media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 29 Juni 2026

Tradisi Ganti Langse Palenggahan Agung Srigati Kembali Digelar, Bupati Ony Pimpin Prosesi Adat

Tradisi Ganti Langse Palenggahan Agung Srigati Kembali Digelar, Bupati Ony Pimpin Prosesi Adat

SN Media™ Ngawi – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyerahkan langse berupa kain mori putih kepada juru kunci Palenggahan Agung Srigati sebagai tanda dimulainya prosesi Upacara Adat Ganti Langse di Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Ritual tahunan yang digelar setiap 15 Muharram atau Bulan Sura itu menjadi simbol penyucian diri sekaligus wujud pelestarian budaya dan tradisi leluhur masyarakat Ngawi, Senin malam (29/06/2026).

Penyerahan kain mori baru tersebut menjadi pembuka prosesi penggantian langse lama yang selama setahun menutupi petilasan Palenggahan Agung Srigati atau Alas Ketonggo. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun itu sarat makna spiritual, yakni mengingatkan manusia untuk selalu menjaga hati tetap bersih, suci, dan menjunjung nilai-nilai luhur budaya Jawa. 

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berkomitmen mendukung pelestarian budaya lokal agar tetap lestari di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. 

"Dalam rangka nguri-uri budaya kearifan lokal berupa Ganti Langse di Palenggahan Agung Srigati, kita ingin budaya ini tetap lestari di tengah kemajuan teknologi digital saat ini. Tradisi yang dilaksanakan setiap tanggal 15 Muharram ini mengandung makna menyucikan hati agar tetap putih, bersih, dan suci," ujar Ony.

Upacara adat tahun ini mengusung semangat "Nguri-uri Kabudayan Jawi, Nglestarekake Warisan Leluhur" sebagai bentuk ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga budaya Jawa agar tidak tergerus perkembangan zaman. 

Kegiatan dipusatkan di Palenggahan Agung Srigati, Desa Babadan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu situs budaya dan spiritual di Kabupaten Ngawi. Setelah prosesi serah terima langse, rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan Tari Bedaya Srigati, doa bersama, kirab budaya, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon "Wahyu Kamulyan". Pentas wayang menghadirkan dua dalang, yakni Ki Ridho Cahyo Utomo sebagai penyaji pertama dan Ki Edi Darsono sebagai penyaji kedua. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Ngawi, Pemerintah Desa Babadan, tokoh budaya, masyarakat, serta Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Ngawi yang bersama-sama menyukseskan pelaksanaan tradisi tahunan tersebut. 

Menurut Ony, budaya merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga keberlangsungannya agar dapat diwariskan kepada generasi muda. Pun, tradisi Ganti Langse Palenggahan Agung Srigati tidak hanya menjadi ritual adat tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur. 

Melalui dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun ini diharapkan tetap lestari sebagai identitas budaya Kabupaten Ngawi. 

"Pemerintah Kabupaten Ngawi akan terus mendukung keinginan masyarakat dalam melestarikan budaya sebagai jati diri bangsa. Harapannya, generasi muda mampu mengenal, memahami, dan mencintai warisan budaya leluhur sehingga tradisi seperti Ganti Langse dapat terus hidup dan menjadi perekat persatuan serta kesatuan bangsa," pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 28 Juni 2026

Pemdes Sriwedari Distribusikan BLT DD Triwulan Kedua untuk Warga Penerima Manfaat

Pemdes Sriwedari Distribusikan BLT DD Triwulan Kedua untuk Warga Penerima Manfaat

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) triwulan kedua kepada sembilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp600 ribu.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu masyarakat yang masuk dalam kategori penerima sesuai ketentuan pemerintah. 

Seluruh penerima telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan diverifikasi berdasarkan regulasi yang berlaku. Kepala Desa Sriwedari, Tony Norman, menegaskan bahwa proses penetapan penerima dilakukan secara terbuka dan mengacu pada hasil Musdes agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. 

"BLT DD ini disalurkan kepada sembilan KPM yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa sesuai kriteria dan ketentuan dari pemerintah pusat. Kami berkomitmen agar penyaluran bantuan tepat sasaran sehingga dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar dia.

Pun ia menjelaskan, BLT DD menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat. Karena itu, proses penyaluran dilakukan secara tertib dengan melibatkan pemerintah desa serta pihak terkait guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masing-masing KPM. 

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat kurang mampu, penyaluran BLT DD juga menjadi upaya pemerintah desa dalam mendukung program pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah. Keds Tony juga mengimbau para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijaksana untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. 

"Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk keperluan yang bersifat konsumtif. Semoga BLT DD ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, " pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok**
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 27 Juni 2026

Akses Warga Kembali Lancar, TNI dan Polri Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Buluagung

Akses Warga Kembali Lancar, TNI dan Polri Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Buluagung

SN Media™ Trenggalek – Sinergitas TNI, Polri, dan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi gotong royong memperbaiki jembatan penghubung antar dusun di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. Perbaikan dilakukan untuk memastikan akses vital masyarakat kembali aman dan layak digunakan, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga, Sabtu (27/06/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Buluagung Sertu Agus dari Koramil 0806-08/Karangan, Bhabinkamtibmas Bripka Handaru, perangkat desa, serta puluhan warga. Sejak pagi mereka bersama-sama mengangkut material, memperbaiki konstruksi jembatan, hingga merapikan bagian yang mengalami kerusakan agar akses penghubung antar dusun dapat kembali difungsikan secara optimal. 

Babinsa Desa Buluagung Sertu Agus mengatakan keterlibatan TNI dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

"TNI dan Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat desa binaan. Keterlibatan TNI dan Polri dalam kegiatan sosial seperti ini adalah bentuk dukungan terhadap program pemerintah desa, sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat," ujar Sertu Agus. 

Ia menambahkan, budaya gotong royong yang masih terpelihara menjadi modal sosial yang sangat berharga. Dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan secara cepat, efektif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Jembatan yang diperbaiki merupakan salah satu akses utama penghubung antar dusun di Desa Buluagung. Keberadaannya sangat penting untuk menunjang mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian, akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, maupun berbagai kegiatan sosial masyarakat. 

Selama proses perbaikan berlangsung, suasana penuh kekompakan terlihat antara personel TNI, Polri, dan warga. Mereka bekerja berdampingan tanpa mengenal lelah demi mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga jembatan dapat kembali digunakan dengan aman oleh masyarakat. 

Melalui kegiatan gotong royong tersebut, TNI dan Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan wilayah. Sinergitas yang terus terbangun diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Trenggalek. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-Ar
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 26 Juni 2026

DPRD Ngawi Resmi Setujui Ranperda APBD 2025, Bupati Jelaskan Penyebab Besarnya Silpa Daerah

DPRD Ngawi Resmi Setujui Ranperda APBD 2025, Bupati Jelaskan Penyebab Besarnya Silpa Daerah

SN Media™ Ngawi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan tersebut diambil dalam rapat paripurna yang juga mengagendakan jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, di Aula DPRD Ngawi, Rabu (24/06/2026).

Persetujuan bersama itu menjadi penutup rangkaian pembahasan Ranperda LPP APBD 2025 setelah sebelumnya DPRD menggelar rapat penyampaian nota keuangan Bupati dan mendengarkan pandangan umum enam fraksi. 

 Dalam pembahasannya, enam fraksi DPRD, yakni Fraksi PKB, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Gabungan PKS-Hanura, Fraksi Gabungan PAN-Demokrat, serta Fraksi PDI Perjuangan, menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp150 miliar. Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, mengatakan besaran Silpa tersebut menjadi perhatian bersama karena masih terdapat ruang untuk mengoptimalkan penggunaannya dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah.

"Silpa tersebut memang terbagi-bagi, ada yang sudah digunakan pada tahun 2026, ada pula yang dialokasikan untuk pembayaran kewajiban daerah. Sementara Silpa yang bersifat variable cost akan kami cermati bersama TAPD agar dapat diprioritaskan pada kebutuhan yang paling mendesak demi mendukung pencapaian visi dan misi Bupati,," ujarnya. 

Masih menurut dia, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan terus melakukan sinkronisasi dalam menentukan skala prioritas penggunaan Silpa, sehingga anggaran yang masih tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif untuk memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah. 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan bahwa tingginya Silpa Tahun Anggaran 2025 dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya kegagalan proses lelang pada beberapa perangkat daerah akibat adanya perubahan regulasi dan mekanisme pelaksanaan kegiatan. 

 "Selain adanya kendala dalam mekanisme pelaksanaan, pemerintah daerah juga harus melakukan pencadangan anggaran sesuai arahan Kementerian Keuangan karena tingkat ketergantungan Ngawi terhadap dana transfer masih mencapai sekitar 80 persen, sehingga kondisi tersebut turut memengaruhi besaran Silpa," jelasnya. 

Dengan disetujuinya Ranperda tersebut menjadi Perda, Pemerintah Kabupaten Ngawi dan DPRD berharap pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel, efektif, dan mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

TiM
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok TiM
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 25 Juni 2026

Ancaman Wereng Batang Coklat di Ngawi Masih Sporadis, Petani Diimbau Waspada

Ancaman Wereng Batang Coklat di Ngawi Masih Sporadis, Petani Diimbau Waspada

SN Media™ Ngawi – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi mengingatkan petani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan wereng batang coklat (WBC) yang mulai ditemukan di sejumlah areal persawahan. Meski keberadaannya masih bersifat spot-spot atau tersebar di beberapa titik, hama tersebut tetap perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan kerusakan tanaman hingga menyebabkan gagal panen.

Sejumlah wilayah di bagian timur Kabupaten Ngawi menjadi daerah yang terpantau terdapat serangan WBC, di antaranya Kecamatan Karangjati dan Kecamatan Sine. Untuk mencegah penyebaran yang lebih luas, petani diminta segera melakukan langkah pengendalian sejak dini apabila menemukan gejala serangan di lahan mereka. 

Kepala DKPP Kabupaten Ngawi, Supardi, mengatakan bahwa kewaspadaan petani sangat diperlukan mengingat wereng batang coklat merupakan salah satu hama utama tanaman padi yang dapat berkembang dengan cepat apabila tidak segera ditangani. 

“Wereng batang coklat memang menjadi salah satu hama yang paling ditakuti petani. Saat ini keberadaannya masih ditemukan secara spot-spot di beberapa wilayah, terutama di Karangjati dan Sine. Karena itu kami mengimbau petani untuk lebih waspada dan rutin memantau kondisi tanaman padinya,” ujar dia.

Menurutnya, petani yang menemukan indikasi serangan WBC tidak perlu menunggu kondisi semakin parah. Selain melakukan penyemprotan awal sesuai anjuran, petani juga dapat segera melaporkan temuan tersebut kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di wilayah masing-masing. 

Laporan dari petani akan diteruskan oleh PPL kepada DKPP sebagai dasar penanganan lebih lanjut. Setelah menerima laporan, dinas akan menyiapkan bantuan berupa obat-obatan dan pelaksanaan penyemprotan di lokasi terdampak. 

Penanganan dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan drone pertanian, menyesuaikan kondisi lahan dan tingkat serangan. Seluruh proses pengendalian tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga produktivitas pertanian. 

DKPP juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan organisme pengganggu tanaman di berbagai sentra pertanian padi di Kabupaten Ngawi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan serangan hama dapat dikendalikan sejak awal dan tidak berkembang menjadi ancaman yang lebih besar. 

“Kami berharap petani segera melapor jika menemukan gejala serangan wereng batang coklat. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah penyebaran dan melindungi hasil panen. Pemerintah siap membantu melalui fasilitas pengendalian yang tersedia,” pungkas Supardi.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 24 Juni 2026

Desa Kedungputri Salurkan BLT Dana Desa untuk Empat Keluarga Penerima Manfaat

Desa Kedungputri Salurkan BLT Dana Desa untuk Empat Keluarga Penerima Manfaat

SN Media™ Ngawi – Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan II Tahun 2026 kepada warga penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara bersama di Aula Kantor Kecamatan Paron.

Salah satu desa yang menyalurkan bantuan tersebut adalah Desa Kedungputri. Pada triwulan kedua tahun ini, Pemerintah Desa Kedungputri menyalurkan BLT-DD kepada empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk periode April hingga Juni, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp600 ribu per keluarga. 

Kepala Desa Kedungputri, Tri Wahyudiono, mengatakan BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan dukungan ekonomi.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat. Kami berharap dana yang diterima dapat digunakan secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri perangkat desa, pihak kecamatan, serta para penerima manfaat. Proses pencairan dilakukan sesuai data yang telah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku. 

BLT Dana Desa merupakan program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa dan ditujukan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. 

Di Desa Kedungputri, jumlah penerima bantuan ditetapkan sebanyak empat KPM berdasarkan hasil pendataan dan musyawarah desa. Pemerintah desa memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. 

Selain menerima bantuan, para KPM juga diimbau untuk memanfaatkan dana yang diterima untuk kebutuhan yang bersifat prioritas, terutama kebutuhan pokok keluarga. 

Tri Wahyudiono berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi warga penerima. “Meskipun nominalnya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Pemerintah desa akan terus berupaya mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 23 Juni 2026

BPS Ngawi Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Sebanyak 1.086 Petugas Siap Bertugas

BPS Ngawi Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Sebanyak 1.086 Petugas Siap Bertugas

SN Media™ Ngawi – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ngawi mencanangkan dan mendeklarasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 bersama Forkopimda Kabupaten Ngawi di Pendopo Wedya Graha. Kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian pendataan ekonomi terbesar yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali, Senin (22/06/2026).

Dalam pelaksanaan SE 2026, BPS Ngawi menyiapkan 1.086 petugas yang akan melakukan pendataan terhadap seluruh rumah tangga yang berdomisili di Kabupaten Ngawi. Para petugas tersebut telah melalui proses seleksi, pelatihan, dan dinyatakan kompeten untuk menjalankan tugas di lapangan. 

Kepala BPS Kabupaten Ngawi, Nasrudin, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting untuk menyediakan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi. 

“SE 2026 berfokus pada transformasi ekonomi melalui peningkatan produktivitas swasembada pangan, pengembangan perusahaan, serta penguatan peran koperasi dalam mendukung industrialisasi. Untuk itu, BPS Ngawi merekrut petugas pendataan yang telah dilatih dan dinyatakan kompeten sehingga data yang dihasilkan memiliki validitas tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, data hasil sensus akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Ngawi. Data tersebut nantinya menjadi landasan dalam penyusunan berbagai program pembangunan yang lebih tepat sasaran. 

Semetra, pencanangan SE 2026 dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Pada kesempatan itu juga dilakukan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama antara BPS dan Forkopimda sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan sensus. 

Selain penandatanganan komitmen, kegiatan ditandai dengan penyematan lencana dan pemakaian rompi kepada perwakilan petugas pendataan sebagai simbol kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Ngawi. 

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengajak masyarakat untuk mendukung kegiatan tersebut dengan memberikan data yang benar kepada petugas. 

“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan, sinergi, dan kolaborasi semua pihak. Kami berharap masyarakat dapat memberikan data yang sebenarnya sehingga hasil sensus benar-benar mampu menjadi dasar pembangunan ekonomi yang lebih baik bagi Kabupaten Ngawi,” terang Wabup Antok.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Min
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 22 Juni 2026

Ikon Jalan Nasional di Ngawi Jalani Pengecatan Ulang dan Perawatan

Ikon Jalan Nasional di Ngawi Jalani Pengecatan Ulang dan Perawatan

SN Media™ Ngawi – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Ngawi melakukan pengecatan ulang Tugu Gading Kartonyono yang menjadi ikon di ruas jalan nasional di jantung Kabupaten Ngawi. Pekerjaan pemeliharaan rutin tersebut menelan anggaran sekitar Rp29 juta dan dilakukan karena kondisi cat pada sejumlah bagian tugu mulai mengelupas.

Kepala DPUPR Kabupaten Ngawi, Mohammad Sadli, menegaskan bahwa pengecatan ulang tidak berkaitan dengan persiapan Hari Jadi Ngawi ke-668, melainkan merupakan kegiatan pemeliharaan berkala untuk menjaga kondisi aset daerah agar tetap terawat dan memiliki tampilan yang baik. “Pengecatan ulang ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin. Kondisi cat pada beberapa bagian tugu sudah mulai mengelupas sehingga perlu dilakukan perbaikan dan pengecatan kembali agar tetap terjaga,” ujar Sadli, Senin (22/6/2026). 

Menurutnya, pengerjaan Tugu Gading Kartonyono memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena material utama bangunan tersebut terbuat dari stainless. Kondisi itu membuat proses perawatan dan pengecatan tidak dapat dilakukan seperti pada bangunan biasa. 

Sadli menjelaskan, sebelum dilakukan pengecatan, pekerja harus melakukan sejumlah tahapan persiapan, mulai dari perbaikan permukaan yang mengalami kerusakan hingga pendempulan pada bagian tertentu. Selain itu, material stainless juga membutuhkan jenis cat khusus agar hasil pengecatan lebih optimal dan tahan lama. 

“Karena materialnya berbahan stainless, maka penanganannya memerlukan keterampilan khusus. Mulai dari tahap persiapan permukaan, pendempulan, penggunaan cat khusus stainless, hingga proses finishing yang menyerupai pekerjaan poles agar hasilnya sesuai standar,” jelasnya. 

Ia menambahkan, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara hati-hati untuk menjaga kualitas hasil akhir. Tahapan finishing yang menyerupai proses pemolesan juga menjadi bagian penting agar karakteristik material stainless tetap terlihat dan memberikan tampilan yang maksimal. 

Tugu Gading Kartonyono selama ini dikenal sebagai salah satu ikon Kabupaten Ngawi yang berada di jalur nasional dan menjadi penanda penting bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas. Karena itu, pemeliharaan rutin dinilai perlu dilakukan guna menjaga estetika sekaligus umur bangunan. 

Terkait munculnya anggapan bahwa pengecatan ulang dilakukan untuk mempercantik tampilan tugu menjelang peringatan Hari Jadi Ngawi, Sadli menegaskan pekerjaan tersebut telah masuk dalam agenda pemeliharaan rutin DPUPR. 

“Pekerjaan ini memang bagian dari pemeliharaan rutin yang sudah menjadi tanggung jawab kami untuk menjaga aset daerah. Kebetulan waktunya berdekatan dengan Hari Jadi Ngawi, namun bukan karena itu. Anggaran yang dialokasikan untuk pekerjaan pemeliharaan dan pengecatan ulang Tugu Gading Kartonyono ini sekitar Rp29 juta,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 21 Juni 2026

Peserta LDK OSIS SMPN 3 Munjungan Antusias Ikuti Materi Kebangsaan

Peserta LDK OSIS SMPN 3 Munjungan Antusias Ikuti Materi Kebangsaan

SN Media™ Trenggalek – Babinsa Munjungan Koramil 0806-12/Munjungan, Sertu Teguh Widodo, memberikan materi wawasan kebangsaan kepada peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMP Negeri 3 Munjungan di Aula SMPN 3 Munjungan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (21/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan, semangat bela negara, dan jiwa kepemimpinan. Pembekalan itu diberikan sebagai upaya memperkuat karakter pelajar agar siap menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas dan bertanggung jawab. 

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi tentang wawasan kebangsaan, latihan dasar kepemimpinan, serta bela negara. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif sehingga peserta lebih mudah memahami isi materi yang diberikan. Suasana kegiatan pun berlangsung dinamis dengan adanya diskusi dan sesi tanya jawab yang melibatkan para siswa. 

“Pelajar merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan negara. Karena itu mereka perlu dibekali nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, serta karakter yang kuat agar mampu menjadi generasi yang bertanggung jawab dan berintegritas,” ujar Sertu Teguh. 

Baca Juga: 

Danrem 081/DSJ Apresiasi Petani Melon Milenial di Ngawi 

Pemkab Ngawi Kembali Raih Opini WTP Ke-13 

DKPP Ngawi Dorong Penggunaan Pupuk Organik 

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian dan aktif mengajukan pertanyaan. Ketertarikan mereka terhadap materi yang disampaikan menunjukkan tingginya semangat untuk memahami nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, dan bela negara dalam kehidupan sehari-hari. 

Pihak sekolah menyambut positif kehadiran Babinsa dalam kegiatan LDK tersebut. Kehadiran TNI di lingkungan pendidikan dinilai memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembentukan karakter siswa sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan aparat kewilayahan. 

Melalui kegiatan itu, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Selain memiliki kemampuan berorganisasi, para siswa juga diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. 

“Kami berharap peserta LDK tidak hanya memiliki kemampuan memimpin organisasi sekolah, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi teman-temannya, memiliki semangat nasionalisme yang kuat, serta mengamalkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Sertu Teguh. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM