PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 23 Maret 2023

Capai Akses Jalan Layak, Pemdes Banyubiru Lakukan Pavingisasi

Desa Banyubiru ngawi

Sinar Ngawi Media-Banyubiru, Mendasar pada musdes dalam pembahasan sekaligus menyepakati penggunaan Dana Desa 2023, Pemdes Banyubiru, Kecamatan Widodaren Ngawi melakukan perbaikan jalan ruas RT 03/03 dalam rangka pemenuhan kebutuhan infrastruktur jalan yang layak.

Kundari kades setempat dalam keterangannya mengatakan, selain pemenuhan dasar kebutuhan masyarakat, pihak pemdes juga mengedepankan kegiatan skala prioritas, diantaranya penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk bansos yang bersumber dari DD. 

“Kita juga berkomitmen utuk percepatan penanganan kemiskinan, giszi buruk maupun stanting,” kata dia. 

Masuk status desa mandiri, mendasar Indeks Desa Berkembang (IDM) 2022, Desa Banyubiru terbagi dalam 4 dusun, dan yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera sebnyak 924 kepala keluarga (KK), dari jumlah penduduk keseluruhan sebanyak 7.819 jiwa. 

Selain produksi pertanian yang masih mendominasi perekonomian warga, untuk keragaman usaha mikro maupun wisata juga berkembang pesat, sepertai kampung kerbau dan produksi batik Sido Mukti. 

Untuk sarana dan prasarana kesehatan, di desa yang lahan pemukiman sekitar 140 hektar ini, terdapat satu Balai Kesehatan Ibu Dan Anak, 8 Posyandu serta satu Puskesmas pembantu. Sedang untuk pendidikan, ada diantaranya 7 lembaga play group dan juga terdapat 6 Taman Kanak-Kanak (TK). 

Pewarta: asri
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Mendasar Skala Prioritas, Pemdes Widodaren Pavingisasi Jalan Ruas Dusun

Desa Widodaren Ngawi

Sinar Ngawi Media-Widodaren, Guna menciptakan kesejahteraan warga, pembanguan diberbagai sektor terus digalakkan dalam percepatan kebutuhan dasar masyarakat, baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Desa Widodaren Kecamatan Widodaren Ngawi, yang mayoritas warganya adalah petani, melakukan pavingisasi jalan di ruas Dusun Kedungprahu masuk Rt 01-02/06 , dengan menggunakan sumbar Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023. 

Woko Supriyanto kades setempat mengatakan bahwa dengan adanya infrastruktur jalan yang memadai maka mobilitas warga makin dipermudah dan makin lancar sehingga diharapkan akan berdampak bagi naiknya taraf perekonomian warga. 

“Tentunya ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga, baik dari sisi ekonomi, kesehatan maupun pendidikan dan pelayanan lainnya,” terang dia. 

Tambahnya, dalam melakukan usulan perencanaan pembanguanan, pihak aparatur desa serta lembaga desa selalu melibatkan masyarakat dalam pembahasan maupun penetapan usulan skala priotitas dalam pembangunan desa. 

Untuk lahan pertanian mencapai separuh luas desa, Desa Widodaren yang yang jarak tempuh ke pusat pemerintahan kabupaten sekitar 32 menit berkendara motor, terdapat saluran irigasi primer sepanjang 1,7 Km, irigasi skunder 1,1 kilometer serta lebih dari 3 km irigasi tersier. 

Dalam pembagian wilayah, Desa Widodaren Kecamatan Widodaren Ngawi terbagi dala 4 dusun, yakni Dusun Kedungprahu, Widodaren lor, Widodaren Kidul serta Dusun Bulung.  

Pewarta: asri
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Rabu, 22 Maret 2023

Berkah Ramadan, Omzet Penjual Bunga Tabur Di PBN Mengalami Kenaikan

Penjual Bunga

Sinar Ngawi Media-Kota, Berkah bulan suci Ramadan sangat dirasakan bagi para penjual bunga untuk keperluan ziarah kubur.

Seperti yang terlihat di Pasar Besar Ngawi (PBN) tampak ramai, utamanya di deretan penjual bunga, yang ramai dicari pembeli. 

Anik (55), asal Desa Selopuro kecamatan Pitu Ngawi, salah satu penjual bunga di PBN mengatakan bahwa sejak sepekan lalu, omzet penjualan bunganya hingga lebih dari 10 kali lipat jika dibandingkan hari-hari biasanya. 

Ditambahkannya, untuk harga bunga tabur yang disiapkan untuk pembeli mulai harga terendah Rp 5.000 rupiah hingga Rp. 250.000, sedangkan yang paling banyak diminati adalah harga Rp 10.000. 

Anik menjalani usaha sebagai penjual bunga di Pasar Besar Ngawi sudah lebih dari 10 tahun, dengan segala suka dukanya. 

Dia mengaku mendapatkan pasokan bunga dari daerah Magetan dan Nganjuk. Namun seiring dengan meningkatnya harga-harga kebutuhan pokok yang lain, harga bunga dari asalnya juga naik, sehingga berakibat keuntungan penjualan tidak sebanyak tahun kemarin. 

Pewarta: TIM
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


>