media online pemberitaan kabupaten ngawi
PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 18 Oktober 2018

Satgas TMMD Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan Bagi Masyarakat Desa

Wawasan Kebangsaan Di Kabupaten Bangkalan

SINAR NGAWI™ Bangkalan- Kapten Inf Syaifuddin melalui sosialisasi wawasan kebangsaan yang berlangsung di Dusun Turin, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mengatakan bahwa wawasan kebangsaan dinilai sangat penting untuk dipahami oleh seluruh masyarakat guna meningkatkan rasa kecintaan terhadap negaranya (NKRI).

“Kami mengambil tema meningkatkan kewaspadaan dini untuk kesatuan dan persatuan bangsa. Sebab, tema itu sangat melekat di dalam jati diri warga Indonesia,” ujar dia.

Tambahnya, tak hanya melibatkan Satgas TMMD saja, sosialisasi wawasan kebangsaan ini juga melibatkan pihak Bakesbangpol sekaligus pihak Kepala Desa setempat.

“Ini merupakan bagian dari program non fisik TMMD,” ungkapnya kemudian.

Sosialisasi yang diikuti oleh puluhan warga di lokasi TMMD tersebut, menurut Syaifuddin, merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan TMMD ke-103 yang berlangsung di Desa Turin.

Sementara itu, Umar Faruq, kepala desa setempat menambahkan, sosialisasi yang dilakukan oleh Satgas TMMD bersama pihak Bakesbangpol saat ini, diharapkan tidak berhenti saat ini saja.

Pasalnya, kata Kepala Desa Turin ini, sosialisasi wasbang dinilai mampu menambah wawasan para masyarakat di Desanya.

“Semoga kegiatan seperti ini, dapat terus berjalan. Apalagi, wasbang memiliki dampak positif bagi wawasan masyarakat,” ucapnya.
Editor: Kuncoro

Sabtu, 13 Oktober 2018

Diduga Tipu Warga Tulakan Sine Jutaan Rupiah, Dukun Palsu Diamankan Polisi

Warga Tulakan Sine Jadi Korban Penipuan

SINAR NGAWI™ Ngawi-Mengaku bisa sembuhkan penyakit, BS (56), warga Karanganyar, Jawa Tengah terpaksa harus berurusan dengan Polisi lantaran adanya pelaporan salah satu warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, yang merasa menjadi korban penipuan. Kapolsek Sine AKP Slamet Suyanto membenarkan kejadian ini diwilayah hukumnya, dan BS kini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif.

“BS diamankan petugas terhitung mulai Jum’at kemarin, (12/10), setelah mendasar laporan warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Ngawi,” terang dia.

Tambahnya, korban seorang perempuan (60), warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine. Dimana, pada 8 Oktober 2018 mengaku bahwa terduga pelaku BS mendatangi korban dengan maksud hendak mengobati suami korban yang sedang sakit.

Dalam aksinya, BS meminta kepada korban uang sebesar Rp 4.100.000 dengan dalih untuk biaya ritual dan membeli peralatan pengobatan.

Karena ingin penyait suaminya sembuh, korban memberikan uang sesuai permintaan BS.

Kemudian BS mendatangi lagi rumah korban pada Jum’at (12/10), untuk meminta lagi uang sebesar Rp 500 ribu sebagai biaya tambah untuk membeli peralatan pengobatan.

Karena ada yang janggal, serta suami tak kunjung sembuh, korban akhirnya melapor ke Polsek Sine.

Merasa menjadi korban tipu muslihat yang dilakukan terlapor salah satu kerabat korban melaporkan pada kita. Dari tangan BS kita amankan sebilah keris,” pungkas Slamet.
Pewarta: Kun/pR
Editor: Kuncoro


Jumat, 12 Oktober 2018

Raider 500/Sikatan Terjun Di Pulau Sapudi Yang terdampak Gempa Situbondo

Sapudi Terdampak Gempa Situbondo

SINAR NGAWI™ Surabaya-Kodam V/Brawijaya, terjukan personelnya yang memiliki kemampuan di segala bidang, dalam proses penanggulangan, hingga evakuasi bencana alam. Puluhan Satgas Raider 500/Sikatan di bawah kepemimpinan Lettu Ckm Zairi bersama 53 personelnya berangkat menuju Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang terkena dampak gempa Situbondo dengan menggunakan kapal PLM Cinta Rasul.

“Terutama membantu melancarkan proses evakuasi para warga di pulau itu (Sapudi),” ujar Zairi.

Sementara itu, Komandan Batalyon Infantri (Danyonif) Raider 500/Sikatan, Letkol Inf Sidik Wiyono menambahkan, pengiriman pasukan itu, juga diselingi dengan pemberian beberapa bantuan yang ditujukan kepada para warga.

“Terutama air mineral vitamin dan beberapa kebutuhan sehari-hari lainnya,” ujar Letkol Sidik.

Tak hanya prajurit Raider 500/Sikatan saja. Namun, kepedulian juga turut diberikan oleh para Persit KCK Korem 084/Bhaskara Jaya terhadap para korban di Kepulauan Sapudi.

Dengan menaiki KM Catherine, para rombongan Persit yang diketuai oleh Silvia Sudaryanto tersebut, terlihat tengah menyediakan berbagai bantuan yang nantinya akan disalurkan langsung kepada masyarakat di Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep.
Editor: Kuncoro

Kamis, 11 Oktober 2018

Kantah Ngawi Hampir Rampungkan Administrasi Program PTSL Dan Lintor

Lokasi Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), hingga masuk bulan Oktober 2018, secara administrasi telah mencapai 90 persen. Murtoyo, Kasi Hubungan Hukum Pertanahan, Kantor Pertanahan Ngawi memaparkan, bahwa ada 63 ribu bidang yang telah dilakukan PTSL melalui Prona dan 700 diantaranya merupakan program lintas sektor, baik dari Dinas pertanian maupun Dinas Koperasi.

“Jadi untuk yang lintas sektor, merupakan program titipan dari dinas terkait, seperti dinas koperasi yang melakukan pendataan bagi pelaku UMKM untuk bisa dimasukan dalam program PTSL ini,” terang dia.

Tambanya, untuk program lintas sektor sendiri, pembiayaannya juga bersumber dari APBN yang dialokasikan dalam bentuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggran (DIPA), dengan rincian penggunaan yang telah ditentukan antara lain untuk pengadaan formulir, penyuluhan, data yuridis, pengukuran maupun pemeriksaan bidang tanah, serta penerbitan sertifikat.

“Untuk biaya peserta prona harus wajar dan sesuai anjuran oleh pemerintah yakni sebesar Rp. 150 ribu,” tambahnya lagi.

Mendasar keputusan lintas kementerian, yakni Mendradrim Kemendes dan Kementrian ATR, bahwa dengan PTSL melalui Prona, selain memberikan perlindungan hukum yang pasti akan kepemilikan tanah, juga sebagai sarana dan prasarana mengangkat perekonomian masyarakat.

Sedangkan untuk program PTSL lintas sektor untuk pelaku usaha mikro antara lain Desa Beran, Desa Karangasri serta Grudo Kecamatan Ngawi.

Untuk Desa Kasreman, Kecamatan Kasreman dan Desa Sambiroto, Kecamatan Padas, kemudian Desa Kalmpisan Kecamatan geneng merupakan program lintas sektor untuk pertanian.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Selasa, 09 Oktober 2018

Terdampak Gempa Palu Dan Donggala, Warga Ngawi Pilih Pulang Kampung

Warga Ngawi terdampak gempa tsunami pulkam

SINAR NGAWI™ Ngawi-Pasca aktifitas gempa yang berujung terjadinya tsunami yang melanda Palu Dan Donggala, Sulawesi tengah, beberapa korban terdampak yang berasal dari Ngawi Jawa Timur memilih untuk pulang kampung. Maryanto Kasi Perlindungan dan Bencana Alam Dinsos Ngawi mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendataan guna memberikan program maupun regulasi yang jelas.

“Sebagai langkah awal kami melakukan pendataan dan identifikasi korban terdampak bencana Palu asal Ngawi, nantinya apabila ada progam bisa langsung di berikan sepertihalnya peningkatan kesejahteran,” tegas Maryanto.

Tambahnya, dari data yang telah di kumpulkan pihak dinas, warga Ngawi terdampak bencana Palu sudah tiba sebanyak 4 kepala keluarga terbanyak dari Desa Jagir, Kecamatan Sine dan Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Kedunggalar dengan total 14 jiwa.

Gelombang kedatangan para pengungsi terus pihaknya pantau dan dari infomasi di terima 2 jiwa baru di Desa Ketanggi Ngawi Kota ini dan Ngompro 2 jiwa.

Dapat diwartakan, para pengungsi yang pulang kampung, kebanyakan menumpang pesawat Hercules milik Skuadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Kapal Pelni

Meski begitu, ada juga yang memilih pulang dengan cara mandiri, seperti apa yang dialami oleh Sunarto (53) dan keluarga yang rumahnya di Jalan Dayo Dara Nomor 87 Desa Tando, Kecamatan Mantikulore, Palu hancur di terjang tsunami.

Bersama keluarganya Bayu Aji Pamungkas dan Moh. Kevin Purnama Putra nekat bertolak ke Ngawi.

“Saya pilih pulang saja dan bersyukur tiba di Ngawi. Sebelumnya tinggal di posko pengungsian warga Ngawi. Ada jadwal penerbangan Lion Air menuju Jawa dengan mengumpulkan uang yang ada langsung ikut saja,” ungkap Sunarto.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro