SN Media™ Ngawi – Komisi III DPRD Ngawi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) setempat guna mendalami kesiapan daerah menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut, mulai dari kesiapan venue pertandingan, akomodasi kontingen, kebersihan lingkungan, fasilitas penunjang, hingga kecukupan anggaran. Seluruh aspek itu perlu dipastikan matang agar pelaksanaan agenda olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut tidak tersandung kendala teknis.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Ngawi, Soeradji, menekankan bahwa menjadi tuan rumah bukan sekadar perkara menyediakan arena pertandingan. Lebih dari itu, kesiapan sarana dan pelayanan bagi atlet maupun ofisial dari berbagai daerah juga harus menjadi prioritas.
“Sebagai tuan rumah, Ngawi harus benar-benar siap. Jangan sampai ada kebutuhan mendasar yang luput dari perhatian, terutama terkait venue dan fasilitas pendukung,” ujarnya.
Pun demikian, urusan akomodasi tak bisa dipandang sebelah mata. Pengaturan tempat menginap, mobilitas peserta, hingga koordinasi antarpihak perlu dipetakan secara cermat. Dengan persiapan yang terukur, para atlet diharapkan dapat berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan.
Di sisi lain, kecukupan anggaran turut menentukan ruang gerak penyelenggara dalam memenuhi kebutuhan di lapangan. Perencanaan pembiayaan perlu berpijak pada kebutuhan riil agar pemenuhan fasilitas dan operasional kegiatan tidak terkendala. Komisi III DPRD Ngawi juga menaruh perhatian pada sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Pasalnya, hajatan olahraga tingkat provinsi ini tidak bisa hanya bertumpu pada Disparpora, melainkan membutuhkan dukungan sejumlah pihak sesuai tugas dan kewenangannya. Soeradji berharap catatan dalam RDP tersebut menjadi pijakan untuk membenahi kekurangan sekaligus mematangkan persiapan.
Menurutnya, keberhasilan Ngawi sebagai tuan rumah semestinya tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang diterima kontingen.
“Harapannya, pelaksanaan POPDA dan PEPARPEDA berjalan lancar serta memberikan kesan baik bagi seluruh kontingen. Ngawi harus mampu menunjukkan bahwa sebagai tuan rumah, kita tidak hanya siap menggelar pertandingan, tetapi juga memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada para peserta,” pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM