media online pemberitaan kabupaten ngawi
PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 29 April 2016

Sedot Setengah M APBD, Semua Dewan Ngawi Studi Banding Ke Luar Daerah

Komisi I hingga IV DPRD Kabupaten Ngawi lakukan studi banding ke luar pulau

SINAR NGAWI™ Kota-Terhitung sejak Rabu (27/04), gedung Dewan Ngawi terlihat sepi. Usut punya usut ternyata, komisi I hingga komisi IV secara bersamaan melakukan study banding ke luar pulau. Sekretaris DPRD setempat, Tri Pujo Handono membenarkan akan hal ini dan diperkirakan selesai pada Sabtu esok (30/04) sambil menambahkan bahwa total anggaran yang tersedot guna kegiatan ini capai setengah miliar.

“Ya benar para anggota melakukan studi banding selama empat hari mulai Rabu kemarin (27/04-Red) ,dan masing-masing komisi mempunyai tujuan ke daerah berbeda disesuaikan dengan bidangnya” Terang dia.

Tambahnya, biaya yang disediakan kurang lebihnya sekitar setengah miliar rupiah bersumber dari APBD 2016, dengan rincian masing-masing anggota dewan sekitar Rp 2,5 juta per hari saat melakukan lawatanstudi banding ke luar daerah.

Dapat diinformasikan, untuk Komisi I dengan anggota 10 orang dengan tujuan pulau Bali dengan agenda mencari referensi tentang penanggulangan HIV/AIDS.

Sedangkan Komisi II bersama 11 anggota studi banding ke dua daerah yang ada di Kalimantan antara lain ke Kabupaten Tenggarong, disambung ke Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, dengan agenda tentang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Disusul Komisi III tidak kalah pentingnya bersama 10 anggota menimba ilmu tentang pola Corporate Social Responbility (CSR) ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dan terakhir Komisi IV bersama 10 anggota ingin menerapkan manajemen Ruang Taman Hijau (RTH) dengan studi banding ke Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Kamis, 28 April 2016

13 Napi Lapas Kerobokan Dipindahkan Ke Lapas Ngawi

13 Napi Tampang seram dari Kerobokan Bali dipindahkan ke lapas IIB Ngawi

SINAR NGAWI™ Kota-Lantaran over kapasitas, 63 napi dari Lapas Kelas IIA Kerobokan Bali yang dilayar ke Lapas Kelas I Madiun, 13 diataranya dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Ngawi dengan pengawalan ekstra ketat dari Polisi dan tiba dilokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Mas Indra Prawoto Kasi Pembinaan lapas setempat menjelaskan, bahwa napi pindahan ini semuanya terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Bukan berati lapas Ngawi tidak over kapasitas tetapi memang tidak terlalu seperti dengan Lapas lainya,” terang dia.

Tambahnya, untuk 13 napi tersebut untuk sementara waktu menempati ruang isolasi agar nantinya bisa beradaptasi dengan napi lainya.

Dapat diinformasikan pula, napi yang ada sekarang menempati lapas kelas IIB Ngawi berjumlah 220 orang dandengan adanya layaran dari Bali tersebut totalnya mencapai 213 napi, dengan menempati 23 kamar sel yang terbagi atas 4 blok.

“Meski demikian kita masih mampu melakukan pengamanan sesuai koridornya dengan melibatkan 24 petugas sipir,” pungkasnya.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Rabu, 27 April 2016

Cegah Korupsi, Pengurus DPD GMPK Kabupaten Ngawi Terbentuk

Pelantikan Pengurus DPD GMPK Kabupaten Ngawi

SINAR NGAWI™ Ngawi-Bertempat di Aula RM Notosuman, Irjen Pol (Purn) Bibid Samad Rianto Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi atau GMPK yang juga mantan pimpinan KPK, melantik dan mengukuhkan pengurus DPD GMPK Kabupaten Ngawi. Dalam keterangan usai pelantikan, dia mengatakan bahwa secara umum GMPK berorientasi kepada upaya pencegahan dan sosiaalisasi tentang bahaya korupsi.

“Tujuanya GMPK yang jelas untuk menangkal dan mencegah dilingkunganya masing-masing. Dengan demikian diperlukan kerjasama semua pihak tentunya kita optimis gerakan ini akan berhasil nantinya,” jelas dia.

Dapat diberitakan, pada pengukuhan pengurus baru ini Siras Santoso didaulat menjadi Ketua DPD GMPK Kabupaten Ngawi. Siras-panggilan akrabnya menerangkan hadirnya GMPK di Ngawi setidaknya bisa mengurangi maupun mengurai indikasi terjadinya korupsi.

“GMPK hadir di Ngawi ini setidaknya bisa melakukan pencegahan terhadap tindak korupsi solusinya melakukan sosialisasi intens ditengah masyarakat.,” Terang siras, sapaan akrabnya.

Sementara jalannya acara selain dihadiri Bupati Ngawi Budi Sulistyono, juga nampak hadir para pimpinan Unspinda daerah setempat.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Selasa, 26 April 2016

Dewan Setujui Penyertaan Modal 5M Ke BPR Bank Jatim

Pemkab Ngawi Akhirnya Urun modal Rp.5 miliar ke BPR Bank Jatim

SINAR NGAWI™ Kota-Paripurna perdana antara eksekutif dengan DPRD Kabupaten Ngawi, hasilkan 4 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi suatu keputusan tetap Peraturan Daerah (Perda), antara lain Raperda penetapan perubahan status Desa Beran, Raperda kenaikan tarif pelayanan kesehatan RSUD dr Soeroto, Raperda penyertaan modal ke PDAM dan Raperda penyertaan modal ke BPR Bank Jatim.

“Pentingnya penyertaan modal ke BPR Bank Jatim sangat diharapkan sebagai support terhadap penggiatan para pelaku usaha kecil agar diserap dengan suku bunga seminimal mungkin.,” terang Kanang, sapaan akrab Bupati Ngawi.

Tambahnya, penyertaan modal ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Jatim senilai Rp 5 miliar, tidak serta merta hanya mencari keuntungan langsung melainkan sebagai peningkatan pelayanan terhadap masyarakat khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Pastinya kita harapkan nantinya BPR Bank Jatim bisa menyalurkan kredit bisa tepat sasaran sesuai peruntukan sebagai langkah penyehatan terhadap pelaku UMKM,” urainya lagi.

Sesuai informasi yang didapat, untuk presentase tingkat kemacetan nasabah BPR Bank Jatim diwilayah Ngawi masih standart jauh dari limit maksimal sesuai ketentuan Bank Indonesia sebesar 5 persen.

Artinya, pihak BPR Bank Jatim dalam penyaluran kredit modal selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian atau prudential banking.

Hal itu bisa dibuktikan dari Non Performing Loan (NPL) di BPR Bank Jatim Cabang Ngawi terhitung bulan Maret 2016 hanya 1,10 persen.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Senin, 25 April 2016

Oknum Guru Terduga Tindak Asusila, Ditangkap Polisi Saat Isi Bensin

Oknum Guru terduga pelaku tindak asusila kini dilapaskan

SINAR NGAWI™ Ngawi-Setelah 120 hari sandang status DPO, WG (38) oknum guru salah satu SMP di Ngawi yang terjerat perkara dugaan tindak asusila atas muridnya sendiri, ditangkap polisi sekitar pukul 07.00 WIB saat atri bensin di SPBU. Kasatreskrim Polers Ngawi AKP Andy Purnomo saat dihubungi lewat telepon membenarkan akan kejadian ini dan menambahkan bahwa yang bersangkutan ditangkap tanpa perlawanan.

“Saudara WG diamankan anggota saat antri di pom bensin depan terminal Nganjuk. Dia ditangkap tanpa perlawanan dan kita serahkan ke Kejari Ngawi,” terang dia.

Kronologinya, tertangkapnyaWG saat itu mobil Livina warna putih nopol AE 8425 QU sedang mengisi bensin. Petugaspun lantas menyerahkan perkara ini ke Kejari Ngawi sekitar pukul 10.30 WIB yang didasari pelimpahan berkas P21 dengan nomor B-1625/IV/2016/Satreskrim Polres Ngawi.

Imbuh AKP Andy, sambil menunggu proses pelimpahan ke Pengadilan Negeri (PN) Ngawi, WG harus ditahan sesuai surat perintah nomor Print-29/O.5.33/EuH.2/04/2016 namun sebelumnya yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejari Ngawi.

Dan tepat pukul 14.30 WIB, tim penyidik Kejari Ngawi bersama beberapa anggota Polres setempat langsung menitipkan WG ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ngawi.
Pewarta: pr
Editor: Kuncoro