PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 28 Februari 2021

Berbenah Dengan Pembangunan, Pemdes Pelang Kidul Komitmen Sejahterakan Warga

Ngawi dalam berita hari ini dan terkini

SINAR NGAWI™ Ngawi-Dengan tetap mengutamakan kesehatan bagi warga terkait pandemi Covid 19, Desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar Ngawi, terus berbenah diri dengan melakukan perbaikan dan pemvangunan infrastruktur jalan.

Sudarno, kades setempat mengatakan bahwa, pavingisasi jalan yang didanai dengan Dana Desa tahun anggaran 2021, guna menunjang produksivitas sehingga bisa menggeliatkan perekonomian warga desa. 

“Apalagi saat sulit akibat wabah Covid 19, maka tujuan utama adalah menjaga kesehatan warga, serta menggeliatkan ekonomi yang sempat turun akibat pandemi ini,” kata dia. 

Tambahnya, prioritaskan pembangunan adalah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, baik dari segi kesehatan, pendidikan maupun perekonomian. 

Desa dengan jumlah penduduk 5.500 jiwa lebih, sebagian masyarakatnya adalah petani, terbagi dlam 5 dusun, yakni Dusun Ponjen, Pelang, Ngasem, Gebung dan Dusun Wates. 

Untuk sarana kesehatan, juga terdapat Puskesmas Pembantu serta beberapa tenaga medis. Dan dari segi pendidikan, ada lembaga Play group, Taman Kanak-kanak. 

“Semua tentu berharap wabah korona segera berakhir, sehingga keadaan bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya. 

Pewarta: Panji/Asri
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Sabtu, 27 Februari 2021

Terdampak Pandemi, Pedagang Pasar Besar Ngawi Mengeluh Omzet Turun Drastis

Ngawi dalam berita hari ini dan terkini

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sejumlah kebutuhan bahan pokok tak mengalami kenaikan yang berarti. Namun lantaran dampak wabah Covid 19, sejumlah pedagang pasar tradisional di Ngawi mengeluh karena terjadi penurunan omzet.

Sri Utami, salah pedagang yang menempati los relokasi lantaran Pasar Besar Ngawi sedang dibangun, mengatakan bahwa awal terjadinya pandemi covid-19, harga-harga sayur termasuk cabe harganya masih stabil. 

“Namun pandemi covid-19 yang berkepanjangan, akibatkan harga sayur meningkat, utamanya cabe rawit sempat menyentuh harga Rp. 100 ribu, dan kini sydah turun menjadi Rp. 80 ribu,” kata dia. 

Keluhnya, kondisi pasar masih sepi pembeli, dimungkinkan akibat pergeseran masyarakat untuk tidak membeli sayur di pasar, dan cukup di tukang sayur saja, karena anjuran menghindari kerumunan. 

Selain itu, dengan belum diijinkannya kegiatan hajatan juga menjadi penyebab sepinya pembeli di pasar besar Ngawi. 

“Kami semua pedagang  mengharapkan pandemi covid-19 segera berakhir dan pembeli kembali ramai apalagi sebentar lagii memasuki bulan puasa dan lebaran,” pungkasnya.  

Pewarta: TIM
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Desa Kawu Terus Berinovasi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Warga

Ngawi dalam berita hari ini dan terkini

SINAR NGAWI™ Ngawi-Krisis kesehatan yang berkepanjangan akibat pandemi Covid 19, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar Ngawi, telah membentuk posko PPKM skala mikro untuk melindungi warganya. Pun demikian, jalannya pembangunan desa tetap berjalan meski harus terapkan prokes yang ketat.

Ali Imron, kades setempat mengatakan bahwa, pembangunan pavingisasi jalan dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021, merupakan sarana peningkatan ekonomi, yang mana akibat korona, sektor perekonomian warga desa sangat terdampak. 

“Selain untuk meperlancar akses jalan, maka pavingisasi ini akan bermanfaat secara ekonomi bagi warga desa karena pengerjaannya dilakukan secara padat karya,” kata dia. 

Desa dengan luas 350,852 Ha, dengan jumlah penduduk 3.838 jiwa, sebagian besar penduduknya adalah petani. 

Beberapa juga mulai menekuni UKM, berupa produksi kripik tempe, serta dari perkembunan, desa yang terdapat wisata edukasi berupa Musium Trinil, untuk produksi ketela pohon juga berkembang

pesat. Pewarta: Asri/Panji
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM