media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 20 Mei 2026

TP PKK Kabupaten Ngawi Dorong Kader Desa Soco Tingkatkan Pelayanan Warga

TP PKK Kabupaten Ngawi Dorong Kader Desa Soco Tingkatkan Pelayanan Warga

SN Media™ Ngawi – Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan 10 Program Pokok PKK Tahun 2026 yang kali ini berlangsung di Balai Desa Soco, Kecamatan Jogorogo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta pemberdayaan masyarakat di desa-desa wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi Ny Ana Ony Anwar bersama tim, jajaran pengurus PKK desa, pemerintah desa, kader PKK, tokoh masyarakat, hingga unsur forkopimcam Kecamatan Jogorogo yang turut mengikuti jalannya pembinaan sejak awal kegiatan berlangsung. 

Dalam pembinaan itu, peserta mendapatkan materi terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang menjadi dasar penguatan peran keluarga dan masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung antusias melalui dialog interaktif antara kader PKK dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi. 

Ny Ana Ony Anwar mengatakan, kader PKK memiliki peran penting dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga lingkungan desa. 

“PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Melalui pembinaan ini kami berharap kader PKK Desa Soco semakin aktif, inovatif, dan mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar dia. 

Pun ditambahkannya, sinergi antara pemerintah desa dan kader PKK perlu terus diperkuat agar program-program yang dijalankan dapat berjalan maksimal, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di desa. 

“Harapannya seluruh kader mampu menjadi contoh di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Jika PKK berjalan baik, maka pembangunan desa juga akan semakin kuat,” harapnya. 

Senada, Kepala Desa Soco, Sumadi menyampaikan kegiatan pembinaan tersebut menjadi dorongan bagi kader PKK desa untuk terus aktif mendukung program pemerintah. Menurutnya, pembinaan dari TP PKK Kabupaten Ngawi juga memberi tambahan wawasan dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader PKK Desa Soco karena memberikan tambahan wawasan sekaligus semangat dalam menjalankan tugas pemberdayaan masyarakat. Kami berharap seluruh kader semakin kompak dan aktif di tengah masyarakat,” katanya. 

Ia berharap, melalui pembinaan tersebut, kader PKK Desa Soco mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, dan kesejahteraan warga di lingkungan desa setempat. 

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi pelaksanaan program PKK di tingkat desa sebagai langkah memperkuat koordinasi antara TP PKK Kabupaten Ngawi bersama kader PKK Desa Soco. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok des
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 19 Mei 2026

Pasar Besar Ngawi Mulai Lengang Saat Harga Kebutuhan Dapur Melonjak

Pasar Besar Ngawi Mulai Lengang Saat Harga Kebutuhan Dapur Melonjak

SN Media™ Ngawi – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Ngawi kembali merangkak naik. Lonjakan harga itu terpantau di Pasar Besar Ngawi pada berbagai komoditas kebutuhan dapur warga.

Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai rawit yang kini menyentuh Rp90 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga komoditas tersebut masih berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram dalam beberapa pekan terakhir. 

Tidak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga ikut mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari sebelumnya dijual sekitar Rp35 ribu per kilogram, kini pedagang mematok harga mencapai Rp50 ribu per kilogram di pasaran. 

Komoditas bumbu dapur lainnya turut mengalami perubahan harga. Bawang merah yang sebelumnya dijual Rp40 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp50 ribu, sedangkan bawang putih meningkat dari Rp25 ribu menjadi Rp27 ribu per kilogram. 

Kenaikan harga juga menyasar sejumlah sayuran yang banyak diburu masyarakat. Sawi hijau yang sebelumnya dijual Rp7 ribu kini naik menjadi Rp10 ribu per kilogram, sementara sawi putih turut melonjak dari Rp6 ribu menjadi Rp10 ribu. 

Di sisi lain, harga minyak goreng kemasan juga mengalami penyesuaian antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per kemasan. Pedagang menyebut kenaikan berbagai kebutuhan pokok mulai terasa sejak tiga hari terakhir menjelang perayaan Idul Adha tahun ini. 

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas perdagangan di dalam pasar. Suasana Pasar Besar Ngawi tampak lebih lengang dibanding hari biasanya lantaran banyak warga mulai mengurangi jumlah belanja kebutuhan harian mereka. 

“Pasar sekarang jadi lebih sepi. Hampir semua kebutuhan naik, mulai cabai, bawang merah, sayuran sampai minyak goreng. Pembeli juga mulai mengurangi belanja karena harga terus naik,” ujar Samsusri. 

Keluhan serupa disampaikan pedagang lainnya, Bagus Widyantoro. Ia mengatakan lonjakan harga terjadi hampir merata pada kebutuhan dapur, terutama cabai yang kini menembus Rp90 ribu per kilogram dari sebelumnya sekitar Rp60 ribu hingga Rp70 ribu. 

Para pedagang memperkirakan tren kenaikan harga bahan pokok tersebut masih berpotensi berlangsung hingga perayaan Idul Adha usai, seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pangan dan konsumsi rumah tangga. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 18 Mei 2026

Program Permakanan PPKS 2026 Bergulir, Dinsos Ngawi Libatkan Warung UMKM Lokal

Program Permakanan PPKS 2026 Bergulir, Dinsos Ngawi Libatkan Warung UMKM Lokal

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menggulirkan Program Permakanan Daerah bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial atau PPKS pada 2026. Program tersebut menyasar 2.200 penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah kecamatan se-Kabupaten Ngawi.

Sasaran program diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan, mulai kalangan lanjut usia, penyandang disabilitas, hingga warga dengan keterbatasan ekonomi yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah dalam pemenuhan kebutuhan makan sehari-hari secara berkelanjutan. 

Pelaksanaan program berada di bawah penanganan Dinas Sosial Kabupaten Ngawi dan mulai berjalan sejak pertengahan Mei 2026. Program itu kembali dilaksanakan dengan pola penyaluran rutin selama tiga bulan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya di daerah setempat. 

Dalam pelaksanaannya, bantuan permakanan diberikan dua kali sehari kepada para penerima manfaat. Pola tersebut diterapkan guna membantu pemenuhan kebutuhan konsumsi harian bagi masyarakat rentan yang menjadi sasaran program pemerintah daerah tersebut. 

Total anggaran yang dialokasikan dalam program permakanan daerah tahun ini mencapai lebih dari Rp4 miliar. Anggaran tersebut dipergunakan guna menunjang distribusi makanan bagi masyarakat penerima manfaat di seluruh kecamatan yang terlibat. 

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Akh. Sufandi Nasrul Hadi menjelaskan jumlah penerima manfaat program hingga kini masih tetap dibatasi sebanyak 2.200 orang sesuai kemampuan anggaran pemerintah daerah setempat. 

“Kuotanya tetap 2.200 penerima manfaat. Memang ada pergantian penerima setiap tahun berdasarkan hasil verifikasi dan pendataan lapangan, namun jumlah keseluruhannya tidak berubah,” terang fandi. 

Ia menuturkan, proses penetapan penerima dilakukan melalui tahapan pendataan dan evaluasi berkala. Langkah itu dilakukan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang masuk kategori rentan sosial dan membutuhkan perhatian pemerintah daerah. 

Menurutnya, program permakanan tidak sekadar menjadi bantuan sosial biasa, namun juga bentuk kepedulian daerah terhadap warga yang mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar harian di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. 

“Harapannya program ini dapat membantu kebutuhan makan harian para lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat rentan agar tetap memperoleh perhatian pemerintah daerah,” imbuhnya. 

Dalam pelaksanaannya, Kecamatan Paron tercatat menjadi wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak. Selanjutnya disusul Kecamatan Karangjati dan Kecamatan Padas yang juga memiliki angka penerima relatif cukup tinggi dibanding kecamatan lain di Ngawi. 

Meski demikian, Dinas Sosial menyebut terdapat sejumlah desa yang tercatat nihil penerima manfaat. Kondisi tersebut dipengaruhi hasil verifikasi sosial dan perkembangan data masyarakat di masing-masing wilayah secara berkala setiap tahunnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Des
*** : ----
Copyright : SNM


Kerja Bakti Pemdes Dawung Tata Lingkungan Kantor Desa dan Permukiman Warga

Kerja Bakti Pemdes Dawung Tata Lingkungan Kantor Desa dan Permukiman Warga

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, mulai menggulirkan Gerakan Indonesia ASRI melalui kerja bakti rutin yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan. Program tersebut melibatkan perangkat desa sebagai langkah memperkuat budaya lingkungan bersih dan sehat.

Pelaksanaan kegiatan itu mengacu Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 800/.2.4.2/976/404.310/2026 tentang penerapan budaya Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kebijakan tersebut kemudian ditindaklanjuti pemerintah desa melalui agenda kebersihan lingkungan secara berkala dan terjadwal. 

Kepala Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ahmat Widayanto mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya sebatas kegiatan membersihkan lingkungan. Menurutnya, program tersebut menjadi sarana membangun kepedulian bersama sekaligus memperkuat budaya gotong royong masyarakat desa. 

“Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar bersih-bersih lingkungan, melainkan membangun kesadaran bersama supaya budaya aman, sehat, resik, dan indah benar-benar tumbuh menjadi kebiasaan warga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dia. 

Pun dijelaskannya, kegiatan setiap hari Selasa difokuskan pada lingkungan kantor desa. Sasaran kerja bakti meliputi area pelayanan masyarakat, ruang perangkat desa, halaman kantor, hingga sejumlah titik sekitar lingkungan kantor yang membutuhkan penataan rutin. 

Sementara kegiatan hari Jumat lebih diarahkan ke lingkungan permukiman warga. Fokus utama pembersihan berada pada saluran drainase lingkungan dengan membersihkan rumput liar, endapan sampah, serta memperlancar aliran air agar tidak memicu genangan saat hujan turun. 

Menurutnya, keterlibatan perangkat desa menjadi bagian penting dalam memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Ia berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti saat kerja bakti bersama, melainkan terus dilakukan secara mandiri oleh warga. 

“Kami berharap, seluruh perangkat desa aktif turun bersama masyarakat. Lingkungan bersih tidak mungkin diwujudkan pemerintah desa saja, namun perlu dukungan dan kepedulian seluruh warga secara bersama-sama,” ungkapnya. 

Pemdes Dawung memastikan kegiatan tersebut akan berjalan berkelanjutan sebagai dukungan terhadap program pemerintah daerah. Selain menciptakan lingkungan lebih tertata, kegiatan rutin itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan drainase maupun kawasan permukiman sekitar.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Des
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 17 Mei 2026

Intervensi Kemiskinan Ekstrem, Pemdes Jogorogo Salurkan Bantuan untuk Delapan Warga

Intervensi Kemiskinan Ekstrem, Pemdes Jogorogo Salurkan Bantuan untuk Delapan Warga

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD triwulan pertama tahun 2026 kepada delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di aula kantor desa setempat.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu setiap bulan dan disalurkan tiga bulan sekaligus, sehingga setiap KPM menerima total Rp600 ribu. Program tersebut menjadi langkah intervensi desa dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah setempat. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan dihadiri perangkat desa, pendamping dari perbankan, serta para penerima manfaat. Warga tampak mengikuti tahapan pencairan dengan tertata sambil mendapatkan arahan terkait penggunaan bantuan secara bijak dan tepat sasaran. 

Pj Kepala Desa Jogorogo, Prasretyo Raharjo menjelaskan, penetapan penerima BLT DD telah melalui tahapan pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan pemerintah, sehingga bantuan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan dan memenuhi kriteria penerima manfaat desa. 

Menurutnya, keberadaan BLT DD masih menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga ketahanan kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas yang sehari-hari masih menghadapi tekanan kebutuhan ekonomi rumah tangga. 

“Pemerintah desa berupaya supaya bantuan ini tepat sasaran dan diterima warga yang memang membutuhkan. BLT DD juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sehari-hari,” terang Prasretyo Raharjo. 

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, hingga menunjang kebutuhan pendidikan anak agar tetap berjalan dengan layak dan berkelanjutan. 

“Harapan kami, bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan utama keluarga. Pemerintah desa juga berharap penerima manfaat tetap semangat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap dan mandiri,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-Des
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 16 Mei 2026

Museum Marsinah dan Koperasi Merah Putih Jadi Fokus Kunjungan Presiden di Nganjuk

Museum Marsinah dan Koperasi Merah Putih Jadi Fokus Kunjungan Presiden di Nganjuk

SN Media™ Nganjuk – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dengan dua agenda utama yang dipusatkan di Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Kertosono, Sabtu (16/5/2026).

Agenda pertama Presiden yakni meresmikan Museum Marsinah di Desa Ngludo, Kecamatan Sukomoro. Kehadiran museum tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan hak-hak pekerja sekaligus mengenang Marsinah sebagai pejuang buruh Indonesia. 

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, guna memperkuat ekonomi kerakyatan serta mendorong kemandirian desa dan kelurahan. 

Secara keseluruhan, agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk berlangsung aman dan lancar berkat kesiapan personel TNI, Polri, serta instansi lainnya yang diterjunkan melakukan pengamanan kegiatan. 

"Alhamdulillah kunjungan kerja bapak Presiden Prabowo di Nganjuk hari ini berjalan aman dan lancar. Seluruh prajurit sigap dan disiplin dalam menjalankan tugasnya di lapangan," kata Danrem 081/DSJ Untoro Hariyanto selaku Dansubsatgas Pamwil usai kegiatan. 

Selain mengapresiasi kesigapan aparat pengamanan, Danrem Untoro menilai keberhasilan pengamanan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Nganjuk juga tidak terlepas dari peran aktif masyarakat selama kegiatan berlangsung. 

Ia menyebut, antusiasme masyarakat yang tinggi selama kunjungan tetap diimbangi sikap tertib dan disiplin, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Presiden dapat berjalan aman, lancar, kondusif, serta sesuai agenda yang telah ditetapkan. 

“Harapannya, semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan seluruh elemen selama kunjungan kerja Presiden di Kabupaten Nganjuk dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan lainnya,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Ar
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 15 Mei 2026

TMMD Ngawi 2026 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa Melalui Sinergi Pemkab Bersama TNI

STMMD Ngawi 2026 Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa Melalui Sinergi Pemkab Bersama TNI

SN Media™ Ngawi - Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) kembali mengalokasikan dukungan anggaran untuk program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD tahun 2026 di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati.

Tahun ini, nilai anggaran yang disiapkan hampir Rp2,8 miliar. Dana tersebut dipusatkan untuk pembangunan infrastruktur dasar desa yang dinilai mendesak sekaligus menunjang aktivitas harian masyarakat di wilayah setempat. 

Kepala DPRKP Ngawi, Maftuh Affandi menyampaikan, alokasi terbesar dalam program TMMD kali ini diarahkan pada pembangunan jembatan penghubung yang selama ini menjadi akses penting bagi mobilitas warga desa. 

Menndasar data dari rencana umum pengadaan, untuk pembangunan jembatan memperoleh pagu sekitar Rp2,5 miliar. Sementara pekerjaan pavingisasi jalan lingkungan mendapatkan dukungan anggaran lebih dari Rp162 juta guna memperbaiki kualitas akses permukiman warga sekitar. 

“Keberadaan jembatan itu sangat vital karena menjadi jalur utama masyarakat dalam menunjang kegiatan ekonomi maupun aktivitas sehari-hari warga Desa Jatipuro,” terangnya. 

Selain pekerjaan fisik, DPRKP Ngawi juga menyiapkan dukungan anggaran pengawasan sekitar Rp75 juta. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan perencanaan pembangunan daerah. 

Program TMMD di Desa Jatipuro sendiri menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur kawasan pedesaan, khususnya pada wilayah yang membutuhkan peningkatan akses lingkungan permukiman. 

Saat berita ini diturunkan, proses pelaksanaan kegiatan telah memasuki tahapan persiapan lelang melalui mekanisme minikompetisi. Tahapan tersebut masih berjalan pada proses pemasukan dokumen penawaran dari penyedia jasa konstruksi yang mengikuti kegiatan pembangunan. 

Dia menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur melalui TMMD diharapkan mampu memberi dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa agar semakin berkembang dan berdaya saing. 

Pelaksanaan pekerjaan fisik TMMD Desa Jatipuro direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026 mendatang. Pemerintah berharap pembangunan tersebut dapat memperkuat konektivitas desa sekaligus mempermudah aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat. 

“Kolaborasi pemerintah daerah bersama TNI dalam program TMMD ini menjadi ikhtiar bersama untuk mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan masyarakat,” pungkasnya. Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Tim-ab
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 14 Mei 2026

Pemdes Ngale Pastikan Perlindungan Sosial Tepat Sasaran bagi Keluarga Rentan Ekonomi

Pemdes Ngale Pastikan Perlindungan Sosial Tepat Sasaran bagi Keluarga Rentan Ekonomi

SN Media™ Ngawi - Pemerintah Desa Ngale, Kecamatan Paron, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD triwulan pertama tahun 2026 kepada sembilan keluarga penerima manfaat dengan pendampingan petugas Bank dalam proses pencairannya.

Kepala Desa Ngale, Yan Teguh Wibowo, mengatakan program BLT DD sejatinya masih menjadi bagian penting dalam menjaga perlindungan sosial dan ketahanan ekonomi warga desa, terutama masyarakat yang masuk kategori rentan dan membutuhkan perhatian pemerintah. 

Menurutnya, pemerintah desa tetap mengedepankan ketelitian dalam menentukan penerima bantuan agar penyaluran benar-benar sesuai kondisi lapangan serta mengacu pada ketentuan penggunaan Dana Desa yang telah ditetapkan pemerintah pusat. 

“Penetapan penerima bantuan dilakukan melalui tahapan pendataan dan musyawarah bersama sehingga bantuan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan,” ujarnya. 

Ia menambahkan, keberadaan BLT DD diharapkan mampu membantu kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat, terutama untuk mencukupi pengeluaran sehari-hari di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sejatinya masih memerlukan dukungan perlindungan sosial dari pemerintah desa. 

Selain memastikan ketepatan sasaran, pemerintah desa juga melibatkan pihak perbankan dalam penyaluran bantuan agar proses administrasi berjalan lebih tertib, aman, serta memudahkan penerima manfaat saat pencairan dana berlangsung. 

Menurutnya, pendampingan pihak perbankan dalam proses pencairan bantuan juga sudah lumrah dilakukan guna menjaga ketertiban administrasi sekaligus menghindari kendala selama penyaluran berlangsung. 

Pun, Pemdes Ngale berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima manfaat sekaligus membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga sehari-hari. 

“Kami berupaya menjaga agar proses penyaluran berjalan tertib dan penerima memperoleh haknya secara utuh tanpa kendala selama pencairan bantuan berlangsung,” pungkas Kades Teguh.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok - Des
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 13 Mei 2026

Gerakan Indonesia ASRI Perkuat Budaya Bersih di Kantor Pemerintahan Kabupaten Ngawi

Gerakan Indonesia ASRI Perkuat Budaya Bersih di Kantor Pemerintahan Kabupaten Ngawi

SN Media™ Ngawi - Gerakan Indonesia ASRI yang digulirkan pemerintah pusat mulai diterapkan di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Ngawi. Program yang menekankan budaya Aman, Sehat, Resik, dan Indah tersebut dijalankan OPD hingga pemerintah desa melalui kerja bakti rutin.

Pelaksanaan kegiatan itu mengacu Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 800/.2.4.2/976/404.310/2026. Dalam penerapannya, setiap OPD maupun kantor pemerintahan desa melaksanakan kerja bakti sedikitnya dua kali dalam sepekan. 

Meski hari pelaksanaan tidak sama, kegiatan tersebut dipastikan rutin berjalan di lingkungan kantor masing-masing. Kerja bakti dilakukan dengan membersihkan halaman kantor, merapikan taman, mengangkat sampah, hingga membersihkan saluran air sekitar area kerja. 

Suasana gotong royong itu melibatkan ASN serta perangkat desa secara bersama-sama. Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut mampu membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menciptakan kawasan perkantoran yang bersih dan tertata. 

Pun, Inspektorat Kabupaten Ngawi turut menjalankan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian pembiasaan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja. Kegiatan tersebut dilakukan rutin oleh seluruh pegawai di lingkungan kantor Inspektorat. 

Kepala Inspektorat Kabupaten Ngawi, Yulianto Kusprasetyo, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kantor yang bersih, sehat, serta tertata rapi melalui budaya kerja bakti bersama. 

“Sebagai APIP, kami juga berkewajiban memberi contoh kedisiplinan menjaga lingkungan kerja agar tetap nyaman dan mendukung aktivitas pelayanan maupun pengawasan sehari-hari,” ujar Yulianto. 

Ia menjelaskan, pelaksanaan kerja bakti di lingkungan Inspektorat dilakukan dua kali setiap pekan dengan pembagian lokasi berbeda. Hari Selasa difokuskan membersihkan area dalam kantor, sedangkan Jumat menyasar lingkungan luar sekitar kantor. 

Menurutnya, penerapan Gerakan Indonesia ASRI di lingkungan perkantoran diharapkan mampu membangun kebiasaan positif pegawai dalam menjaga kebersihan serta memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas pemerintah daerah. 

“Lingkungan kantor yang bersih akan membuat suasana kerja lebih nyaman dan tertata. Karena itu, kegiatan seperti ini penting dijaga secara rutin dan berkelanjutan,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Inspektorat Ngawi
*** : ----
Copyright : SNM