PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 13 Agustus 2020

Format Baru Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 75 Akibat Pandemi Covid 19

Upacara detik-detik proklamasi ke 75 di Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 75, dipastikan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, akibat pandemi Covid 19, yang belum juga berkesudahan.

Suyanto, sekretaris panitia upacara bendera 17 Agustus tahun 2020 Pemkab Ngawi mengatakan bahwa upacara Detik-detik Proklamasi dalam kondisi pandemi covid 19 ini diformat dengan protokol kesehatan yang ketat serta pembatasan jumlah peserta upacara.

“Kalau dulu selalu bertempat di alun-alun Merdeka, kini untuk jalannya upacara Detik-detik Proklamasi ke 75 (2020) dilaksanakan di halaman depan Pendopo Wedya Graha,” terang dia.

Tambahnya, upacara bendera peringatan HUT RI ke 75 inii akan dilaksanakan pukul 07.00 WIB dan dilanjutkan dengan mengikuti upacara bendera secara virtual langsung dari istana negara pukul 10.00 WIB.

“Perbedaan pokok adalah jumlah peserta upacara hanya dibatasi 40, orang saja,” uranya kemudian.

Sementara, peserta upacara yang terdiri dari 40 orang, yakni dari unsur TNI-Polri serta dari ASN Pemkab Ngawi.

Untuk rangkaian peringatan HUT RI seperti malam tirakatan tetap ada, namun dengan pembatasan untuk 80 orang, renungan suci pada pukul 24.00 di TMP dibatasi untuk 40 orang, serta ziarah ke TMP setelah pelaksanaan upacara bendera juga dibatasi 40 orang.

Selanjutnya keseluruhan rangkaian kegiatan peringatan HUT RI, baik malam tirakatan, renungan suci, upacara bendera sampai dengan ziarah ke TMP, semuanya dilaksanakan dengan tetap memperhatikan dan mentaati protokol kesehatan, seperti cek suhu tubuh, selalu bermasker, cuci tangan memakai sabun serta jaga jarak.

Pewarta: Mad/pan
Editor : Kuncoro
Copyright :SN


Rabu, 12 Agustus 2020

Pilkada Serentak, KPU Ngawi Lanjut Pada Tahap Persiapan Pendaftaran Bakal Paslon

KPU kabupaten Ngawi Jawa timur indonesia

SINAR NGAWI™ Ngawi-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi dalam rangka gelaran Pilbup, telah melakukan tahapan pemutakhiran data pemilih yang sedianya rampung pada 13 Agustus 2020, sebagai basis data Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Aman Ridho Hidayat, Komisioner KPU setempat mengatakan bahwa untuk tahapan selanjutnya adalah pendaftaran bakal paslon bupati pada 4-6 September 2020 mendatang.

“Maka dari itu untuk tahapan persiapan pendaftaran bakal paslon, kita (KPU Kabupaten Ngawi) hari ini mengundang seluruh perwakilan parpol untuk mensosialisasikan sejumlah aturan baru pada pemilukada 2020 ini,” terang dia.

Tambahnya, aturan baru tentang proses pencalonan ini, dan kewenangan DPP parpol bisa dipandang luar biasa, yang mana DPP parpol harus menyertakan berkas formulir saat pendaftaran paslon berupa formulir B.1-KWK.

“Dan formulir B.1-KWK ini wajib ditandatangani oleh ketua dan sekretaris DPP parpol,” jelasnya lagi.

Sementara masih tak kalah pentingnya terkait aturan baru, ditegaskan pula bahwa pengurus parpol pusat bisa mendaftarkan langsung pasangan bakal calon ke KPU daerah atau kabupaten, jika memang pengurus ditingkat daerah tidak mendaftar.

“Jadi seandainya DPP tidak mengeluarkan B.1-KWK yang diturunkan kepada daerah sebagai bentuk rekomendasi parpol, maka pengurus parpol pusat bisa mendaftarkan langsung bakal pasangan calon ke daerah,” jelas Ridho sapaan akrabnya.

Disinggung aturan secara umum, maka incumbent yang mendaftarkan diri sebagai pasangan calon, jika belum 2 periode atau wakil mendaftarkan menjadi calon di daerah yang sama, maka tidak perlu mengundurkan diri dan hanya saja ketika mendaftar terkena aturan menyatakan sanggup untuk cuti selama masa kampanye.

“Dan ketika memasuki hari pertama kampanye, incumbent harus membuktikan adanya surat ijin cuti yang ditandatangani pejabat di atasnya,” urainya.

Berbeda jika calon dari ASN/TNI/POLRI/anggota DRPD, maka saat mendaftar yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri secara personal yang dibuktikan dengan menunjukkan tanda terima pengunduran diri dari pejabat tingkat di atasnya.

“Karena proses terbitnya SK pengunduran diri ini memakan waktu, maka balasan dari pejabat di atasnya paling lambat 30 hari sebelum hari H pencoblosan yaitu maksimal tanggal 9 november 2020,” pungkasnya.

Pewarta: Kun/mad
Editor : Kuncoro
Copyright :SN


Selasa, 11 Agustus 2020

Deklarasi OK Sebagai Bentuk Aktualisasi Wahana Kemenangan Bersama

Deklarasi Bakal Cabup dan Wakil Bupati Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Bertempat di gedung Eko Kapti, pasangan bakal cabup dan cawabup Ngawi tahun 2020, menggelar deklarasi yang dihadiri pimpinan partai pendukung serta sejumlah ormas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi Covid 19.

Wakil ketua bidang kehormatan DPD PDIP jawa timur, Budi Sulistyono menegaskan bahwa koalisi ini merupakan sebagai bentuk aktualisasi masyarakat Ngawi yang menginginkan pasangan Ony-Antok (OK).

“Koalisi kita ini adalah koalisi rakyat, dan ketika rakyat disurvei, inginnya pasangan OK ini bisa memimpin di negeri Ngawi ramah dan ini ditangkap oleh parpol sehingga mereka mendukung kita,” jelas dia.

Tambahnya, deklarasi ini adalah bentuk faktual bahwa seluruh partai yang ada di Kabupaten Ngawi menyatu dan mendeklarasikan diri untuk pasangan Ony Anwar-Dwi Rianto Jatmiko (OK) sebagai ekspresi ketegasan kepada kader kadernya, sehingga tidak ada calon-calon lain yang masih berharap.

“Karena tak ada lawan, maka target perolehan suara sekitar 80 keatas sampai 90 persen,” tegas.

Ditempat yang sama, Ony Anwar sebaga calon petahana mengungkapkan, dengan adanya deklarasi ini sebagai bentuk wahana kemenangan bersama.

“Jadi pilkada ini adalah seremonial, sehingga seluruh elemen masyarakat kita libatkan tanpa kecuali untu memilih pemimpin yang penih integritas, jujur dan amanah sehingga keguyub-rukunan ini sebagai solusi Ngawi bisa jauh lebih baik lagi,” kata Ony.

Sementara, PDIP bersama dengan 9 parpol lainnya, yaitu Golkar, PKB, PKS, Gerindra, PAN, Nasdem, PPP, Hanura dan Demokrat, dengan total kursi di legislatif Ngawi 45 kursi, sepakat mengusung pasangan Ony - Antok bakal cabup cawabup pada desember 2020 mendatang.

Untuk pembacaan naskah deklarasi oleh Khoirul Anam Mukmin, Ketua DPC PKB Ngawi yang diikuti dengan penandatangan deklarasi/pernyataan sikap oleh perwakilan dari 10 parpol pengusung pasangan OK.

Pewarta: Kun/pan
Editor : Kuncoro
Copyright :SN