media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 21 Februari 2026

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi Kumpulkan Data Awal Dugaan Situs Candi

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi Kumpulkan Data Awal Dugaan Situs Candi

SN-Media™ Ngawi - Viral di media sosial, warganet membicarakan temuan yang ditengarai sebagai bangunan candi di kawasan hutan jati Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Informasi itu cepat menyebar dan memantik perhatian publik setempat.

Menindaklanjuti kabar tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi bergerak melakukan pengumpulan data awal di lapangan. Hasil penelusuran sementara akan segera dilaporkan kepada Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi, Kabul Tunggul Winarno, menegaskan bahwa temuan itu baru sebatas laporan lisan masyarakat. Pihaknya tengah menyiapkan laporan tertulis sebagai dasar kajian lanjutan oleh pihak berwenang. 

“Penetapan status apakah lokasi tersebut benar merupakan peninggalan sejarah, cagar budaya, atau bentuk lain, sepenuhnya menjadi kewenangan Tim Ahli Cagar Budaya tingkat provinsi, setelah melalui verifikasi dan penelitian mendalam,” ujar Kabul, saat dikonfirmasi by phone, Sabtu (21/02/2026). 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, reruntuhan itu berada di atas perbukitan kapur rangkaian Pegunungan Kendeng, kawasan hutan milik Perhutani. Lokasinya cukup terpencil dan dikelilingi vegetasi jati yang tumbuh rapat. 

Di sekitar titik temuan, tampak berserakan fragmen batu kapur atau limestones dengan sisi relatif simetris dan sebagian berlumut. Walau tidak lagi utuh, sejumlah bongkahan menunjukkan pahatan yang diduga memiliki nilai artistik. 

Beberapa pecahan batu memperlihatkan relief menyerupai figur manusia, ornamen dekoratif, hingga bagian patung yang diidentifikasi warga sebagai Dewa Siwa. Namun, identifikasi tersebut masih menunggu kajian resmi para ahli. 

“Bagi masyarakat diimbau masyarakat tetap menjaga lokasi dan tidak melakukan pengambilan ataupun perusakan material yang ada. Langkah itu penting agar proses penelitian berjalan tertib dan temuan tetap terpelihara,” pungkas Kabul.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 20 Februari 2026

Cabai Rawit di Ngawi Melonjak, Harga Nyaris Selevel Daging Sapi

Cabai Rawit di Ngawi Melonjak, Harga Nyaris Selevel Daging Sapi

SN-Media™ Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam saat Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, banderolnya menembus Rp120 ribu per kilogram, setara daging sapi, Jumat (20/02/2026).

Lonjakan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat terkoreksi menjelang Ramadan. Dari Rp100 ribu per kilogram, cabai rawit sempat turun ke angka Rp95 ribu sebelum kembali bergerak naik. Memasuki bulan puasa, harga komoditas pedas itu kembali melambung cukup tinggi. 

Kenaikan dipicu pasokan yang terbatas di tingkat pemasok sehingga harga kulakan lebih dulu mengalami penyesuaian. Di tingkat eceran, angkanya bahkan lebih tinggi. 

Pedagang mematok kisaran Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram mengikuti harga distribusi yang sudah meningkat lebih dulu. 

Bagus Widiyantoro, pedagang Pasar Besar Ngawi, mengaku gejolak harga mulai terasa sejak awal Ramadan. Menurutnya, tren kenaikan berlangsung bertahap setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan. 

“Sekarang sudah Rp120 ribu per kilo, sama dengan daging sapi. Pembeli kaget, tapi kami menyesuaikan dari harga pemasok,” ujarnya saat ditemui di lapaknya. 

Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai rawit. Cabai merah keriting ikut terdongkrak dari Rp35 ribu menjadi sekitar Rp50 ribu per kilogram di sejumlah kios pasar. Situasi ini membuat pembeli harus lebih cermat mengatur pengeluaran. 

Sebagian warga memilih mengurangi pembelian cabai demi menyesuaikan anggaran kebutuhan dapur selama Ramadan. “Cabai sekarang mahal, satu kilo harganya seperti daging sapi. Terpaksa belinya dikurangi,” ungkap seorang warga saat berbelanja. 

Saat berita ini diturunkan, komoditas lain pun mengalami penyesuaian harga. Telur ayam kini berada di angka Rp31 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp28 ribu hingga Rp29 ribu. 

Pun daging ayam yang semula Rp40 ribu per kilogram naik menjadi Rp42 ribu. Bawang merah juga bergerak dari Rp38 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram di pasar tradisional setempat.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun/j/Dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 19 Februari 2026

Ramadan 1447 H, Hiburan Malam dan Karaoke Ngawi Dihentikan Sementara

Ramadan 1447 H, Hiburan Malam dan Karaoke Ngawi Dihentikan Sementara

SN-Media™ Ngawi - Memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menerbitkan Surat Edaran tentang Ketertiban Umum guna memastikan suasana tetap aman, tenteram, dan tertib di tengah masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Ngawi, Sukoco, menyampaikan pihaknya siap menindaklanjuti edaran tersebut melalui pengawasan lapangan yang terukur dan mengedepankan pendekatan persuasif kepada pelaku usaha maupun masyarakat. 

“Kami mengutamakan langkah preventif dan pembinaan. Harapannya seluruh elemen masyarakat bisa menaati ketentuan ini demi menjaga kondusivitas Ngawi selama Ramadan,” ujar Sukoco saat dikonfirmasi, Kamis (19/02/2026). 

Dalam surat edaran bernomor 300.1.5/145/404.319/2026 itu ditegaskan, seluruh kegiatan usaha hiburan malam maupun karaoke diminta menghentikan operasional selama Ramadan. 

Penutupan sementara tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Pun bagi pelaku usaha kafe, restoran, rumah makan, pertokoan hingga minimarket wajib menyesuaikan operasional dengan izin yang dimiliki. 

“Khusus usaha makan dan minum, diwajibkan memasang tirai penutup pada siang hari serta mengumandangkan adzan magrib saat waktu berbuka,” tandas Koco. 

Sementara, pedagang kaki lima diperbolehkan berjualan mulai pukul 16.00 WIB dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Penataan ini diharapkan memberi ruang usaha bagi wong cilik tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat sekitar. 

Pemerintah daerah juga melarang pembuatan, penyimpanan, peredaran, hingga penyalaan petasan dan sejenisnya. Ketentuan tersebut diberlakukan guna mencegah gangguan keamanan serta potensi kebakaran yang rawan meningkat selama Ramadan. 

“Bagi warga yang tidak menjalankan ibadah puasa, diimbau untuk tidak merokok, makan, atau minum di tempat umum yang bukan diperuntukkan bagi aktivitas tersebut. Imbauan ini menekankan pentingnya saling menghormati dan menjaga kerukunan sosial,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dk PolPP Ngawi
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 18 Februari 2026

Kanang Ajak Jamaah Pengajian Ngawi Rawat Persatuan Bangsa

Kanang Ajak Jamaah Pengajian Ngawi Rawat Persatuan Bangsa

SN-Media™ Ngawi - Anggota DPR RI Komisi VI, Ir H Budi Sulistyono Kanang, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di hadapan jamaah Majelis Pengajian Al Khosim, Jalan Ronggowarsito, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Selasa (10/02/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan jamaah pengajian yang antusias menyimak paparan. Forum keagamaan itu dinilai strategis sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah menanamkan nilai kebangsaan di tengah kehidupan umat. 

Dalam penyampaiannya, Kanang menegaskan sosialisasi Empat Pilar bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya nilai dasar berbangsa dan bernegara. Menurutnya, penguatan moral dan kebangsaan berjalan beriringan. 

“Empat pilar yang dimaksud meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Undang-Undang Dasar 1945. Keempatnya menjadi fondasi kokoh dalam menjaga harmoni sosial dan keutuhan bangsa,” tegas Kanang. 

Pun Kanang menuturkan, nilai kebangsaan tidak cukup berhenti pada tataran wacana. Implementasinya harus tampak dalam perilaku sehari-hari, mulai dari menjaga kerukunan, memperkuat gotong royong, hingga saling menghormati perbedaan. 

Menurutnya, majelis pengajian memiliki peran strategis sebagai penguat karakter umat. Dari forum seperti inilah, pesan persatuan dan kebersamaan dapat disampaikan secara sejuk, membumi, serta mudah dipahami masyarakat. 

Ia kembali mengingatkan bahwa menjaga NKRI bukan hanya kewajiban aparatur negara, melainkan tanggung jawab seluruh warga. 

“NKRI adalah harga mati, dan penguatannya dimulai dari keluarga serta lingkungan terdekat,” pungkasnya.

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: Tim-Red
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 17 Februari 2026

DKPP Ngawi Rinci Alokasi dan HET Pupuk Bersubsidi 2026

DKPP Ngawi Rinci Alokasi dan HET Pupuk Bersubsidi 2026

SN-Media™ Ngawi - Distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Ngawi tahun 2026 dipastikan tetap mengacu regulasi terbaru. Pemerintah menegaskan penyaluran hanya bagi petani yang namanya tercantum dalam e-RDKK 2026 agar alokasi tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Hendro Budi Suryawan, menyampaikan total alokasi pupuk bersubsidi tahun ini mencapai puluhan ribu ton untuk mendukung kebutuhan petani berbagai komoditas strategis. 

Rinciannya, pupuk Urea memperoleh jatah 41.661 ton, NPK 31.599 ton, pupuk organik 5.314 ton, serta ZA khusus tebu 132 ton. Pemerintah juga menyiapkan NPK formula khusus kakao sebanyak lima ton. 

“Mekanisme distribusi tetap berpedoman pada Permendag Nomor 4 Tahun 2023, Perpres Nomor 113 Tahun 2025, serta Permentan Nomor 15 Tahun 2025 sebagai landasan hukum penyaluran pupuk bersubsidi,” jelas Hendro lewat aplikasi chat, Selasa (17/02/2026). 

Ia menegaskan, pupuk bersubsidi hanya dapat ditebus petani yang terdaftar dalam e-RDKK (elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) 2026. Data tersebut menjadi acuan pemerintah dalam menetapkan volume dan identitas penerima. 

“Untuk kebutuhan maksimal per hektare lahan, mengacu e-RDKK 2026, petani dapat memperoleh Urea 250 kilogram, NPK 300 kilogram, pupuk organik 100 kilogram, serta ZA 108 kilogram sesuai ketentuan berlaku,” jelasnya lagi. 

 Dapat disampaikan, adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi merujuk Permentan Nomor 117/Kpts./SR.310/M/10/2025. Urea ditetapkan Rp1.800 per kilogram, NPK Rp1.840 per kilogram, dan NPK formula khusus Rp2.640 per kilogram. Sementara pupuk ZA dipatok Rp1.360 per kilogram dan pupuk organik Rp640 per kilogram. 

Pemerintah daerah berharap kepastian alokasi dan harga ini mampu menjaga produktivitas pertanian Ngawi tetap stabil, mengingat Ngawi merupakan lumbung pangan yang berperan penting dalam menopang ketahanan pangan secara nasionanal. 

“Dengan adanya kepastian alokasi dan harga, diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian Ngawi tetap terjaga secara berkelanjutan demi memperkuat peran daerah sebagai lumbung pangan,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 16 Februari 2026

Jelang Puasa, UDD PMI Ngawi Catat Stok Darah Stabil

Jelang Puasa, UDD PMI Ngawi Catat Stok Darah Stabil

SN-Media™ Ngawi – Unit Donor Darah PMI Kabupaten Ngawi memastikan ketersediaan darah relatif aman menjelang Ramadan 2026. Kepastian itu disampaikan setelah dilakukan pengecekan rutin terhadap stok yang tersimpan di ruang penyimpanan UDD setempat.

Manajer Kualitas UDD PMI Ngawi, Nur Rokhim, menjelaskan jumlah persediaan untuk golongan A tercatat 130 kantong, sementara golongan B mencapai 120 kantong, dan golongan O sekitar 120 kantong darah. 

“Angka tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pelayanan medis di sejumlah fasilitas kesehatan wilayah Ngawi dalam waktu dekat. Meski demikian, ada satu golongan yang saat ini belum tersedia,” jelas Nur, Senin (16/02/2026). 

Tambahnya, golongan darah AB tercatat kosong. Kondisi itu terjadi karena jumlah pendonor dengan golongan tersebut relatif sedikit, terlebih menjelang bulan puasa ketika intensitas donor biasanya mengalami penurunan cukup signifikan. 

Nur berharap warga yang memiliki golongan darah AB berkenan datang langsung ke UDD PMI Ngawi untuk berdonor. 

Pun layanan dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Secara umum, pihaknya menegaskan persediaan darah di Kabupaten Ngawi masih dalam batas aman. 

“Dalam menyambut bulan suci Ramadan, UDD PMI juga menyiapkan suvenir sebagai bentuk apresiasi bagi para pendonor yang berpartisipasi,” pungkasnya. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 15 Februari 2026

Wabup Antok Buka Operasi Pasar Murah, Jaga Stok dan Stabilitas Harga

Wabup Antok Buka Operasi Pasar Murah, Jaga Stok dan Stabilitas Harga

SN-Media™ Ngawi – Operasi pasar murah yang selama ini rutin digelar Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali dilaksanakan sebagai pembuka tahun 2026. Kegiatan perdana tahun ini dipusatkan di jalan tengah Alun-Alun Ngawi dan dibuka langsung Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Minggu (15/02/2026).

Wakil Bupati yang akrab disapa Antok menegaskan, operasi pasar merupakan agenda rutin Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK). Tahun ini menjadi pembuka rangkaian menjelang Ramadan sekaligus ikhtiar menjaga stabilitas kebutuhan pokok warga. 

“Pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Harga komoditas dijual lebih terjangkau dibanding pasaran, sehingga warga bisa memperoleh kebutuhan dengan lebih ringan tanpa khawatir lonjakan harga,” Jelas Wabup Antok. 

Dia menambahkan, langkah ini juga bagian dari pengendalian inflasi daerah. Pemerintah hadir di tengah masyarakat agar akses terhadap bahan pokok semakin mudah, utamanya menjelang Ramadan dan menghadapi Lebaran mendatang. 

“Operasi pasar murah tidak hanya dipusatkan di wilayah kota, melainkan menyasar sejumlah pasar di kecamatan. Skema ini ditempuh agar manfaatnya merata dan dapat dijangkau masyarakat hingga pelosok wilayah Kabupaten Ngawi,” sambungnya. 

Di lokasi yang sama, Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum menyampaikan, kegiatan tahap pertama melibatkan 15 distributor komoditas bahan pokok serta 28 pelaku UMKM paguyuban kuliner lokal. 

“Pelaksanaan operasi pasar dilakukan bergilir di beberapa kecamatan dan tidak berdekatan dengan pasar daerah maupun pasar desa. Pengaturan lokasi ini dimaksudkan agar tidak mengganggu aktivitas pedagang setempat,” jelas Nilam.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 14 Februari 2026

Sejumlah Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Dirawat, Dugaan Keracunan MBG Diselidiki

Sejumlah Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Dirawat, Dugaan Keracunan MBG Diselidiki

SN-Media™ Ngawi – Sebanyak 67 santri Pondok Pesantren Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, menjalani perawatan intensif setelah mengeluhkan mual, pusing, dan muntah, dengan dugaan sementara berkaitan konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Sabtu (14/2/2026).

Para santri dievakuasi ke empat fasilitas kesehatan berbeda guna mendapatkan penanganan medis. Tenaga kesehatan bergerak cepat melakukan observasi, sementara sampel makanan yang dikonsumsi turut diamankan untuk uji laboratorium lanjutan. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nurfahrudin, membenarkan total 67 santri dirawat hingga Sabtu siang. Mereka tersebar di Puskesmas Padas, Kasreman, Ngawi Purba, serta RSUD dr. Soeroto Ngawi. Rinciannya, 36 santri menjalani perawatan di Puskesmas Padas, 12 di Puskesmas Kasreman, 10 di Puskesmas Ngawi Purba, dan sembilan lainnya mendapat penanganan medis di rumah sakit daerah setempat. 

“Sejumlah santri dilaporkan mulai merasakan gejala sejak dini hari usai salat Subuh. Sebagian lainnya mengaku keluhan muncul ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar di lingkungan pondok,” ujar Kadinkes Heri. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelumnya para santri menyantap menu MBG pada Jumat siang berupa rolade, tahu krispi, dan oseng wortel, Jumat (13/2/2026). Pun informasi awal menyebutkan paket MBG tersebut berasal dari SPPG Cabean di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. 

Meski demikian, pihak terkait menegaskan belum dapat memastikan sumber penyebab sebelum hasil uji laboratorium diumumkan. 

Terpisah, perwakilan pondok pesantren, Ustadzah Juniarbulan, menyampaikan laporan santri yang mengeluh muntah dan pusing diterima secara bertahap selepas Subuh. Pihak pondok menyatakan tetap mengedepankan koordinasi dan menunggu hasil pemeriksaan resmi. 

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-m
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 13 Februari 2026

Fenomena Kios Tidur Pasar Besar Ngawi, Ditengarai Beralih Fungsi Jadi Gudang

Fenomena Kios Tidur Pasar Besar Ngawi, Ditengarai Beralih Fungsi Jadi Gudang

SN-Media™ Ngawi - Sejumlah kios di Pasar Besar Ngawi ditengarai tidak beroperasi sebagaimana mestinya. Fasilitas yang sempat diresmikan Presiden pada akhir 2021 itu kini didapati beralih fungsi menjadi gudang penyimpanan ketimbang buka berjualan oleh pemiliknya.

Fenomena tersebut memantik perhatian pemerintah daerah yang menilai pemanfaatan kios belum maksimal. Padahal, pasar yang dibangun megah itu diharapkan menjadi sentra perdagangan rakyat sekaligus penggerak perekonomian lokal. 

Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi mengakui kondisi tersebut telah berlangsung beberapa waktu. Pihak dinas menyebut sebagian pemilik kios memilih menggunakan ruang dagang sebagai tempat penyimpanan barang dagangan. 

Kepala dinas setempat, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, menjelaskan pihaknya sebenarnya telah berulang kali menggelar sosialisasi kepada pedagang. Imbauan itu menekankan pentingnya membuka kios agar aktivitas jual beli tetap berjalan sesuai tujuan pembangunan pasar. 

“Penggunaan kios sebagai gudang memang tidak sepenuhnya ditutup, tetapi dinilai belum mendukung geliat perdagangan. Ia menilai keberadaan kios aktif sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pengunjung serta perputaran ekonomi pedagang,” ungkap Nilam beberapa hari yang lalu. 

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah bersama paguyuban pedagang berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan kios. Pendataan kembali akan dilakukan guna memastikan kios yang masih tertutup dapat difungsikan sebagaimana mestinya. 

Upaya pembenahan dilakukan dengan menelusuri kepemilikan kios yang belum dimanfaatkan secara optimal. Jika ditemukan unit yang kosong, dinas berencana menawarkannya kepada pedagang lain agar menumbuhkan peluang usaha baru. 

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga dinamika perdagangan di Pasar Besar Ngawi. Pemerintah berharap penambahan pedagang dapat meningkatkan variasi komoditas serta mendatangkan lebih banyak pengunjung. 

Berdasarkan data yang terkonfirmasi, jumlah kios dan los di pasar tersebut mencapai lebih dari seribu unit. Dari total tersebut, sekitar sembilan ratus unit telah beroperasi sesuai fungsi sebagai tempat berdagang. 

 Sementara itu, sisanya tercatat masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Beberapa kios dilaporkan dalam kondisi tutup, sedangkan sebagian lainnya dialihfungsikan menjadi gudang penyimpanan barang dagangan pedagang. 

Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap pemanfaatan fasilitas pasar. Pendekatan persuasif tetap dikedepankan agar pedagang bersedia mengaktifkan kembali kios yang dimiliki.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM