PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Selasa, 19 Oktober 2021

Di Ngawi, Cakupan Vaksinasi Lansia Dan Pra Lansia Baru Mencapai 24%

Vaksinasi Ngawi

SN-Media™ Ngawi-Guna kejar herd imunity, dipastikan hingga pertengahan Nopember 2021 mendatang, untuk lansia, pra lansia serta pendamping lansia di Ngawi ditargetkan 40%, sedangkan secara umum populasi sudah mencapai 70%.

Ony Anwar Harsono, Bupati Ngawi saat meninjau percepatan vaksinasi lansia dan pra lansia di di Desa Karangasri kecamatan Ngawi, mengatakan bahwa pelaksanaan percepatan vaksinasi lansia dan pralansia saat ini (Oktober 2021) baru mencapai 24 %. 

“Namun demikian, Pemkab Ngawi memastikan, pada pertengahan Nopember mendatang, bisa mencapai target 40%,” ungkap dia. 

Semua kendala di dalam percepatan vaksinasi di Ngawi, masih menurutnya, termasuk ktersediaan dosis vaksin, akan dikomunikasikan dan diinventarisasi untuk selanjutnya akan dicarikan solusi pengadaannya. 

Sementara, Johan Budi Komisi III DPRI, yang merupakan mitra TNI/Polri, turut serta meninjau pelaksanaan vaksinasi lansia dan pra lansia, dan mengapresiasi atas pelaksanaan cakupan dosis vaksinasi yang secara umum sudah mencapai target 70%. 

“Sinergisitas antara TNI/Polri dengan Pemkab Ngawi berjalan dengan baik dan memastikan percepatan vaksinasi sesuai target seperti yang diharapkan,” kata Bang Jo, sapaan akrab Johan Budi.  

Pewarta: TiM
Editor : ro
Copyright : SNM


Senin, 18 Oktober 2021

Tiba di Jawa Timur, Pangdam Brawijaya Tegaskan Para Atlet Wajib Karantina

Atlet PON Ngawi

SN-Media™ Surabaya-Kedatangan para atlet PON XX Papua disambut oleh Forkopimda Jawa Timur. Selain Sekdaprov Jatim dan Kapolda, kedatangan para atlet itu juga disambut oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto.

Beberapa medali, sebelumnya telah berhasil disabet oleh para atlet asal Provinsi Jawa Timur melalui beberapa kejuaraan yang berlangsung di Papua beberapa waktu lalu itu. Apresiasipun, tak lepas diungkapkan oleh Pangdam atas keberhasilan para atlet selama mengikuti kejuaraan tersebut. 

“Atlet-atlet Jawa Timur menunjukkan prestasi yang luar biasa,” kata Suharyanto. 

Meski demikian, masih menurutnya, aturan protokol kesehatan pun wajib dipatuhi oleh para atlet. Salah satunya prosesi karantina yang harus diikuti oleh para atlet setibanya di Surabaya. 

“Meskipun hasil PCR tidak menunjukkan positif terkonfirmasi Covid, atlet ini wajib dikarantina selama 5 hari,” tegas Pangdam. 

Dirinya mengungkapkan, beberapa tempat sudah disediakan oleh Forkopimda Jatim. Lokasi-lokasi itu, nantinya dijadikan tempat isolasi bagi para atlet. 

“Beberapa waktu lalu ada informasi, bahawa Jawa Timur tidak melaksanakan program karantina. Itu tidak betul. Para atlet, tetap kita karantina,” bebernya. 

Untuk diketahui, Jawa Timur berhasil menduduki peringkat ketiga PON XX Papua. Hasil itu, seakan menjadi kebanggaan bagi masyarakat. Sebab, beberapa atlet telah berhasil menunjukkan kemampuannya dalam ajang bergengsi itu, salah satunya prestasi yang berhasil diraih Sisilia Agustiani Ora. Sisilia, telah berhasil membawa medali perak dalam cabang olahraga Karate perorangan. 

Pusat Pemberitaan KODAM V/BRAWIJAYA
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Minggu, 17 Oktober 2021

Pangdam Brawijaya Sidak Pengerjaan Rumdin Di Kompi Senapan Yonmek 512/DY

Rumdin TNI AD

SN-Media™ Tuban-Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau pengerjaan rumah dinas TNI-AD yang saat ini berjalan di Kompi Senapan Yonmek 512/DY di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Pembangunan rumah dinas itu, saat ini sudah mencapai tahap 90 persen, yang artinya, sebentar lagi dinyatakan siap untuk dihuni. 

Kepala Penerangan Kodam, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan jika pembangunan rumah dinas itu dipastikan terselesaikan secepat mungkin. 

Kunjungan yang dilakukan oleh Pangdam, kata dia, dilakukan hanya untuk memastikan secara langsung progress penyelesaian rumah dinas tersebut. 

“Pengecekan memang harus dilakukan secara terperinci. Bahan bangunan juga diharuskan sesuai kualitas ataupun spek,” ujar Kusdi ketika dihubungi berkaitan kunjungan yang dilakukan oleh Mayjen Suharyanto, Sabtu (16/10). 

Pusat Pemberitaan KODAM V/BRAWIJAYA
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM