SN Media™ Ngawi – Dua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ngawi, Nisa Solekhatullifia dan Felysha Putri Ananta, meraih Juara 1 Nasional Lomba Esai Pelajar Festival Perkantoran 2026 di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Keduanya mengangkat inovasi pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi material bangunan ramah lingkungan.
Prestasi tersebut diraih melalui karya berjudul Waste to Worth: Pemanfaatan Ampas Kopi sebagai Material Bangunan. Gagasan itu menawarkan pemanfaatan limbah yang selama ini kerap dibuang menjadi bahan bernilai guna, sekaligus membuka peluang pengembangan inovasi berbasis kepedulian lingkungan.
Kepala MAN 1 Ngawi, H. Maskur, S.Pd., mengapresiasi pencapaian kedua siswinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pelajar madrasah memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi, berinovasi, dan bersaing dalam kompetisi tingkat nasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi madrasah. Kami berharap keberhasilan Nisa dan Felysha dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” ujarnya.
Melalui riset dan pengembangan ide, keduanya mengangkat potensi ampas kopi sebagai bahan alternatif dalam pembuatan material bangunan. Pendekatan ini mempertemukan persoalan pengelolaan sampah dengan peluang inovasi yang dapat dikembangkan melalui penelitian pelajar.
Perjalanan menuju juara nasional membutuhkan persiapan dan proses yang tidak singkat. Pembinaan, pendampingan, serta ketekunan dalam menyusun gagasan menjadi bagian penting hingga karya mereka berhasil memperoleh penghargaan tertinggi dalam kompetisi tersebut.
Festival Perkantoran UNS tercantum dalam kegiatan kompetisi pada laman Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNS. Ajang ini menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas melalui kompetisi. Bagi MAN 1 Ngawi, pencapaian tersebut menjadi dorongan untuk terus menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan madrasah.
Keberhasilan kedua siswi juga memperlihatkan bahwa persoalan di sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan gagasan yang berpotensi memberikan manfaat lebih luas. Maskur berharap prestasi tersebut menjadi awal bagi munculnya pencapaian lain dari siswa MAN 1 Ngawi, baik melalui karya ilmiah, inovasi lingkungan, maupun kompetisi di bidang lainnya.
“Kami berharap siswa semakin berani mencoba, melakukan penelitian, dan mengikuti kompetisi. Teruslah berkarya dan berinovasi agar dapat membawa nama MAN 1 Ngawi semakin dikenal melalui prestasi,” pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM