SN Media™ Ngawi – Kekosongan jabatan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) atau PDAM Kabupaten Ngawi yang telah berlangsung cukup lama mendorong Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali membuka proses seleksi. Penjaringan dilakukan untuk mendapatkan pimpinan definitif yang mampu membawa perusahaan daerah berkembang lebih baik.
Ketua Panitia Seleksi Calon Direktur Perumdam Kabupaten Ngawi, Maftuh Affandi, mengatakan penjaringan kembali dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperoleh figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan pengalaman manajerial. Seluruh tahapan seleksi, kata dia, diselenggarakan secara profesional, objektif, dan transparan."Seleksi ini dilaksanakan secara profesional, objektif, dan transparan. Kami berharap proses ini mampu menjaring figur yang memiliki kompetensi, integritas, serta pengalaman memimpin perusahaan sehingga mampu membawa Perumdam berkembang lebih baik," ujar Maftuh.
Pendaftaran seleksi dibuka mulai 29 Juli hingga 10 Agustus 2026 pada hari kerja di Sekretariat Panitia Seleksi, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi. Pemerintah daerah juga memastikan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya sebagai bentuk komitmen terhadap proses rekrutmen yang akuntabel.
Tidak hanya itu, calon direktur juga harus memiliki pengalaman kerja sedikitnya lima tahun di bidang manajerial pada perusahaan berbadan hukum, baik badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, maupun perusahaan swasta. Pengalaman tersebut dinilai penting sebagai bekal dalam mengelola perusahaan daerah.
Maftuh menjelaskan proses seleksi tidak hanya mengacu pada kelengkapan administrasi, tetapi juga mempertimbangkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, serta pemahaman calon terhadap tata kelola perusahaan. Dengan demikian, direktur yang terpilih diharapkan mampu membawa Perumdam semakin adaptif menghadapi tantangan pelayanan publik.
Untuk menjaga independensi, panitia seleksi terdiri atas lima orang yang berasal dari berbagai unsur, yakni dua perwakilan Pemerintah Kabupaten Ngawi, praktisi profesional, dan akademisi. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan menghasilkan proses penilaian yang objektif sekaligus menjaring calon direktur yang benar-benar berkualitas.
"Harapan kami, seleksi ini menghasilkan direktur yang profesional, berintegritas, dan mampu meningkatkan pelayanan Perumdam kepada masyarakat," pungkasnya.
Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News
Pewarta: dam
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM