media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 15 April 2026

Dinkes Ngawi Kirim 20 Sampel Suspek Campak ke Surabaya, Status Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Dinkes Ngawi Kirim 20 Sampel Suspek Campak ke Surabaya, Status Masih Menunggu Hasil Laboratorium

SN Media™ Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi memastikan penanganan dugaan kasus campak terus berjalan. Hingga pertengahan April 2025, sebanyak 20 sampel dari pasien suspek telah dikirim untuk uji laboratorium lanjutan.

Pengiriman spesimen tersebut dilakukan ke Surabaya melalui Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK). Langkah ini ditempuh guna memastikan apakah kasus yang ditemukan benar merupakan campak atau bukan. 

Tim Kerja Imunisasi dan Surveilans Dinkes Ngawi, Daut Setyowahono, menjelaskan bahwa peningkatan kewaspadaan dilakukan menyusul adanya perkembangan kasus campak di sejumlah daerah di Jawa Timur belakangan ini. 

“Setiap temuan gejala klinis yang mengarah pada campak langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lapangan. Petugas kemudian mengambil spesimen pasien sebagai bahan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut,” jelasnya, Rabu (15/04/2026). 

Menurutnya, seluruh sampel yang telah dikirim masih berstatus pending. Proses pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu untuk memastikan validitas hasil secara menyeluruh. 

Daut menambahkan, langkah surveilans tidak hanya berhenti pada pengambilan sampel. Dinas Kesehatan juga terus memantau perkembangan kasus secara berkala melalui jaringan fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat bawah. 

“Sebagai upaya pencegahan, Dinkes Ngawi mengintensifkan program imunisasi kejar. Program ini menyasar anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sesuai dengan usia yang dianjurkan pemerintah,” imbuhnya. 

Pun ia memastikan, bahwa petugas kesehatan di puskesmas turut melakukan skrining dan pendataan. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap agar segera diberikan perlindungan. 

Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan. Warga diimbau lebih waspada terhadap gejala campak seperti demam, ruam, dan gangguan pernapasan ringan yang kerap muncul pada tahap awal. 

“Dengan langkah terpadu mulai dari surveilans, pemeriksaan laboratorium hingga imunisasi, Dinkes Ngawi berharap potensi penyebaran campak dapat ditekan sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 14 April 2026

Inovasi Layanan Kesehatan Desa Sekaralas, Posyandu ILP Dahlia Sasar Bayi hingga Lansia

Inovasi Layanan Kesehatan Desa Sekaralas, Posyandu ILP Dahlia Sasar Bayi hingga Lansia

SN Media™ Ngawi – Kehadiran Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Dahlia di Dusun Sekaralas, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menjadi angin segar bagi pemerataan layanan kesehatan masyarakat lintas usia di tingkat desa.

Layanan ini dirancang terpadu, mencakup sasaran mulai bayi, anak-anak, remaja, ibu hamil, hingga lanjut usia, sehingga kebutuhan kesehatan dasar warga dapat terlayani dalam satu wadah yang mudah dijangkau. 

Kepala Desa Sekaralas, Sihmanto, menyampaikan bahwa Posyandu ILP merupakan program yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai langkah awal penguatan pelayanan kesehatan masyarakat desa. 

“Posyandu ILP Dahlia tidak sekadar menghadirkan layanan kesehatan rutin, melainkan juga menjadi instrumen strategis dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan dan merata bagi warga desa Sekaralas,” ujarnya, Selasa (14/04/2026). 

Ia menambahkan, pembentukan struktur kader Posyandu ILP melibatkan unsur masyarakat setempat sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dasar di desa. 

“Dengan keterlibatan warga secara langsung, diharapkan pelayanan yang diberikan tidak hanya berjalan optimal, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus,” imbunya. 

Pun program ini juga mengedepankan pendekatan promotif dan preventif sehingga masyarakat tidak hanya berobat saat sakit, tetapi juga didorong untuk menjaga kesehatan sejak dini melalui edukasi dan pemeriksaan rutin. 

Selain itu, Posyandu ILP menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat solidaritas warga, di mana kegiatan kesehatan berjalan beriringan dengan upaya pemberdayaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Kades Sihmanto kembali menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini, mengingat peran warga sangat penting dalam menjaga keberlangsungan layanan yang sudah terbentuk. 

“Harapannya, ke depan Posyandu ILP dapat terus berkembang, baik dari sisi fasilitas, sumber daya kader, maupun cakupan layanan yang semakin luas dan berkualitas bagi masyarakat desa,” sambungnya. 

Dengan semangat gotong royong yang terus dijaga, Posyandu ILP Sekaralas diharapkan menjadi contoh layanan kesehatan desa yang adaptif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 13 April 2026

PUPR Ngawi Kebut Infrastruktur 2026, Mayoritas Paket Strategis Telah Masuk Tahap Kontrak

PUPR Ngawi Kebut Infrastruktur 2026, Mayoritas Paket Strategis Telah Masuk Tahap Kontrak

SN Media™ Ngawi - Mengawali Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menggerakkan Proyek Strategis Daerah dengan skema pengadaan e-Katalog Konstruksi versi 6 secara bertahap.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Ngawi, Muhammad Fauzi Amir Rachman, menyampaikan sebagian besar paket strategis telah memasuki tahapan kontrak sehingga pelaksanaan fisik segera dikerjakan di lapangan. 

“Dari enam paket yang direncanakan, lima di antaranya telah resmi berkontrak, sementara satu paket lainnya masih dalam proses pemenuhan jaminan pelaksanaan sebelum masuk tahap pengerjaan konstruksi,” terang dia, Senin (13/04/2026). 

Fauzi juga menjelaskan, bahwa proyek yang sudah berkontrak meliputi rekonstruksi Jalan Tambakromo–Campurasri, Jalan Kendung–Pojok, serta pemeliharaan berkala Jalan Kayut–Widodaren dan Jalan Randusongo–Majasem. 

Selain itu, terdapat pula pekerjaan penggantian Jembatan Tungkulrejo pada ruas Tambakromo–Campurasri yang juga telah berstatus kontrak, menandai kesiapan pelaksanaan fisik dalam waktu dekat secara simultan. 

Sementara untuk paket rekonstruksi Jalan Duwet–Gembol, hingga berita ini diturunkan masih berada pada tahap proses jaminan pelaksanaan yang menjadi syarat administratif sebelum pekerjaan dimulai. 

Lebih lanjut, ia menegaskan seluruh paket strategis tersebut akan mendapatkan pendampingan dari Tim Pengamanan Pembangunan Strategis guna meminimalkan potensi kendala hukum maupun administratif di lapangan. 

“Pendampingan tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pelaksana kegiatan agar proses pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran,” sambungnya. 

Di sisi lain, percepatan proyek melalui e-Katalog Konstruksi versi 6 dinilai mampu memangkas waktu pengadaan tanpa mengurangi kualitas, sehingga target pembangunan infrastruktur daerah tetap terjaga. 

Pun Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap seluruh proyek strategis ini dapat rampung sesuai jadwal, memberi dampak nyata bagi konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: ASR
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 12 April 2026

BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

BPBD Ngawi Beberkan Laporan Resmi Dampak Puting Beliung di Sejumlah Wilayah Terdampak

SN Media™ Ngawi – Peristiwa angin puting beliung disertai hujan deras hingga hujan es melanda sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 16.27 WIB. Laporan resmi Pusdalop-PB BPBD Ngawi mencatat adanya dampak kerusakan di sejumlah titik.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, menjelaskan hujan deras disertai angin kencang terjadi hampir merata di sejumlah kecamatan, sehingga menyebabkan akses jalan terganggu serta sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan. 

“Hujan deras disertai angin kencang terjadi merata di sejumlah kecamatan, bahkan di beberapa wilayah dilaporkan disertai hujan es,” terang Partoyo saat dikonfirmasi, Minggu (12/04/2026). 

Masih menurut dia, beberapa lokasi terdampak pohon tumbang antara lain Jalan Raya Dumplengan Pitu, Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu; Jalan Ngawi–Maospati KM 5, Desa Klitik, Kecamatan Geneng; serta ruas Paron–Jogorogo, Desa Madiasri. 

Selain itu, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Dusun Besaran, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi; Gang Wahyu, Kelurahan Margomulyo; serta Jalan Manyar, Desa Beran, yang sempat menghambat arus lalu lintas warga. 

Kerusakan bangunan tercatat pada sejumlah tempat usaha, meliputi warung makan Joglo Jawi, Desa Klitik; teras toko di wilayah yang sama; hingga saung pemancingan dan kandang bebek di Desa Beran. Tak hanya itu, baliho toko sepeda listrik di Jalan PB Sudirman, Ngawi, serta teras warung bakso di Desa Klitik turut dilaporkan roboh akibat terpaan angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

 “Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa maupun luka-luka, meski kerugian material masih dalam tahap pendataan oleh tim BPBD setempat,” jelasnya. 

Partoyo menambahkan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk memangkas ranting rapuh serta memastikan kekuatan atap rumah masing-masing. 

Selain itu, warga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca berubah drastis, serta tidak berteduh di bawah pohon guna mengantisipasi risiko tertimpa maupun sambaran petir. Fenomena hujan es yang sempat terjadi juga menjadi perhatian. Meski berlangsung singkat, kondisi ini berpotensi merusak atap rumah, kendaraan, hingga tanaman milik warga di sekitar lokasi kejadian.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 11 April 2026

Tender Ulang Konsolidasi Sekolah Ngawi Masuk Evaluasi, Banyak Pendaftar Penawaran Tipis

Tender Ulang Konsolidasi Sekolah Ngawi Masuk Evaluasi, Banyak Pendaftar Penawaran Tipis

SN Media™ Ngawi – Kegagalan tender pada paket konsolidasi rehabilitasi gedung SD dan SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi mendorong pemerintah daerah kembali membuka proses lelang ulang agar perbaikan fasilitas pendidikan tetap berjalan sesuai rencana.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Ngawi, Racmat Fitrianto, menjelaskan pekerjaan tersebut sebelumnya telah melalui rangkaian pengadaan, mulai dari tahap penawaran hingga klarifikasi, namun belum menghasilkan penyedia jasa yang memenuhi ketentuan. 

“Kondisi tersebut membuat proses harus diulang dengan harapan memperoleh rekanan yang benar-benar sesuai ketentuan, mengingat proyek ini menyangkut kebutuhan fasilitas belajar yang mendesak di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (11/04/2026). 

Rachmat menegaskan bahwa pengulangan tender menjadi langkah yang harus ditempuh agar proses seleksi lebih optimal dan mampu menjaring penyedia jasa yang memenuhi standar teknis maupun administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. 

Dia menambahkan, sejumlah kendala pada tahapan awal di antaranya dokumen administrasi yang tidak lengkap, nilai penawaran melampaui batas perkiraan, serta belum terpenuhinya standar keselamatan dan kesehatan kerja yang diwajibkan. 

"Langkah percepatan kemudian ditempuh dengan segera membuka tender ulang, mengingat paket ini termasuk program strategis daerah yang tidak dapat ditunda pelaksanaannya karena berkaitan langsung dengan pelayanan pendidikan," jelasnya kemudian.

Dapat diinformasikan, saat berita ini diturunkan, proses telah memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga sebagai bagian dari penyaringan untuk menentukan penyedia jasa yang dinilai layak serta memenuhi ketentuan. 

Pada tahapan tersebut, dari total 64 penyedia jasa yang mendaftar dalam pengadaan ulang, tercatat hanya 13 peserta yang benar-benar memasukkan dokumen penawaran hingga batas waktu yang telah ditentukan. 

 Adapun sasaran kegiatan meliputi sejumlah sekolah, di antaranya SDN Bangunrejo Kidul 5 Kedunggalar, SDN Sidolaju 4 Widodaren, serta beberapa SMP negeri di wilayah Jogorogo, Sine, Paron, Bringin, dan Kasreman.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 10 April 2026

Jumat WFH Perdana, Kankemenag Ngawi Dorong Kinerja Lebih Fleksibel dan Produktif

Jumat WFH Perdana, Kankemenag Ngawi Dorong Kinerja Lebih Fleksibel dan Produktif

SN Media™ Ngawi – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi seluruh aparatur sipil negara sebagai bagian penyesuaian kerja dalam menghadapi dinamika global serta efisiensi penggunaan energi.

Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Ngawi, Pujianto, membenarkan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat dalam mendorong pola kerja yang lebih efisien, termasuk penghematan energi operasional kantor di tengah tantangan global yang terus berkembang. 

“Melalui langkah ini, Kankemenag berupaya menjaga keseimbangan antara produktivitas kinerja ASN dengan efisiensi sumber daya, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik yang tetap menjadi prioritas utama instansi,” ungkapnya saat dikonfirmasi by phone, Jumat (10/04/2026). 

Masih tambahnya, hari ini (Jumat, 10-04-2026) merupakan pelaksanaan hari pertama WFH, dan setiap seksi tetap menugaskan sebagian staf untuk bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO) secara bergiliran. 

“Skema kerja kombinasi ini disusun agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya pada layanan administrasi yang membutuhkan kehadiran langsung di kantor,” ujarnya. 

Pun, untuk pegawai yang menjalankan WFH tetap diwajibkan siaga dan responsif terhadap tugas kedinasan. Kinerja tetap menjadi tolok ukur utama meskipun pekerjaan dilakukan dari rumah. 

Pujianto juga mengingatkan bahwa konsep WFH bukan berarti bebas bekerja tanpa batasan. ASN tetap harus mematuhi jam kerja serta menjaga komunikasi aktif dengan pimpinan maupun rekan kerja serta dalam melayani umat. 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sistem ini bukan Work From Anywhere, melainkan kerja dari rumah dengan tanggung jawab penuh terhadap target dan capaian kinerja yang telah ditetapkan. 

“Dengan penerapan WFH setiap Jumat, Kankemenag Ngawi optimistis dapat menghadirkan pola kerja yang lebih adaptif, efisien, dan tetap menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asr
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 09 April 2026

Lewat Pengawasan Rutin, DKPP Ngawi Pastikan Pangan Pasar Tradisional Tetap Aman Dikonsumsi

Lewat Pengawasan Rutin, DKPP Ngawi Pastikan Pangan Pasar Tradisional Tetap Aman Dikonsumsi

SN Media™ Ngawi - Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beberapa waktu lalu mengintensifkan pengawasan keamanan pangan yang beredar di masyarakat, khususnya komoditas segar asal tumbuhan di pasar tradisional.

Kepala Bidang Keamanan dan Diversifikasi Pangan DKPP setempat, Denny Apriyanto, menjelaskan bahwa proses pengambilan sampel disertai penjelasan terbuka kepada pedagang terkait tujuan pengawasan demi perlindungan konsumen. 

“Pengawasan ini kami lakukan secara berkala melalui skema post market, untuk memastikan bahan pangan yang beredar benar-benar aman dikonsumsi masyarakat serta sesuai standar yang telah ditetapkan,” terang Denny, Kamis (09/04/2026). 

Dia menambahkan, petugas di lapangan melakukan pengambilan sampel secara acak terhadap berbagai komoditas yang dijual pedagang, dengan tetap mengedepankan prosedur serta pendekatan persuasif kepada pelaku usaha. 

Dapat diinformasikan, kegiatan yang dilaksanakan beberapa pekan yang lalu menyasar empat pasar utama yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, yakni Pasar Karangjati, Pasar Pojok Kwadungan, Pasar Jogorogo, serta Pasar Sine. 

Komoditas yang diperiksa meliputi beras, sayuran, buah-buahan, daging, hingga ikan asin yang menjadi kebutuhan harian masyarakat dan berpotensi terpapar bahan tambahan berbahaya. Setiap sampel yang diambil kemudian diuji menggunakan metode rapid test guna mendeteksi secara cepat kemungkinan adanya kandungan formalin maupun residu pestisida yang dilarang penggunaannya. 

Hasil pengujian awal saat itu menunjukkan sebagian besar sampel berada dalam kondisi aman untuk dikonsumsi, meski ditemukan beberapa indikasi positif yang memerlukan pemeriksaan lanjutan. 

Terhadap temuan tersebut, petugas segera melakukan tindak lanjut dengan pengambilan sampel tambahan untuk diuji di laboratorium guna memastikan hasil yang lebih akurat. 

Uji laboratorium menjadi tahapan penting dalam pengawasan pangan karena mampu memberikan kepastian kandungan zat, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah pembinaan atau tindakan lanjutan. Selain pengujian, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang agar tidak menggunakan bahan berbahaya serta menjaga mutu produk yang dijual demi keamanan konsumen. 

“Melalui pengawasan rutin ini, kami berharap peredaran pangan yang tidak memenuhi standar dapat ditekan sejak dini, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pangan yang beredar di pasaran,” pungkas Denny.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 08 April 2026

Jumlah Penduduk Ngawi Naik Tipis, Disdukcapil Sebut Pertumbuhan Tetap Stabil dan Terkendali

Jumlah Penduduk Ngawi Naik Tipis, Disdukcapil Sebut Pertumbuhan Tetap Stabil dan Terkendali

SN Media™ Ngawi - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngawi mencatat jumlah penduduk pada Semester II Tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, menunjukkan tren pertumbuhan yang relatif stabil dan terkendali.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ngawi, Ahmad Budi Santoso, menyebut kenaikan ini menjadi pijakan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun arah pembangunan, terutama penyediaan layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan administrasi kependudukan. 

“Data Semester II Tahun 2024 mencatat total penduduk Ngawi mencapai 907.002 jiwa, terdiri dari 450.288 laki-laki dan 456.714 perempuan, dan ini menjadi dasar evaluasi perencanaan berikutnya,” terang Budi, Rabu (08/04/2026). 

Sementara itu, pada Semester II Tahun 2025 jumlah penduduk meningkat menjadi 911.093 jiwa, dengan rincian 452.166 laki-laki dan 458.927 perempuan, menunjukkan pertambahan signifikan dalam kurun satu tahun terakhir. 

Budi menjelaskan bahwa kenaikan jumlah penduduk tersebut mencapai 4.091 jiwa atau sekitar 0,45 persen dibandingkan periode sebelumnya, sehingga masih dalam kategori pertumbuhan yang terkendali. 

Ia menegaskan tren pertumbuhan yang terjaga ini mencerminkan kondisi demografis yang relatif stabil, sekaligus menjadi indikator penting dalam menentukan arah kebijakan pelayanan dasar masyarakat di berbagai sektor strategis. 

Secara umum, peningkatan jumlah penduduk ini terjadi merata di sejumlah kecamatan, terutama wilayah dengan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang berkembang dibandingkan kawasan lainnya. Kecamatan Ngawi, Paron, dan Kendal masih menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbesar, sekaligus mencerminkan pusat pertumbuhan yang terus bergerak seiring mobilitas masyarakat yang cukup dinamis. 

“Kenaikan ini terjadi merata di sejumlah kecamatan, terutama wilayah dengan aktivitas ekonomi dan layanan publik yang berkembang,” imbuhnya. 

Selain itu, kemudahan akses layanan administrasi kependudukan turut mendorong pencatatan data yang lebih akurat, sehingga angka pertumbuhan yang tercatat semakin mendekati kondisi riil di lapangan. 

Disdukcapil menilai data kependudukan mutakhir ini sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat, sehingga program yang dijalankan lebih tepat sasaran. 

“Dengan data yang terus diperbarui secara berkala, kami berharap perencanaan pembangunan di Ngawi bisa lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 07 April 2026

Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Ngawi Gelar Razia dan Tes Urine Warga Binaan

Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Ngawi Gelar Razia dan Tes Urine Warga Binaan

SN Media™ Ngawi - Kegiatan razia gabungan dan tes urine di Lapas Ngawi digelar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI dan Polri guna memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan internal.

Agenda diawali dengan apel pagi sekaligus apel kesiapan razia yang dipimpin Ka KPLP Widha Indra Kusuma Wijaya, didampingi Kasi Administrasi Kamtib, serta jajaran pengamanan sebagai bentuk konsolidasi awal pelaksanaan kegiatan. 

Personel dari Kodim 0805 Ngawi dan Polres Ngawi turut dilibatkan secara aktif untuk memperkuat sinergi lintas institusi dalam menciptakan kondisi lapas yang aman, tertib, serta terbebas dari potensi gangguan keamanan. 

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di enam kamar hunian, meliputi blok B1, B2, B3, B4, B5, serta satu kamar pekerja, dengan metode penggeledahan yang terukur dan sistematis oleh petugas gabungan. 

Ka KPLP Widha Indra Kusuma Wijaya menyampaikan bahwa penggeledahan dilakukan secara detail dan bertahap agar seluruh area hunian benar-benar terpantau, sehingga potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini melalui langkah yang terukur. 

“Petugas memeriksa setiap sudut ruangan, termasuk barang milik warga binaan, guna memastikan tidak ada benda yang berpotensi mengganggu keamanan maupun melanggar ketentuan di dalam lingkungan lapas,” terang Widha, Selasa (07/04/2026). 

Masih lanjut dia, selain penggeledahan fisik, kegiatan ini juga dirangkai dengan tes urine terhadap sejumlah warga binaan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi sekaligus mencegah penyalahgunaan narkotika di dalam lapas. 

Dari hasil razia, petugas masih menemukan sejumlah barang terlarang, di antaranya satu unit ponsel Android, dua ponsel non-Android, korek api, senjata tajam rakitan, botol kaca, sendok stainless, dan pinset. 

“Seluruh barang temuan langsung diamankan untuk dilakukan pendataan serta penanganan sesuai prosedur yang berlaku. Setelah itu, barang-barang tersebut dimusnahkan sebagai bentuk komitmen penegakan aturan dan pencegahan peredaran barang terlarang di dalam lapas,” tegasnya. 

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Lapas Ngawi dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pengawasan, sekaligus menekan potensi pelanggaran yang dapat mengganggu proses pembinaan warga binaan. 

Sinergi antara petugas lapas, TNI, dan Polri diharapkan terus terjaga sehingga langkah preventif seperti razia dan tes urine dapat dilakukan secara rutin dan berdampak nyata bagi keamanan lingkungan pemasyarakatan. 

“Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lapas yang bersih dari barang terlarang serta mendukung proses pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM