/iLst : dok-asw
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 17 Juli 2026

Hari Jadi Ngawi Ke-668 Dimeriahkan Pagelaran Tosan Aji dengan Ratusan Koleksi Keris

Sekarputih Gelar Musdessus, Fokus Sinkronisasi APBDes 2026 dengan Kinerja Pembangunan Desa

SN Media™ Ngawi – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko secara resmi membuka Pagelaran dan Bursa Tosan Aji Bumi Ngawi 2026 di Pendopo Wedya Graha. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-668 Kabupaten Ngawi tersebut menghadirkan 255 bilah keris koleksi masyarakat yang dipamerkan di Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi, tepat di sebelah Pendopo Wedya Graha, Rabu (16/07/2026).

Usai pembukaan, Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, pagelaran tersebut menjadi langkah untuk menggali berbagai potensi budaya yang selama ini masih tersimpan di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan tosan aji sebagai warisan budaya bangsa. 

"Kami ingin seluruh mutiara terpendam terkait tosan aji di Kabupaten Ngawi dapat tergali. Banyak koleksi berharga yang dimiliki masyarakat, kepala desa maupun OPD yang perlu dikenalkan kepada publik. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya tosan aji," ujarnya. 

Mengusung tema "Ngawi Tumbuh, Berdaya, Berbudaya", pagelaran tersebut mendapat dukungan penuh dari Forkopimda, komunitas pecinta keris, kolektor, kepala desa, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga berbagai elemen masyarakat. Tingginya partisipasi peserta dan koleksi yang ditampilkan menunjukkan besarnya kepedulian terhadap pelestarian budaya adiluhung.

Pameran berlangsung selama 16–18 Juli 2026 di Gedung Kesenian Kabupaten Ngawi. Selain menampilkan ratusan bilah keris dengan berbagai tangguh, dapur, dan pamor, panitia juga menyelenggarakan bursa tosan aji, workshop, sarasehan, konsultasi perkerisan, serta pertunjukan seni budaya yang dapat diikuti masyarakat tanpa dipungut biaya. 

Antusiasme masyarakat tampak sejak hari pertama pelaksanaan. Pengunjung memadati area pameran untuk melihat dari dekat koleksi keris yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan seni tinggi. Kehadiran kolektor dari berbagai daerah turut menambah semarak pagelaran yang menjadi salah satu agenda unggulan Hari Jadi ke-668 Kabupaten Ngawi. 

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap budaya tosan aji tidak hanya dikenal sebagai benda pusaka, tetapi juga dipahami sebagai identitas budaya yang sarat nilai sejarah dan kearifan lokal. Pameran sekaligus menjadi ruang edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Nusantara. 

Menutup keterangannya, Wabup Antok, begitu sapaan akrabnya, berharap Pagelaran Tosan Aji Bumi Ngawi dapat terus berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang mampu mengangkat potensi daerah sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya. 

"Harapannya kegiatan ini terus mendapat dukungan masyarakat sehingga kecintaan terhadap tosa aji semakin tumbuh. Warisan budaya leluhur harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari jati diri Kabupaten Ngawi," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ADV Kominfo
Copyright : SNM


Kamis, 16 Juli 2026

Kemensos Cek Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi Sebelum Pemeriksaan Kesehatan dan MPLS Dimulai

Kemensos Cek Kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi Sebelum Pemeriksaan Kesehatan dan MPLS Dimulai

SN Media™ Ngawi – Person in Charge (PIC) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Syam Wuryani, memastikan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, siap menyambut peserta didik baru menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Saat ini, progres pembangunan sarana dan prasarana telah mencapai 95 persen.

Kepastian tersebut disampaikan Syam Wuryani saat melakukan peninjauan lapangan bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, dan sejumlah pihak terkait untuk memastikan seluruh fasilitas maupun sistem pendukung pembelajaran siap digunakan. 

"Secara umum kesiapan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Ngawi sudah sangat baik. Pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 95 persen, tinggal penyelesaian beberapa bagian kecil sehingga seluruh sarana dapat dimanfaatkan secara optimal saat kegiatan belajar dimulai," ujar Syam Wuryani. 

 Fasilitas yang hampir rampung meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, ruang guru, serta berbagai bangunan pendukung lainnya. Peninjauan juga dilakukan untuk memastikan seluruh sarana memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar dan tempat tinggal siswa.

Selain kesiapan infrastruktur, Kemensos juga telah menyusun tahapan menjelang dimulainya pembelajaran. Seluruh calon peserta didik dijadwalkan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis pada 27 Juli 2026. 

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 28 Juli 2026 yang akan dipimpin kepala sekolah bersama tenaga pendidik. Berdasarkan data sementara, kuota Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi mencapai 270 peserta didik. 

Rinciannya, jenjang SD tersedia 30 kuota dan baru terisi 14 calon siswa, jenjang SMP sebanyak 95 calon siswa, sedangkan jenjang SMA sebanyak 102 calon siswa. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah calon siswa yang telah terdata mencapai 211 orang. 

Pun demikian, masih terdapat sekitar 59 kuota yang belum terisi dan terus diupayakan pemenuhannya. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) masih melakukan penjangkauan kepada anak-anak usia sekolah yang memenuhi kriteria agar dapat bergabung sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi. 

Langkah tersebut diharapkan mampu memenuhi kuota sekaligus memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Syam Wuryani menegaskan, seluruh tahapan persiapan terus dipantau agar operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi berjalan sesuai rencana. 

"Kami akan terus mengawal proses ini hingga seluruh kuota terpenuhi dan seluruh layanan siap beroperasi. Harapannya, Sekolah Rakyat Terintegrasi di Ngawi dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus menjadi kesempatan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan untuk memperoleh pendidikan yang layak," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 15 Juli 2026

Pemkab Ngawi Perkuat Pengendalian Inflasi Melalui Gerakan Pangan Murah di Kawasan Perkotaan

Pemkab Ngawi Perkuat Pengendalian Inflasi Melalui Gerakan Pangan Murah di Kawasan Perkotaan

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jalan Serong Timur Alun-Alun Ngawi. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau sehingga daya beli masyarakat tetap terpelihara, Rabu (15/07/2026).

Gerakan Pangan Murah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, di antaranya beras SPHP, beras medium, gula pasir, Minyakita, minyak goreng, telur ayam, daging ayam, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, ikan lele, serta aneka sayur dan buah. 

Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan mendapat sambutan antusias sejak pagi. Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan di tengah fluktuasi pasar. 

"Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami ingin memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Ketika harga tetap stabil, daya beli masyarakat juga dapat terjaga sehingga roda perekonomian daerah terus bergerak," ujar wakil bupati yang akrab disapa Antok.

Menurutnya, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya dipusatkan di kawasan perkotaan, tetapi dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah Kabupaten Ngawi. Penentuan lokasi didasarkan pada kondisi produktivitas masing-masing daerah sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran. 

Yang mana, daerah yang memiliki produksi pangan tinggi menjadi penyangga pasokan bagi wilayah yang produksinya lebih rendah. Skema tersebut diterapkan pada komoditas strategis seperti beras, sayur-mayur, telur, maupun hasil peternakan lainnya agar distribusi lebih merata dan gejolak harga dapat ditekan. 

Dalam pelaksanaannya, DKPP Kabupaten Ngawi bersinergi dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Toko Tani Indonesia, petani milenial, pelaku UMKM, distributor pangan, serta peternak lokal untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga. 

"Gerakan Pangan Murah akan terus kami laksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tetap terkendali, memperkuat ketahanan pangan daerah, dan memastikan seluruh masyarakat Ngawi dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," pungkas Antok. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 14 Juli 2026

Hari Jadi Ngawi ke-668 Jadi Momentum DPRD Perkuat Pengawasan dan Kolaborasi Pembangunan Daerah

Hari Jadi Ngawi ke-668 Jadi Momentum DPRD Perkuat Pengawasan dan Kolaborasi Pembangunan Daerah

SN Media™ Ngawi – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, menegaskan peringatan Hari Jadi Ngawi ke-668 menjadi momentum bagi lembaga legislatif untuk terus berbenah dalam melayani masyarakat dan mengawal jalannya pemerintahan daerah. Hal itu disampaikannya usai mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Senin (07/07/2026).

Ketua DPRD yang akrab disapa King itu menyebut DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus mengawal Pemerintah Kabupaten Ngawi agar berbagai program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. 

"Momentum Hari Jadi Ngawi ke-668 ini menjadi pengingat bagi kami di DPRD untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui fungsi pengawasan dan pengawalan terhadap kebijakan pemerintah daerah," ujar King. 

Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan warga. DPRD, lanjutnya, akan memastikan setiap kebijakan daerah dapat memberikan manfaat nyata serta dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Dia juga menilai tema Hari Jadi Ngawi ke-668, "Ngawi Tumbuh, Berdaya, Berbudaya", memiliki makna penting bagi arah pembangunan daerah. Tema tersebut diharapkan mampu menyemangati dan menginspirasi seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak menuju kehidupan yang lebih adil, makmur, dan sejahtera. 

Sembari dijelaskan pula, bahwa tumbuh berarti terus berkembang dan dinamis menuju hal-hal yang baik dan bermanfaat. Berdaya dimaknai sebagai kemampuan masyarakat menggali potensi yang dimiliki untuk kemaslahatan bersama, sedangkan berbudaya menjadi pengingat agar pembangunan tetap menjaga jati diri bangsa serta menghargai akar budaya daerah. 

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan hari jadi sebagai refleksi bersama dalam memperkuat kolaborasi membangun Ngawi. 

"Kami berharap semangat Hari Jadi Ngawi ke-668 ini benar-benar menjadi energi bersama untuk terus bergerak, berinovasi, menjaga budaya, dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, serta masyarakat demi mewujudkan Ngawi yang semakin mandiri, maju, dan menyejahterakan warganya," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 13 Juli 2026

SAR Sikatan Ambeg Paramarta Konsisten Bantu Operasi Penyelamatan dan Misi Kemanusiaan Sejak 2016

SAR Sikatan Ambeg Paramarta Konsisten Bantu Operasi Penyelamatan dan Misi Kemanusiaan Sejak 2016

SN Media™ Ngawi – Pengabdian Broto Sanjoyo tidak berhenti saat jam kerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Ngawi usai. Di luar tugas kedinasan, ia telah mendedikasikan dirinya dalam berbagai aksi kemanusiaan sejak 2016 dengan terlibat langsung pada operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR), penanganan bencana, hingga kegiatan sosial di berbagai daerah.

Selama menjalankan misi kemanusiaan, Broto dipercaya sebagai safety officer sekaligus koordinator tim internal. Tugas tersebut mengharuskannya memastikan seluruh personel bekerja sesuai prosedur keselamatan sebelum melakukan proses pencarian maupun evakuasi di lokasi yang memiliki risiko tinggi. 

 "Keselamatan personel selalu menjadi prioritas dalam setiap operasi. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh proses pencarian maupun evakuasi dapat berjalan lancar sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan," kata Broto. 

Pengalaman yang dimiliki membuat Broto bersama sejumlah relawan mendirikan Yayasan Sikatan Ambeg Paramarta pada 2017. Sejak saat itu, yayasan tersebut aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial sekaligus mendukung operasi kemanusiaan di Kabupaten Ngawi maupun di luar daerah.

Tak hanya saat terjadi bencana alam, Broto bersama tim juga beberapa kali membantu tugas pemerintah, khususnya operasi yang dikoordinasikan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Berbagai misi pernah dijalani, mulai pencarian korban tenggelam di sungai dan waduk, evakuasi korban meninggal dunia di dasar sumur, hingga penyelamatan korban yang terjatuh ke jurang. 

Menurut Broto, setiap operasi memiliki tantangan yang berbeda sehingga membutuhkan kesiapan personel, peralatan yang memadai, serta kerja sama yang solid antara relawan dengan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, maupun instansi terkait lainnya. 

Selama hampir satu dekade berkecimpung di dunia filantropi, berbagai pengalaman di lapangan semakin menguatkan tekadnya untuk terus mengabdi kepada masyarakat. Baginya, kehadiran relawan menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan keadaan darurat sekaligus membantu tugas pemerintah saat terjadi musibah. 

"Menjadi relawan adalah bentuk pengabdian kepada sesama. Selama masih diberikan kesehatan dan kemampuan, saya akan terus berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Semoga semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian untuk saling membantu, karena sekecil apa pun tindakan yang kita lakukan bisa menjadi harapan bagi mereka yang sedang tertimpa musibah," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM