PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 22 April 2019

Dapat Lahan Pengganti, Puskesmas Matingan Berubah Menjadi RS Type D

Rumah Sakit Umum Daerah mantingan Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Setelah mendapat lahan pengganti, Puskesmas Mantingan yang sebelumnya sempat terdampak pengembangan Pondok Gontor putri lantaran berdiri di atas lahan pesantren tersebut akan berubah menjadi rumah sakit type D Mantingan. Rahmad Sutedjo, Kasi Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes setempat membenarkan akan hal ini, dan akan dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus, tahun anggaran 2020.

“Masterplan pengembangan rumah sakit type D Mantingan ini sudah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu verifikasi dari pusat,” terang dia.

Tambahnya, sesuai rencana anggaran biaya, RSUD Mantingan ini akan dibuat tiga lantai, dan akan menghabiskan anggaran sebesar 86 miliar lebih.

Mengenai pelaksanaan pembangunan RSUD Mantingan ini sendiri, diperkirakan pada tahun 2020 atau mungkin pada tahun 2021 mendatang.

“Ini hanya berupa fasilitas fisik gedungnya saja, sedang mengenai sarana dan prasarana rumah sakit belum termasuk di dalamnya (RAB),” urainya lagi.

Hal ini mendasar, masih menurut Jamad, begitu sapaan akrabnya, bahwa selain menjadi prioritas Pemkab. Ngawi dalam memberi pelayanan kesehatan, juga sebagi bentuk saling kait mengkait antara pelayanan kesehatan seperti diantaranya Puskesmas maupun yang lainnya.

“Jadi kedepan dengan dibangunnya RSUD Mantingan, maka peran rumah sakit tidak hanya kuratif, tapi juga memberikan pelayanan yang cepat salah satunya didukung dengan lokasi yang dekat,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Senin, 15 April 2019

Bupati Ngawi Serahkan 402 SK CPNS Hasil Seleksi Tahun 2018

SK cpns di Ngawi diserahkan oleh bupati

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sebanyak 402 CPNS menerima SK yang diserahkan oleh Bupati Ngawi Budi Sulityo, bertempat di Pendopo Wedya Graha. Yulianto Kusprasetyo Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Ngawi, menerangkan bahwa ini merupakan hasil rekrutment tahun 2018 dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dari kuota 420 formasi.

“Sebetulnya ada 404 CPNS yang lolos seleksi, namun ada empat yang merngundurkan diri dan kemudian ada formasi susulan sehingga totalnya sebanyak 402 CPNS yang mendapat SK Bupati,” terang dia.

Tambahnya, Sistem penerimaan CPNS sendiri terintegrasi jadi satu dipusat dan pihak yang di daerah tinggal menyesuaikan kuota.

“Untuk formasi terbesar, yakni tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan disusul oleh tenaga teknis,” tambahnya kemudia.

Sedangkan mengenai SK Bupati yang diterimakan kepada CPNS tetap mengacu pada Pertimbangan Teknis (Pertek) dari pusat (BKN), dan mengenai penggajian melalui APBD.

Saat disinggung keberadaan hasil seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Yuli, begitu sapaan akarabnya, menguraikan bahwa langkah tahapan berikutnya masih menunggu piha BKN maupun dari Kementrian PANRB.

Jadi terkait rekrutmen ini sentralistik, jadi pihak pemerintah daerah hanya sebatas membantu sebatas Panitia Seleksi Daerah (Panselda).

“Ini sudah pengumuman dan mengenai SK dari para PPPK, terkait tertanggal melaksanakan tugas (TMT), kita masih menunggu dari pusat,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Minggu, 14 April 2019

Diduga Korsleting Listrik, Satu Kios Pasar Beran Terbakar

Kebakaran kios di Pasar Beran Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sebuah kios di Pasar Beran, Kecamatan Ngawi, milik Sulasih (60), warga Desa Beran Ngawi, sekitar pukul 16.00 WIB, terbakar. Meski tak ada korban jiwa, namun ditaksir kerugian mencapai Rp. 20 juta. Kapolsek Ngawi Kota, AKP Khristanto Widhy Nugroho, membenarkan kejadian ini diwilayah hukumnya, dan setelah diterjunkan unit pemadam kebakaran, api sudah bisa dikuasai hingga tak menjalar ke kios lainnya.

“Menurut keterangan saksi-saksi, awal mula terjadi kepulan asap dan ada kobaran api serta serta diduga penyebab kebakaran akibat hubungan pendek arus listrik,” terang dia.

Tambahnya, saat kejadian bebarapa pedagang kios maupun warga sekitar melakukan pemadaman api dengan peralatan seadanya.

Beberapa diantaranya juga melakukan evakuasi barang-barang yang berada dalam kios trersebut, sebelum unit pemadam kebakaran tiba.

“Dari olah TKP, ditemukan seutas kabel serabut yang kondisinya mengelupas karena terbaka,” ujarnya lagi.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro


Sabtu, 13 April 2019

Diduga Tersengat Kabel Pompa Sibel, Tukang Bajak Sawah Ditemukan Meninggal

Tukang bajak sawah kabupaten Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Warga Desa Paron, Kecamatan Paron Ngawi dibuat kaget dengan penemuan mayat di areal persawahan setempat sekitar pukul 04.00 WIB. Kapolsek Paron AKP Widodo, membenarkan kejadian ini di wilayah hukumnya, dan korban S (42), yang kesehariannya bekerja sebagai tukang bajak sawah diduga meninggal lantaran tersengat kabel listrik pompa benam.

“Kami mendatangi lokasi ternyata korban ini sudah meninggal. Kemudian tim medis melakukan pemeriksaan dan hasilnya murni tersengat arus listrik pompa air,” jelas dia.

Tambahnya, beberapa bagian terdapat luka bakar seperti bagian tangan, dada dan kaki. Dari pemeriksaan medis sangat diyakini jika penyebab meninggalnya korban akibat tersengat arus listrik.

Mendasar keterangan saksi yang ada menyebutkan korban sejak malam tengah bekerja membajak sawah milik tetangganya dengan traktor.

Sangat dimungkinkan sesaat sebelum kejadian Korban menaruh jerigen berisi solar dekat pompa air.

Saat itulah salah satu bagian tubuh korban menyentuh kabel listrik pompa air yang terkelupas hingga tersengat.

“Karena tidak tahu semua secara persis dari kejadian itu hanya saja diperkirakan korban menyentuh kabel listrik pompa air setelah menaruh jerigen solar,” terang Gimin salah satu tetangga korban.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Kamis, 11 April 2019

Tarik Investor Dengan Atraksi Budaya Ngawi Di Taman Mini Indonesia Indah

Produk unggulan kabupaten Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Kabupaten Ngawi dipercaya mewakili provinsi Jawa Timur dalam gelar promosi potensi daerah yang bertempat di anjungan jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Wiwien Purwaningsih, Kabid Pengembangan Sumberdaya Wisata dan Ekonomi Kreatif, Disparpora setempat mengatakan, hal ini guna memperkenalkan serta menarik investor agar masuk ke Ngawi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan potensi Kabupaten Ngawi, baik dari sektor Kerajinan, Kuliner maupun atraksi budaya,” terang dia.

Tambahnya, sedikitnya ada 16 sektor ekonomi kratif yang dipamerkan, dan diharapkan mampu menarik perhatian investor agar datang ke Ngawi sebagai bentuk memajukan ekonomi kreatif.

“Dua puluh invetor yang hadir dalam gelar promosi daerah ini, bebrapa diantaranya sudah ada yang mulai tertarik untuk mengembangkan usaha, meski masih ada yang perlu ditindak-lanjuti,” terangnya lagi.

Selain produk kerajinan, baik berbahan kayu maupun bambu serta batik khas Ngawi, yang menjadi daya tarik tamu undangan yang sebagian besar adalah Duta Besar negara-negara tetangga, yakni kuliner serta atraksi budaya.

“Dalam pagelaran pesona budaya Jawa Timur, berupa pagelaran drama tari Sang Wirotani ternyata menyedot perhatian pengunjung,” pungkasnya.
Pewarta: Kun/pAn
Editor: Kuncoro