media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 12 Juli 2026

Gotong Royong Babinsa dan Warga Percepat Pembangunan Rumah Rutilahu di Tulungagung

Gotong Royong Babinsa dan Warga Percepat Pembangunan Rumah Rutilahu di Tulungagung

SN Media™ Tulungagung – Babinsa Desa Pakisrejo, Koptu Slamet bersama anggota Koramil Tipe B 0807/18 Tanggunggunung terus mendampingi pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Bantuan Gubernur Jawa Timur. Pendampingan dilakukan saat proses renovasi rumah milik Wahyudiono di Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (12/07/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana sehingga rumah penerima bantuan dapat segera ditempati dengan kondisi yang lebih layak dan aman. Pada tahapan pekerjaan hari ini, renovasi difokuskan pada pemasangan kerangka teras dan pemasangan kalsiboard skur kuda-kuda bagian kedua. Selain melakukan pemantauan, Babinsa bersama personel Koramil turut terlibat langsung membantu proses pembangunan bersama warga agar seluruh pekerjaan dapat berlangsung aman, tertib, dan selesai tepat waktu. 

Koptu Slamet mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan TNI kepada masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan. Menurutnya, kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Rutilahu. 

"Pagi ini kami bersama anggota Koramil mendampingi sekaligus membantu proses pemasangan kerangka teras dan kalsiboard skur kuda-kuda. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu sehingga Bapak Wahyudiono beserta keluarga segera dapat menempati rumah yang lebih layak, nyaman, dan aman," ujar Koptu Slamet. 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat Desa Pakisrejo yang tetap mempertahankan budaya gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, partisipasi aktif warga mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan desa. 

"Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan kekompakan masyarakat yang dengan sukarela bergotong royong membantu pembangunan rumah ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Program Rutilahu. Dengan saling membantu, pekerjaan menjadi lebih ringan, cepat selesai, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga," tambahnya. 

Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. 

"Saya berharap Program Rutilahu ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga, kami optimistis setiap tahapan pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga keluarga penerima bantuan dapat segera menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman," tutup Koptu Slamet.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Kokarw
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 11 Juli 2026

Pemkab Ngawi Matangkan Operasional Sekolah Rakyat Jelang MPLS Perdana Tahun Ajaran Baru

Pemkab Ngawi Matangkan Operasional Sekolah Rakyat Jelang MPLS Perdana Tahun Ajaran Baru

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi memastikan kesiapan operasional Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 telah mencapai 91,24 persen. Progres tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Ngawi di Ruang Command Center, sebagai tahap akhir menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 14 Juli 2026, Jumat (10/07/2026),

Rapat dihadiri jajaran Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), PDAM, PLN, serta sejumlah instansi terkait guna memastikan seluruh kebutuhan operasional sekolah berasrama tersebut siap digunakan. Agenda terdekat adalah mobilisasi dan perpindahan calon siswa ke asrama yang dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 13 Juli 2026. Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada kesiapan gedung, tetapi juga sinergi seluruh pihak dalam mendukung operasional sekolah sejak hari pertama. 

"Seluruh perangkat daerah harus bergerak bersama sesuai tugas dan fungsinya. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal dan kegiatan belajar mengajar dimulai tanpa kendala," ujarnya. 

Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi berlokasi di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi. Kawasan pendidikan tersebut dibangun di atas lahan sekitar 80.200 meter persegi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang kelas SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah guru, masjid, gedung serbaguna, lapangan olahraga, dapur umum, instalasi air bersih, hingga area parkir. 

Pada tahun ajaran perdana, sekolah tersebut menargetkan menerima 270 peserta didik, masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Sasaran program merupakan anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem kategori desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang bersedia mengikuti sistem pendidikan berasrama. 

Selain kesiapan sarana dan prasarana, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan layanan kesehatan, pendampingan psikolog, pekerja sosial, serta koordinasi keamanan selama masa operasional sekolah. Tim transisi dan guru pengajar sementara juga disiapkan untuk memastikan proses pembelajaran dapat berlangsung sejak hari pertama. 

"Kami optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga mobilisasi siswa, pelaksanaan MPLS, hingga dimulainya kegiatan belajar mengajar berjalan lancar. Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah nyata memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Jumat, 10 Juli 2026

Kunjungi Yonif TP 933 Nganjuk, Menhan Tekankan Disiplin Prajurit dan Pengawasan Ketat

Kunjungi Yonif TP 933 Nganjuk, Menhan Tekankan Disiplin Prajurit dan Pengawasan Ketat

SN Media™ Nganjuk – Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya pengawasan terhadap prajurit saat melakukan kunjungan kerja di Yonif TP 933/Macan Wilis, Desa Salamrejo, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jumat (10/07/2026).

Dalam arahannya, Menhan meminta seluruh prajurit dijauhkan dari berbagai bentuk pelanggaran, khususnya penyalahgunaan narkoba dan judi online. Kunjungan Menhan disambut Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto. 

Turut mendampingi dalam rombongan, Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, serta sejumlah pejabat tinggi di lingkungan TNI. Kepada Danyonif TP 933/Macan Wilis Letkol Inf Rum Patria Misa, Menhan meminta agar pengawasan terhadap anggota dilakukan secara maksimal guna menjaga disiplin dan profesionalisme prajurit. 

“Tekankan kepada prajurit, jangan sampai ada yang terlibat narkoba, judi online, dan hal-hal negatif lainnya. Saya yakinkan akan diproses secara tegas,” tegas Sjafrie.

Usai kegiatan, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menjelaskan bahwa Yonif TP 933/Macan Wilis merupakan salah satu satuan pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) tahap III di wilayah Korem 081/DSJ. 

Menurutnya, selain Yonif TP 933/Macan Wilis di Kabupaten Nganjuk, terdapat Yonif TP 934 yang dibentuk di Kabupaten Pacitan sebagai bagian dari penguatan satuan teritorial di wilayah jajaran Korem 081/DSJ. 

Untoro berharap keberadaan dua satuan baru tersebut tidak hanya memperkuat aspek pertahanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui percepatan pembangunan wilayah. 

“Tentunya besar harapan kami, satuan-satuan itu akan mempunyai andil besar dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah, membuka peluang usaha baru, dan tentunya juga meningkatkan kesejahteraan warga di sekitarnya,” ujarnya. 

Selain berkontribusi terhadap pembangunan daerah, keberadaan Yonif TP juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-arw
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 09 Juli 2026

Pasar Besar Ngawi Masih Lengang, Penjualan Seragam Sekolah Belum Tunjukkan Peningkatan Signifikan

Pasar Besar Ngawi Masih Lengang, Penjualan Seragam Sekolah Belum Tunjukkan Peningkatan Signifikan

SN Media™ Ngawi - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru pekan depan, penjualan seragam sekolah di los pakaian lantai dua Pasar Besar Ngawi masih belum menunjukkan peningkatan. Suasana pasar terlihat lengang, padahal biasanya kebutuhan seragam mulai meningkat beberapa hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Betty, salah satu pedagang seragam sekolah di Pasar Besar Ngawi, mengatakan penjualan tahun ini turun drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

"Daya beli masyarakat sedang menurun. Biasanya seminggu sebelum masuk sekolah kios sudah ramai pembeli, baik eceran maupun grosir. Tahun ini masih sepi sehingga omzet juga jauh berkurang," ujarnya.

Pun demikian, aktivitas perdagangan masih berjalan dengan mengandalkan pelanggan tetap yang membeli seragam dalam jumlah besar. Meski begitu, transaksi yang terjadi belum mampu mendongkrak pendapatan pedagang seperti pada musim penerimaan siswa tahun sebelumnya. 

Sementara itu, sebagian pedagang memilih tetap membuka kios setiap hari dengan harapan jumlah pembeli akan bertambah menjelang hari pertama masuk sekolah. Mereka optimistis kebutuhan seragam tetap menjadi kebutuhan utama sehingga penjualan diperkirakan meningkat seiring semakin dekatnya dimulainya tahun ajaran baru pekan depan. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : Dokm
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 08 Juli 2026

MPLS Sekolah Rakyat Ngawi Dimulai 14 Juli, Fasilitas Utama Siap Digunakan Siswa

MPLS Sekolah Rakyat Ngawi Dimulai 14 Juli, Fasilitas Utama Siap Digunakan Siswa

SN Media™ Ngawi – Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Ngawi dipastikan siap beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Selain progres pembangunan yang telah melampaui target, persiapan penerimaan peserta didik dan mobilisasi siswa juga terus dimatangkan menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada pertengahan Juli 2026.

Kepala Dinas Sosial Ngawi, Bonadi, mengatakan berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial, mobilisasi calon siswa dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 13 Juli 2026. Selanjutnya, seluruh siswa akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai 14 Juli sebagai rangkaian awal sebelum proses pembelajaran dimulai. 

"Hasil penjangkauan calon siswa terus kami perbarui. Untuk jenjang SD saat ini terdapat tiga calon siswa. Jenjang SMP sebenarnya sudah memenuhi kuota 90 calon siswa, tetapi ada yang mengundurkan diri sehingga kini tersisa 78 calon siswa. Sementara jenjang SMA justru bertambah dari kuota awal 90 menjadi 92 calon siswa. Seluruh peserta didik yang diterima merupakan siswa kelas 1 di masing-masing jenjang," ujar Bonadi. 

Selain kesiapan peserta didik, pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 88,96 persen, melampaui target yang direncanakan sebesar 87,9 persen atau mengalami deviasi positif sebesar 0,963 persen.

Capaian tersebut membuat berbagai fasilitas utama telah siap dimanfaatkan. Ruang-ruang kelas yang akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar telah selesai dikerjakan, sementara sarana pendukung seperti meja, kursi, dan perlengkapan pembelajaran lainnya juga telah tersedia. 

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai jadwal. Proses mobilisasi siswa, pelaksanaan MPLS, hingga dimulainya kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung tanpa kendala sehingga Sekolah Rakyat dapat langsung memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik sejak awal tahun ajaran. 

"Progres pembangunan sudah berada di angka 88,96 persen, lebih tinggi dari target yang direncanakan. Bangunan ruang kelas sudah siap digunakan, termasuk fasilitas meja, kursi, dan perlengkapan pendukung lainnya. Kami optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi siap beroperasi sesuai jadwal pada tahun ajaran 2026/2027," pungkas Bonadi.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Tim
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 07 Juli 2026

Bupati Ony Beberkan Visi Semesta Berencana Jilid Dua Saat Hari Jadi Ngawi ke-668

Bupati Ony Beberkan Visi Semesta Berencana Jilid Dua Saat Hari Jadi Ngawi ke-668

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 di Pendopo Wedya Graha. Upacara dipimpin langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan diikuti peserta dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, serta mahasiswa, Selasa (07/07/2026).

Hadir pula Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. 

Dalam amanatnya, Bupati Ony Anwar Harsono menegaskan peringatan Hari Jadi ke-668 menjadi momentum untuk memperkuat arah pembangunan Kabupaten Ngawi melalui tema "Ngawi Tumbuh Berdaya, Berbudaya". Tema tersebut mencerminkan semangat membangun daerah yang mandiri secara ekonomi sekaligus tetap menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman. 

"Tema Ngawi Tumbuh Berdaya, Berbudaya bukan sekadar slogan, tetapi menjadi tekad bersama agar pembangunan yang kita lakukan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemandirian ekonomi tanpa meninggalkan jati diri budaya yang menjadi kekuatan Kabupaten Ngawi," ujar Ony.

Menurut dia, tahun 2026 merupakan masa akhir teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode pertama. Karena itu, pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan melalui RPJMD kedua dengan visi Semesta Berencana Jilid Dua yang menitikberatkan pada penguatan kemandirian masyarakat serta pembangunan yang berlandaskan karakter dan kebudayaan daerah. 

Sambungnya lagi, bahwa penguatan budaya akan menjadi jiwa dalam setiap kebijakan pembangunan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat. 

Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat berjalan selaras dengan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Ony juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ngawi agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. 

Dia juga menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Usai pelaksanaan upacara, Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar prosesi simbolis pemotongan tumpeng di Pendopo Wedya Graha sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Ngawi yang telah memasuki usia ke-668 tahun. 

Pun diharapkan, peringatan Hari Jadi ke-668 Kabupaten Ngawi menjadi simbol komitmen pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, kemandirian daerah, dan pelestarian budaya sebagai identitas Kabupaten Ngawi. 

"Mari kita jadikan Hari Jadi ke-668 ini sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, dan membangun Kabupaten Ngawi yang semakin berdaya, maju, serta tetap berbudaya demi kesejahteraan seluruh masyarakat," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 06 Juli 2026

Pemkab Ngawi Maksimalkan E-Purchasing dalam Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

Pemkab Ngawi Maksimalkan E-Purchasing dalam Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah melalui pembenahan sistem Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Salah satu langkah strategis yang kini menjadi andalan adalah penerapan E-purchasing berbasis Katalog Elektronik (E-Katalog) untuk menciptakan proses belanja pemerintah yang lebih transparan, cepat, akuntabel, sekaligus efisien.

Melalui sistem tersebut, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat langsung memilih dan membeli berbagai kebutuhan, mulai dari alat tulis kantor, fasilitas kesehatan hingga material infrastruktur seperti aspal jalan, layaknya berbelanja di marketplace. 

Pun, seluruh harga produk telah ditampilkan secara terbuka sehingga menciptakan persaingan yang sehat antarpenyedia dan menutup peluang praktik negosiasi harga di luar mekanisme resmi. 

 Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi, Rachmat Fitrianto, mengatakan penerapan E-purchasing merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat untuk memangkas birokrasi pengadaan konvensional yang selama ini membutuhkan proses panjang. 

"Melalui E-purchasing, proses pengadaan menjadi jauh lebih sederhana, cepat, dan transparan. Harga barang sudah tercantum secara terbuka sehingga perangkat daerah dapat memilih produk sesuai kebutuhan tanpa melalui proses negosiasi yang berlarut-larut," ujar Rachmat.

Menurutnya, sistem digital tersebut sejatinya tidak hanya mempercepat proses pengadaan, tetapi juga memperkuat pengawasan karena seluruh transaksi terekam secara elektronik. Dengan demikian, setiap tahapan dapat dipertanggungjawabkan dan meminimalkan potensi penyimpangan dalam penggunaan anggaran. 

Hitung-hitungan efisiensi pun mulai terlihat dari implementasi sistem pengadaan di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Bagian PBJ per 30 Juni 2026, metode E-purchasing menjadi mekanisme yang paling banyak digunakan dengan total 1.534 paket bernilai Rp106,56 miliar. Rinciannya meliputi 844 paket pengadaan barang senilai Rp27,97 miliar, 16 paket pekerjaan konstruksi senilai Rp50,87 miliar, serta 674 paket jasa lainnya dengan nilai kontrak mencapai Rp27,72 miliar. 

Selain itu, mekanisme tender telah menyelesaikan empat paket pekerjaan dengan nilai kontrak Rp4,34 miliar. Dari proses tersebut diperoleh efisiensi anggaran sekitar Rp376 juta atau 7,98 persen dari nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS). 

Sementara pengadaan langsung mencatat 122 paket dengan nilai kontrak Rp9,93 miliar, menghasilkan efisiensi sekitar Rp307,57 juta atau 3 persen. Dia menambahkan, transformasi digital pada sektor pengadaan barang dan jasa merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun tata kelola yang modern, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik. 

"Harapan kami, seluruh perangkat daerah semakin optimal memanfaatkan E-purchasing. Selain mempercepat pelayanan kepada masyarakat, sistem ini juga memastikan setiap rupiah anggaran dibelanjakan secara efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Ngawi," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : iLustrasi
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 05 Juli 2026

Pemkab Ngawi Kawal Sertifikasi Tembakau Purwosoto dengan Menjaga Kemurnian Benih Petani

Pemkab Ngawi Kawal Sertifikasi Tembakau Purwosoto dengan Menjaga Kemurnian Benih Petani

SN Media™ Ngawi – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi mengintervensi pengembangan benih tembakau Purwosoto melalui pemberian bantuan kerodong bunga kepada petani penangkar. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kemurnian benih sebagai bagian dari proses menuju varietas unggul lokal bersertifikat sekaligus memperkuat branding tembakau asli Ngawi.

Upaya tersebut dilakukan setelah tembakau Purwosoto resmi didaftarkan dan dilepas pada 2026 dalam tahapan menuju varietas lokal bersertifikat. Saat ini, proses pelepasan varietas dari kementerian masih berjalan sehingga pemerintah daerah berkewajiban menyiapkan perbanyakan benih yang tetap murni dan tidak tercampur dengan varietas lain. 

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi, Dwi Rahayu Puspitaningrum, mengatakan sterilisasi benih menjadi tahapan penting agar identitas genetik tembakau Purwosoto tetap terjaga. 

"Saat ini proses pelepasan varietas dari kementerian sedang berjalan. Karena itu Kabupaten Ngawi memiliki kewajiban memperbanyak benih Purwosoto dengan tetap menjaga kemurniannya. Salah satu intervensi yang kami lakukan adalah memberikan bantuan kerodong bunga agar saat tanaman berbunga tidak terjadi kontaminasi penyerbukan dengan varietas tembakau lainnya," ujarnya.

Pun, penggunaan kerodong bunga dinilai menjadi cara efektif mencegah terjadinya penyerbukan silang yang dapat memengaruhi kualitas benih. Dengan benih yang tetap murni, proses perbanyakan varietas Purwosoto diharapkan menghasilkan bibit yang seragam dan sesuai karakter aslinya. 

Selain menjaga kemurnian benih, Purwosoto juga memiliki keunggulan dari sisi produktivitas. Varietas lokal tersebut mampu menghasilkan jumlah daun lebih banyak dengan karakter daun yang lebih tebal dibandingkan beberapa varietas lain yang telah lama dibudidayakan petani. 

Sejatinya, keunggulan itu menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing tembakau Ngawi. Jika varietas Prancak rata-rata hanya mampu dipanen hingga enam kali petik, Purwosoto dapat dipanen hingga delapan kali petik karena memiliki jumlah daun lebih banyak sehingga berpotensi meningkatkan hasil produksi petani. 

Rahayu menambahkan, keberhasilan menjaga kemurnian benih akan menjadi fondasi penting dalam pengembangan varietas lokal bersertifikat di Kabupaten Ngawi. 

"Harapan kami Purwosoto benar-benar menjadi branded tembakau asli Ngawi. Ketika benihnya murni, diperbanyak secara berkelanjutan, dan nantinya resmi bersertifikat, petani akan memperoleh varietas unggul dengan produktivitas tinggi sekaligus memperkuat identitas tembakau khas Kabupaten Ngawi," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : Ilustrasi
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 04 Juli 2026

Kabupaten Ngawi Resmi Miliki Lima Pusaka, Kyai Parikesit Jadi Koleksi Terbaru

Kabupaten Ngawi Resmi Miliki Lima Pusaka, Kyai Parikesit Jadi Koleksi Terbaru

SN Media™ Ngawi – Ritual sakral Jamasan dan Kirab Pusaka menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 yang digelar di Pendopo Wedya Graha, dimulai pukul 19:00 WIB Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dan diikuti jajaran Forkopimda, tokoh budaya, serta masyarakat, Sabtu (04/07/2026).

Peringatan tahun ini menjadi istimewa karena Pemerintah Kabupaten Ngawi menerima pusaka baru, Kyai Parikesit, yang diboyong langsung dari Sanggar Keris Mataram Yogyakarta. Dengan penambahan tersebut, Kabupaten Ngawi kini memiliki lima pusaka, yakni Tombak Kyai Singkir, Tombak Kyai Songgo Langit, Payung Tunggul Warono, Payung Tunggul Wulung, dan Kyai Parikesit sebagai pusaka terbaru. Turut mendampingi Bupati Ony dalam prosesi tersebut, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko. Hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh budaya, serta pasukan kirab dari Keraton Surakarta yang menambah nuansa khidmat dalam pelaksanaan tradisi tahunan tersebut. 

Bupati Ony Anwar Harsono mengatakan, jamasan pusaka merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap menjelang Hari Jadi Kabupaten Ngawi sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya sekaligus pengingat nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. 

"Tahun ini menjadi momentum yang istimewa karena Kabupaten Ngawi menerima tambahan pusaka baru, yaitu Kyai Parikesit. Pusaka ini memiliki filosofi sebagai sang pencari, atau dalam makna yang lebih modern dapat dimaknai sebagai seorang inovator yang selalu mampu menemukan solusi dalam menghadapi berbagai kemungkinan dan tantangan," ujar Ony usai prosesi. 

Dapat diinformasikan, seluruh pusaka dikirab mengelilingi pusat Kota Ngawi. Rute kirab dimulai dari Pendopo Wedya Graha melalui pintu timur, kemudian melintasi Jalan Teuku Umar, Jalan J.A. Suprapto, kawasan Tugu Alun-Alun, Jalan MH Thamrin, Jalan dr. Soetomo, Jalan Ronggowarsito, dan kembali ke Pendopo Wedya Graha melalui pintu barat. 

Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute untuk menyaksikan tradisi budaya tersebut. Ony menjelaskan, rangkaian ritual tidak berhenti di pusat kota. Seluruh pusaka selanjutnya diboyong menuju Desa Ngawi Purba untuk diinapkan di balai desa setempat sebelum kembali dikirab menuju Gedong Pusaka. 

Tradisi boyong pusaka tersebut dilaksanakan setiap dua tahun sekali sebagai bagian dari pelestarian budaya Kabupaten Ngawi. 

"Jamasan pusaka merupakan kegiatan rutin dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668. Melalui penambahan pusaka Kyai Parikesit, kami berharap semangat inovasi terus tumbuh di tengah masyarakat. Filosofinya sederhana, yaitu selalu ada solusi dalam menghadapi setiap tantangan. Nilai inilah yang ingin terus kami wariskan melalui tradisi jamasan dan kirab pusaka," pungkas Ony. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM