media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label WARTA DESA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WARTA DESA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Agustus 2026

Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

Bangunrejo Kidul Ngawi Tingkatkan Kesadaran Warga Melalui Rembug Pencegahan Stunting Berkelanjutan

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, menggelar rembug stunting sebagai upaya memperkuat pencegahan kasus stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut diikuti tenaga kesehatan, Forkopimcam, BPD, tokoh masyarakat, serta warga untuk menyamakan langkah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Rembug stunting menghadirkan petugas dari Puskesmas setempat yang memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Materi yang disampaikan juga menekankan peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini. 

Kepala Desa Bangunrejo Kidul, Suparno, mengatakan penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, rembug stunting menjadi sarana menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat. 

"Melalui rembug stunting ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan sejak dini. Dengan keterlibatan semua pihak, upaya menekan angka stunting akan lebih optimal," ujarnya. 

Pun dapat diinformasikan, bahwa kelompok yang menjadi sasaran utama intervensi meliputi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita usia 0–23 bulan, remaja putri, serta calon pengantin. Masing-masing kelompok memerlukan pendampingan yang berbeda sesuai kebutuhannya.

Ibu hamil diimbau memenuhi kebutuhan gizi, seperti asam folat, zat besi, dan protein, serta rutin menjalani pemeriksaan kehamilan. Sementara ibu menyusui didorong memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. 

Selain itu, bayi dan balita diharapkan memperoleh makanan pendamping ASI yang bergizi serta dipantau pertumbuhannya secara berkala melalui Posyandu. Edukasi juga diberikan kepada remaja putri dan calon pengantin agar menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah anemia sebelum memasuki masa kehamilan. 

Suparno menambahkan, pemerintah desa akan terus mendukung berbagai upaya pencegahan stunting melalui kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat. 

"Harapannya, kepedulian seluruh warga terus tumbuh sehingga stunting dapat dicegah sejak dini dan anak-anak di Bangunrejo Kidul bisa tumbuh sehat," pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Selasa, 30 Juni 2026

Pemdes Mengger Ngawi Salurkan BLT Dana Desa Triwulan II kepada Sembilan KPM

Pemdes Mengger Ngawi Salurkan BLT Dana Desa Triwulan II kepada Sembilan KPM

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Triwulan II Tahun 2026 kepada sembilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kecamatan Karanganyar. Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp600 ribu untuk alokasi April hingga Juni 2026.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Mengger, Edi Kristanto, mengatakan penetapan sembilan penerima BLT DD telah melalui proses verifikasi dan validasi sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh tahapan dilakukan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dengan melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat sehingga bantuan dapat disalurkan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria. 

"Penetapan sembilan KPM telah melalui proses verifikasi dan validasi dalam Musyawarah Desa yang melibatkan BPD, perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat. Dengan mekanisme tersebut, kami memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat," ujar Edi Kristanto.

Ia menjelaskan, BLT Dana Desa merupakan program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar. Oleh karena itu, pemerintah desa berkomitmen menjalankan proses pendataan dan penetapan penerima secara transparan dan akuntabel agar bantuan tepat sasaran. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan dihadiri perangkat desa, unsur Kecamatan Karanganyar, serta para penerima manfaat. Setiap KPM menerima bantuan secara langsung setelah memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditentukan. 

Pun, Edi Kristanto mengimbau agar bantuan yang diterima dimanfaatkan secara bijaksana sesuai kebutuhan keluarga. 

"Kami berharap BLT Dana Desa ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan keperluan yang benar-benar penting, seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memberikan manfaat bagi keluarga penerima," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok/SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 28 Juni 2026

Pemdes Sriwedari Distribusikan BLT DD Triwulan Kedua untuk Warga Penerima Manfaat

Pemdes Sriwedari Distribusikan BLT DD Triwulan Kedua untuk Warga Penerima Manfaat

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa (Pemdes) Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) triwulan kedua kepada sembilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan, sehingga total yang diterima mencapai Rp600 ribu.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa untuk membantu masyarakat yang masuk dalam kategori penerima sesuai ketentuan pemerintah. 

Seluruh penerima telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan diverifikasi berdasarkan regulasi yang berlaku. Kepala Desa Sriwedari, Tony Norman, menegaskan bahwa proses penetapan penerima dilakukan secara terbuka dan mengacu pada hasil Musdes agar bantuan benar-benar diterima warga yang berhak. 

"BLT DD ini disalurkan kepada sembilan KPM yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Desa sesuai kriteria dan ketentuan dari pemerintah pusat. Kami berkomitmen agar penyaluran bantuan tepat sasaran sehingga dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar dia.

Pun ia menjelaskan, BLT DD menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat. Karena itu, proses penyaluran dilakukan secara tertib dengan melibatkan pemerintah desa serta pihak terkait guna memastikan bantuan diterima langsung oleh masing-masing KPM. 

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat kurang mampu, penyaluran BLT DD juga menjadi upaya pemerintah desa dalam mendukung program pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah. Keds Tony juga mengimbau para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijaksana untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. 

"Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk keperluan yang bersifat konsumtif. Semoga BLT DD ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, " pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok**
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 24 Juni 2026

Desa Kedungputri Salurkan BLT Dana Desa untuk Empat Keluarga Penerima Manfaat

Desa Kedungputri Salurkan BLT Dana Desa untuk Empat Keluarga Penerima Manfaat

SN Media™ Ngawi – Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan II Tahun 2026 kepada warga penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilaksanakan secara bersama di Aula Kantor Kecamatan Paron.

Salah satu desa yang menyalurkan bantuan tersebut adalah Desa Kedungputri. Pada triwulan kedua tahun ini, Pemerintah Desa Kedungputri menyalurkan BLT-DD kepada empat Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk periode April hingga Juni, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp600 ribu per keluarga. 

Kepala Desa Kedungputri, Tri Wahyudiono, mengatakan BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan dukungan ekonomi.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat. Kami berharap dana yang diterima dapat digunakan secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. 

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri perangkat desa, pihak kecamatan, serta para penerima manfaat. Proses pencairan dilakukan sesuai data yang telah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi dan ketentuan yang berlaku. 

BLT Dana Desa merupakan program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa dan ditujukan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu. 

Di Desa Kedungputri, jumlah penerima bantuan ditetapkan sebanyak empat KPM berdasarkan hasil pendataan dan musyawarah desa. Pemerintah desa memastikan penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. 

Selain menerima bantuan, para KPM juga diimbau untuk memanfaatkan dana yang diterima untuk kebutuhan yang bersifat prioritas, terutama kebutuhan pokok keluarga. 

Tri Wahyudiono berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi warga penerima. “Meskipun nominalnya terbatas, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Pemerintah desa akan terus berupaya mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 18 Juni 2026

Pemdes Bangunrejo Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Posyandu Berkelanjutan

Pemdes Bangunrejo Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Posyandu Berkelanjutan

SN Media™ Ngawi – Sebanyak 109 balita mengikuti pelayanan di lima Posyandu yang tersebar di Desa Bangunrejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Kegiatan tersebut difokuskan pada penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi untuk deteksi dini stunting, pemberian makanan tambahan (PMT), imunisasi dasar, serta pemberian vitamin.

Kepala Desa Bangunrejo, Sutrisno, mengatakan Posyandu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Melalui pelayanan yang dilakukan secara rutin, kondisi kesehatan balita dapat terpantau dengan baik sehingga berbagai permasalahan gizi dapat segera ditangani. 

“Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, pertumbuhan dan perkembangan balita dapat dipantau secara berkala sehingga berbagai risiko kesehatan, termasuk stunting, dapat dicegah lebih awal,” ujar Kades Sutrisno. 

Seluruh kegiatan Posyandu di Desa Bangunrejo dibina langsung oleh UPT Puskesmas Karanganyar. Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan telah menerapkan sistem Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) yang mencakup pelayanan sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. 

Pun, dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan digerakkan oleh kader kesehatan desa bersama bidan desa setempat. Kehadiran para kader dan tenaga kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. 

Selain pelayanan kesehatan dasar, sektor kesehatan dan jaminan sosial di Desa Bangunrejo juga didukung keberadaan Posyandu aktif, tenaga kesehatan desa, serta akses pelayanan ke UPT Puskesmas Karanganyar sebagai puskesmas induk yang melayani masyarakat setempat. 

Pemdes Bangunrejo terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui sinergi dengan tenaga kesehatan dan kader Posyandu. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. 

“Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan Posyandu. Dengan keterlibatan semua pihak, kualitas kesehatan warga dapat terus meningkat dan generasi anak-anak Desa Bangunrejo dapat tumbuh sehat, kuat, serta terbebas dari stunting,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 03 Juni 2026

Senam Prolanis di Sekarjati Bantu Lansia Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh

Senam Prolanis di Sekarjati Bantu Lansia Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, terus mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Kegiatan ini diikuti para lansia, kader posyandu, perangkat desa, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.

Program yang difasilitasi BPJS Kesehatan dan dilaksanakan melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tersebut menjadi salah satu langkah preventif dan promotif untuk membantu peserta yang memiliki penyakit kronis, khususnya hipertensi dan diabetes melitus agar tetap terkontrol. 

Kepala Desa Sekarjati, Sugeng Purnomo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran Prolanis memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena mendekatkan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. 

"Program ini sangat membantu masyarakat, terutama para lansia yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara rutin. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berjalan karena manfaatnya benar-benar dirasakan warga dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujar Sugeng Purnomo. 

Dalam pelaksanaannya, peserta terlebih dahulu mengikuti senam Prolanis yang dirancang dengan gerakan ringan dan terstruktur. Aktivitas fisik tersebut bertujuan menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kesehatan jantung, serta mempertahankan kelenturan otot dan persendian agar tetap aktif beraktivitas. 

Setelah senam, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin yang meliputi pengukuran berat badan, pengecekan tekanan darah, hingga pemeriksaan kadar gula darah. Pemantauan berkala tersebut menjadi bagian penting dalam mendeteksi perubahan kondisi kesehatan peserta secara dini. 

Selain pemeriksaan fisik, peserta juga memperoleh kesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai perkembangan kondisi kesehatannya. Melalui layanan ini, peserta dapat menerima evaluasi medis sekaligus memperoleh obat rutin sesuai kebutuhan dan rekomendasi tenaga kesehatan. 

Kegiatan semakin lengkap dengan sesi edukasi dan penyuluhan kesehatan. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penerapan pola hidup sehat, pengaturan asupan gizi, serta pentingnya disiplin menjalani pengobatan bagi penderita penyakit kronis agar kesehatan tetap terjaga. 

Pun, Kdes Sugeng Purnomo berharap sinergi antara BPJS Kesehatan, Puskesmas, kader kesehatan, dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik. Dukungan seluruh pihak dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. 

"Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan tidak cukup saat sakit saja. Dengan pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat, warga bisa menjalani hari tua dengan lebih nyaman, produktif, dan berkualitas," pungkasnya.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : dok-des
*** : ----
Copyright : SNM


Rabu, 20 Mei 2026

TP PKK Kabupaten Ngawi Dorong Kader Desa Soco Tingkatkan Pelayanan Warga

TP PKK Kabupaten Ngawi Dorong Kader Desa Soco Tingkatkan Pelayanan Warga

SN Media™ Ngawi – Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan 10 Program Pokok PKK Tahun 2026 yang kali ini berlangsung di Balai Desa Soco, Kecamatan Jogorogo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta pemberdayaan masyarakat di desa-desa wilayah Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi Ny Ana Ony Anwar bersama tim, jajaran pengurus PKK desa, pemerintah desa, kader PKK, tokoh masyarakat, hingga unsur forkopimcam Kecamatan Jogorogo yang turut mengikuti jalannya pembinaan sejak awal kegiatan berlangsung. 

Dalam pembinaan itu, peserta mendapatkan materi terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang menjadi dasar penguatan peran keluarga dan masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung antusias melalui dialog interaktif antara kader PKK dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Ngawi. 

Ny Ana Ony Anwar mengatakan, kader PKK memiliki peran penting dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan keluarga yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga lingkungan desa. 

“PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Melalui pembinaan ini kami berharap kader PKK Desa Soco semakin aktif, inovatif, dan mampu menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar dia. 

Pun ditambahkannya, sinergi antara pemerintah desa dan kader PKK perlu terus diperkuat agar program-program yang dijalankan dapat berjalan maksimal, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di desa. 

“Harapannya seluruh kader mampu menjadi contoh di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Jika PKK berjalan baik, maka pembangunan desa juga akan semakin kuat,” harapnya. 

Senada, Kepala Desa Soco, Sumadi menyampaikan kegiatan pembinaan tersebut menjadi dorongan bagi kader PKK desa untuk terus aktif mendukung program pemerintah. Menurutnya, pembinaan dari TP PKK Kabupaten Ngawi juga memberi tambahan wawasan dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader PKK Desa Soco karena memberikan tambahan wawasan sekaligus semangat dalam menjalankan tugas pemberdayaan masyarakat. Kami berharap seluruh kader semakin kompak dan aktif di tengah masyarakat,” katanya. 

Ia berharap, melalui pembinaan tersebut, kader PKK Desa Soco mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan keluarga, ketahanan pangan, dan kesejahteraan warga di lingkungan desa setempat. 

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi pelaksanaan program PKK di tingkat desa sebagai langkah memperkuat koordinasi antara TP PKK Kabupaten Ngawi bersama kader PKK Desa Soco. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok des
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 18 Mei 2026

Kerja Bakti Pemdes Dawung Tata Lingkungan Kantor Desa dan Permukiman Warga

Kerja Bakti Pemdes Dawung Tata Lingkungan Kantor Desa dan Permukiman Warga

SN Media™ Ngawi – Pemerintah Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, mulai menggulirkan Gerakan Indonesia ASRI melalui kerja bakti rutin yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan. Program tersebut melibatkan perangkat desa sebagai langkah memperkuat budaya lingkungan bersih dan sehat.

Pelaksanaan kegiatan itu mengacu Surat Edaran Bupati Ngawi Nomor 800/.2.4.2/976/404.310/2026 tentang penerapan budaya Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kebijakan tersebut kemudian ditindaklanjuti pemerintah desa melalui agenda kebersihan lingkungan secara berkala dan terjadwal. 

Kepala Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ahmat Widayanto mengatakan, Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya sebatas kegiatan membersihkan lingkungan. Menurutnya, program tersebut menjadi sarana membangun kepedulian bersama sekaligus memperkuat budaya gotong royong masyarakat desa. 

“Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar bersih-bersih lingkungan, melainkan membangun kesadaran bersama supaya budaya aman, sehat, resik, dan indah benar-benar tumbuh menjadi kebiasaan warga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dia. 

Pun dijelaskannya, kegiatan setiap hari Selasa difokuskan pada lingkungan kantor desa. Sasaran kerja bakti meliputi area pelayanan masyarakat, ruang perangkat desa, halaman kantor, hingga sejumlah titik sekitar lingkungan kantor yang membutuhkan penataan rutin. 

Sementara kegiatan hari Jumat lebih diarahkan ke lingkungan permukiman warga. Fokus utama pembersihan berada pada saluran drainase lingkungan dengan membersihkan rumput liar, endapan sampah, serta memperlancar aliran air agar tidak memicu genangan saat hujan turun. 

Menurutnya, keterlibatan perangkat desa menjadi bagian penting dalam memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Ia berharap budaya menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti saat kerja bakti bersama, melainkan terus dilakukan secara mandiri oleh warga. 

“Kami berharap, seluruh perangkat desa aktif turun bersama masyarakat. Lingkungan bersih tidak mungkin diwujudkan pemerintah desa saja, namun perlu dukungan dan kepedulian seluruh warga secara bersama-sama,” ungkapnya. 

Pemdes Dawung memastikan kegiatan tersebut akan berjalan berkelanjutan sebagai dukungan terhadap program pemerintah daerah. Selain menciptakan lingkungan lebih tertata, kegiatan rutin itu diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan drainase maupun kawasan permukiman sekitar.  

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Des
*** : ----
Copyright : SNM