PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 31 Maret 2012

Home > > Selang sehari, jalur Ngawi-Mantingan kembali makan korban

Selang sehari, jalur Ngawi-Mantingan kembali makan korban

| NGAWI SINAR NGAWI | portal pemberitaan Ngawi|Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | tentang |Selang sehari jalur Ngawi-Mantingan kembali memakan korban tewas tepatnya di kilometer 4-5 masuk Desa Watualang, Kec. Ngawi Kota setelah sebelumnya terjadi kecelakaan sama yang melibatkan mini Bus dan kendaraan roda dua di kilometer 16-17 dengan korban satu orang tewas(30/03).

Peristiwa tabrakan antara sepeda motor Supra X bernopol AE 5410 XY yang dikendarai Yusinta Aprilia Haptasari (16 th) warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi Kota yang terlindas roda truk gandeng dengan nopol AE 8099 UB yang dikemudikan Mujito (40 th) warga Kecamatan Semanu,Kabupaten Gunung Kidul.

Tabrakan yang sempat memacetkan arus lalu lintas terjadi sekitar pukul 12.00 wib, awal kejadianyaYusinta Aprilia Haptasari yang juga pelajar SMKN 1 Ngawi berjalan dari arah timur hendak pulang ke rumahnya di Desa Watualang setelah sampai didepan RM Duta, Yushinta menyalip truk gandeng yang disopiri Mujito akan tetapi tanpa diduga dari arah berlawanan muncul Bus Sumber Selamat dengan nopol W 7569 UY yang dikemudikan Purwanto (37 th) warga pasar Semanggi Kabupaten Surakarta, saat itulah sepeda motor yang dikendarai Yusinta menyenggol body belakang Bus Sumber Selamat dan tubuh Yusinta langsung terpental ke tengah jalan saat yang bersamaan truk gandeng yang baru saja disalipnya melintas dan langsung saja roda truk gandeng melindas tubuh Yusinta hingga tewas ditempat dengan keadaan yang mengenaskan.

Setelah kejadian yang jasad Yusinta yang tergeletak ditengah jalan langsung dievakuasi petugas ke RSUD Dr Soeroto Ngawi. Sementara Mujito sopir truk gandeng dan Purwanto sopir Bus Sumber Selamat langsung diamankan petugas dari Satlantas Polres Ngawi untuk dimintai keteranganya. Menurut Purwanto menuturkan, dirinya sudah berusaha membanting stir hingga badan bus keluar aspal.

“Saya sudah banting stir hingga bus saya keluar aspal, saya gak tahu dia kena bus saya tau tau sudah terlindas truk. Kecepatan saya sekitar 60-70,” ungkap Purwanto. Tabrakan terjadi menurut beberapa saksi mata dilokasi yang namanya enggan disebutkan mengatakan peristiwa yang menewaskan Yusinta yang mengendarai sepeda motor Supra X yang masih kinyis-kinyis tersebut akibat kurangnya kehati-hatian korban.

“Seperti yang terlihat pengendara sepeda motor tadi terlalu memaksa menyalip truk gandeng itu tanpa memperhitungkan kendaraan yang melintas dari arah yang berlawanan,” ungkap salah satu warga dilokasi kejadian.

Sementara Mujito sopir truk gandeng membeberkan kalau korban setelah menyenggol badan Bus Sumber Selamat bagian belakang langsung terpental jatuh tepat didepan truknya. “Setelah jatuh itu dia langsung terpental didepan truk saya, saya juga sempat menghindar tapi kena lindas roda gandengan saya yang belakang. Sebelumnya dia nyalip truk saya,” terang Mujito.

Kemudian KBO Lantas Polres Ngawi IPTU Suparno menjelaskan, kalau korban tewas akibat terlindas roda truk gandeng setelah sebelumnya korban yang mengendarai sepeda motor menyenggol badan Bus Sumber Selamat.

“Jadi kronologisnya korban mendahului truk gandeng didepannya, diduga karena gak nutut dari depan ada bus sumber selamat dan tersenggol dan terjatuh sehingga terlindas roda truk gandeng. Korban tewas satu orang yang masih pelajar,” jelas IPTU Suparno. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda