PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 19 Juli 2019

Tingkatkan Pelayanan Dasar Terpadu Yang Berkelanjutan Antar OPD Pengampu

Pemerintah Kabupaten Ngawi Jatim

SINAR NGAWI™ Ngawi-Berhasil melakukan terobosan kinerja yang berbasis pelayanan publik sejak 2018 lalu, menghasilkan rapor SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) di tahun ini (2019), berpredikat A. Sri Widodo, Kabid Pengendalian dan Evaluasi pada Bapelitbang Pemkab Ngawi saat melakukan pemaparan pra Sakip menjelaskan, setidaknya masih ada 7 rekomendasi lagi yang diajukan oleh Men-PANRB.

“Kita menyempurkan Cross Cutting antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang menyangkut indeks pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi,” terang dia.

Tambahnya, guna meningkatkan grade, maka harus ada sinergitas dan komitmen yang kuat dari Kepala daerah, OPD hingga staf.

Jadi masih urainya, progres penerapan SAKIP Kabupaten Ngawi sendiri bisa terpaparkan dalam Cross Cutting perangkat daerah yang meliputi meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pendidikan, Kesehatan dan Indeks Daya Beli.

Maka untuk output pelayanan dasar ini akan tercapai adanya rencana program yang akan terdistribusi beban tugas dan tanggungjawab antar OPD Pengampu.

“Sehingga akan trercipta pelaksanaan prohram dan kegiatan secara terpadu dan berkelankutan,” katanta kemudian.

Sementara atas predikat A tersebut, Pemkab Ngawi berpeluang mendapatkan DID atau dana insentif daerah tahuh 2020.

Yang mana DID sendiri merupakan dana yang dialokasikan dalam APBN untuk memberikan penghargaan (reward) kepada daerah yang mempunyai kinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Kamis, 18 Juli 2019

Perluas Pembangunan Jalan Guna Mendukung Destinasi Taman Wisata Desa

Wisata taman Soeratmo Desa Ngale

SINAR NGAWI™ Ngawi-Dengan jumlah penduduk 7,202 jiwa, dan sebagian besar warganya adalah petani, terus melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di Dusun Blego dengan menggunakan Dana Desa (DD) 2019. Joko Isnandar, Tim Pengelola Kegiatan (TPK), desa setempat mengatakan, pembangunan ini guna memperlancar transportasi warga. utamanya untuk akses hasil pertanian, pendidikan maupun kesehatan.

“Dengan adanya infrastruktur jalan yang layak, tentu sangat membantu masyarakat dalam berbagai hal dan yang lebih utama dalam rangka mendongkrak ekonomi warga desa ,” terang dia.

Tambahnya, Dengan areal persawahan seluas 358,417 hektar, juga terdapat komoditas unggulan lainnya, karena luas lading sendiri juga mencapai luas 17 hektar.

“Apalagi sekarang terdapat destinasi wisata desa berupa taman Soeratmo,” urainya lagi.
Yang mana, kata dia kemudian, dengan adanya taman wisata ini, yang sekarang mulai dikenal warga luar desa bahkan luar kota maka dengan adanya kondisi jalan yang layak menjadikan wisata ini makin diminati.

Secara orbitasi, Jarak kepusat pemerintahan kecamatan hanya 6 Km serta jarak tempuh ke Kabupaten sekitar 8 Km, Desa Ngale mempunyai luas 660,347 Ha.

Sementara untuk jumlah keluarga prasejahtera ada sebanyak 227 kepala keluarga (KK), untuk sarana dan prasarana kesehatan sudah sangat memadai dengan adanya Puskesmas pembantu 1 unit, dan 6 Posyandu.

Untuk pendidikan, ada 1perpustakaan desa, 6 lembaga pendidikan agama, 4 gedung TK dan 4 Sekolah Dasar serta 1 gedung SMP.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Selasa, 09 Juli 2019

Pelantikan 178 Kades Terpilih Di Ngawi Tunggu Terbitnya SK Bupati

Inilah nama kades terpilih di Kab. Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Usai Pilkades serentak yang diikuti 178 desa yang menyebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Ngawo pada 29 juni 2019 lalu, diperoleh keterangan dari Arif Syaifudin, Kasi Pembangunan Desa, pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat bahwa kini masuk pada tahapan pelantikan Kades terpilih.

“Pada tahapan pelantikan, dibutuhkan kelengkapan laporan administrasi yang harus dipenuhi,” terang dia.

Tambahnya, untuk sampai tahap pelantikan, harus melewati sejumlah tahapan dan waktu khusus, diantaranya laporan pihak BPD ke kecamatan dengan batas waktu 7 hari, selanjutnya dari kecamatan ke Bupati juga membutuhkan 7 hari juga.

Dan pada tahapan berikutnya, Bupati mempunyai waktu maksimal 30 hari untuk menerbitkan SK dan melantik kepala desa dari terbitnya SK maksimal juga 30 hari.

“Dari total waktu yang diperlukan untuk pelaporan, maka agenda pelantikan diperkirakan bisa dilakukan pada bulan oktober mendatang,” jelasnya kemudian.

Tegasnya, meski jalannya pelaksanaan pilkades serentak pada hari yang sama, namun demikian dalam pelantikannya dipastikan tidak bersamaan,

Dimana bergantung kepada teknik tahapan pelaporan menuju ke pelantikan dan sesuai dengan masa jabatan Kepala desa yang beragam,

Sementara untuk kepala desa yang habis masa jabatan yaitu pada tanggal 18 juli 2019 sejumlah 110 kepala desa.

“Sedangkan yang masa jabatannya berakhir pada awal tahun 2020 ada 3 desa, yaitu desa Macanan Kecamatan Jogorogo, desa Jagir Kecamatan Sine, dan desa Lego wetan Kecamatan Bringin,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Senin, 08 Juli 2019

Sempat Dikira Boneka, Warga Sine Temukan Jasad bayi Dialiran Sungai

Kriminalitas dan hukum kabupaten Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sesosok jasad bayi yang masih lengkap dengan tali pusarnya ditemukan warga dialiran sungai masuk Dusun Jetak, Desa Sumberejo, Kecamatan Sine, Ngawi. sekitar pukul 07.00 WIB. Kapolsek Sine Iptu M. Farid Suharta membenarkan peristiwa yang terjadi diwilayah hukumnyadan jenis kelamin orok tersebut adalah laki-laki.

"Setelah adanya laporan penemuan jasad bayi laki-laki ini dari warga maka kita lanhsung menuju TKP bersama tim medis," terang dia.

Tambahnya, kejadian itu menurutnya berawal dari Sumanto (31) warga Desa Sumberejo yang tengah mencuci tangki sprayer/semprot dialiran sungai.

Mendadak melihat seperti boneka didalam aliran sungai. Begitu didekati ternyata mayat bayi yang masih lengkap tali pusarnya.

Dengan kejadian itu petugas Kepolisian langsung menyebarkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk memberikan informasi kepada warga maupun kepala desa disekitar wilayah Kecamatan Sine.

Farid mengharap apabila warga mengetahui informasi tentang bayi yang ditemukan untuk segera menghubungi petugas kepolisian.
Pewarta: Kun/pur
Editor: Kuncoro


Minggu, 07 Juli 2019

Kejar Pembanguan Ruas Jalan Dusun Demi Kesejahteraan Warga Desa

Profil Desa sekaralas Widodaren Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Lewat keterangan Sihmanto, Kades Sekaralas, Kecamatan Widodaren Ngawi, bahwa pihaknya terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana jalan lingkungan dengan memanfaatkan angaran Dana Desa (DD), tahun 2019, dengan harapan mampu mendongkrak hasil produksi pertanian yang mana sebagian besar warga desa bermata pencaharian petani.

“Guna memperlancar akses hasil pertanian maka dengan menggunakan Dana Desa, kita prioritaskan melakukan perbaikan infrastruktur jalan dengan pavingisasi yang kali ini diruas jalan Dusun Katerban,” terang dia.

Tambahnya, sehingga nantinya dari 4 dusun yang ada yakni Dusun Katerban, Waturumpuk, Wadangkerep serta Dusun Sekaralas terjadi pemerataan pembangunan, dengan demikian kesejahteraan warga makin meningkat.

“Bukan hanya secara ekonomi, namun juga diharapkan bisa membawa dampak positif dalam hal pendidikan dan kesehatan,” jelasnya lagi.

Semaentara, Desa sekaralas berbatasan langsung dengan Desa Kayutrejo di sebelah utara, sebelah selatan Desa Pucangan, sebelah barat Desa Cepoko dan sebelah timur Desa Sekarputih.

Untuk sarana dan prasarana pendidikan, terdapat 1 Play Group, 4 TK, serta untuk jenjan SD, SMP dan SMA masing-masing ada 1 lembaga.

Sedangkan sarana prasarana kesehatan. Desa yang mendasar luas wilayah menurut penggunaan, terdiri untuk tanah sawah seluas 450 Ha, tanah kering 150 Ha, tanah perkebunan 24.05 Ha, terdapat satu unit Puskesmas pembantu (Pustu) dan delapan Posyandu.
Pewarta: Kun/pAn/sri
Editor: Kuncoro