media online pemberitaan kabupaten ngawi
PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 27 Maret 2015

Sedot APBD Ratusan Juta, Pohon Palem Satu Persatu Mulai Layu

Berita foto Sinar Ngawi hari ini adalah pengumuman lelang LPSE kabupaten Ngawi

SN™ NGAWI-Tanaman palem sejumlah 37 pohon dari jenis Washington dikawasan sepanjang trotoar jalan Hasanudin kondisinya selain daunnya mengering, dapat dipastikan tanaman langka yang dibeli lewat anggaran APBD sebesar Rp.179 juta tersebut mati. Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta dan Karya, Hartoyo saat dikonfirmasi menjelaskan hal ini terjadi karena faktor cuaca.


"Tidak banyak kok yang mati. Hanya beberapa saja," jelasnya sembari menyebut penanaman pohon palem dilakukan pada Oktober tahun 2014 lalu, (27/03).

Hartoyo berjanji bakal meminta rekanan pelaksana yang pelelangannya dengan mekanisme penunjukan langsung (PL) untuk segera mengganti pohon palem yang mati.

Menurut Hartoyo, hal itu sesuai dengan perjanjian kontrak antara pihaknya dan pemilik CV.

"Kita akan segera minta rekanan mengganti pohon palem dengan yang baru. Karena dalam perjanjian, jika sewaktu-waktu pohon mati pihak rekanan akan bertanggung jawab untuk menggantinya," pungkasnya.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Kamis, 26 Maret 2015

Pedagang Akik Kaget Saat Menyadari Bongkahan Batu Itu Granat Aktif

Berita foto Sinar Ngawi Terkini adalah Pelajar siswa SD temukan Granat aktif

SN™ NGAWI-Demam batu akik, dilokasi inilah anak-anak pantaran usia SD hampir celaka. Pasalnya saat mencari bahan batu akik di pekarangan milik Lasdi, Dani warga Nglarangan-Karangasri, Kec. Ngawi Kota menemukan Granat aktif. Tak sadar temuannya barang berbahaya, Dani mendatangi Jamin tukang akik di desanya untuk menjualnya. Sadar batu temuan Siswa SD itu ternyata granat, Jamin langsung melapor ke pihak berwajib.

“Tadi pas gali-gali tumpukan batu samping rumah menemukan itu (granat-red) saya kira batu akik yang besar,” terang Dani yang punya nama lengkap Muhamad Dani Kurniawan, (26/03).

Sedangkan Lasdi, pemilik pekarangan dimana Granat tersebut, dirinya sama sekali tidak mempercayai kalau dipekarangan rumahnya selama ini tersimpan bahan peledak.

Menurutnya, berpuluh tahun dirinya menempati rumah disekitar pekaranganya sama sekali belum menemukan benda serupa seperti temuan keponakanya itu.

“Ya tidak tahulah soalnya saya sudah lama tinggal dan pekarangan sekitar rumah belum ada benda kayak itu,” terangnya.

Sementara menurut petugas dari Polres Ngawi, pihaknya menduga granat nanas terseut kemungkinan besar merupakan sisa-sisa perang era kemerdekaan dulu.

Guna mengamankan granat, sementara waktu disimpan oleh Polres Ngawi untuk dikonsultasikan dengan Tim Gegana dari Polda Jawa Timur.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Siap Rebut Adipura, UPTD Terminal Kertonegoro Sibuk Benah-Benah

Berita foto Sinar Ngawi hari ini tentang kegiatan penialai tim kementrian lingkungan hidup

SN™ NGAWI-Tinggal tunggu hitungan hari jelang kedatangan tim pusat dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup, dalam rangka penilaian tahap dua Piala Adipura tahun 2015, pihak UPTD terminal Kertonegoro terus kebut pembenahan dibeberapa titik meliputi Mushola, toilet, bangku penumpang di terminal pemberangkatan ataupun sebaliknya selain itu penghijauan sekitar terminal juga diprioritaskan.

“Untuk penilaian tahap pertama kemarin terminal sini mendapatkan nilai rata-rata 75,21 namun demikian point tersebut akan naik pada tahap dua yang dilakukan penilaian pada akhir bulan ini (Maret-Red), dengan adanya pembenahan sekarang ini,” kata Ali Imran Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Terminal Kertonegoro, (26/03).

Masih menurutnya, penghargaan untuk penilaian kota terbersih tersebut hanya diprioritaskan pada kebersihan area terminal.

“Jadi optimis sajalah pihak kita dan yakin pointnya akan bertambah pada waktunya nanti,” ulasnya.

Dilain sisi, pihaknya merasa berat tanpa adanya anggaran rutin yang digelontor dari APBD masuk pengelolaan terminal.

Bahkan dalam realisasinya, pihak terminal sendiri mengeluarkan anggaran sekitar Rp 1juta lebih untuk membiayai perawatan maupun kebersihan area terminal sekaligus operasional petugas kebersihan.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Rabu, 25 Maret 2015

Kowad Kodam V/Brawijaya Menyamakan Visi Misi Dengan Corps Call

Mampir Di Ngawi, Jokowi Sarapan Nasi Pecel

SN™ SURABAYA- Dalam rangka menjaga silaturahmi dan menyamakan visi dan misi serta berbagi informasi, Kowad Kodam V/Brawijaya wilayah Jawa Timur melaksanakan corps call yang dibuka oleh Letnan Kolonel Arh Sonny Septiono Molen Karmanto Aspers Kasdam V/Brawijaya selaku pembina harian Kowad Kodam V/Brawijaya pada hari Rabu (25/3) di Aula Mapomdam V/Brawijaya.

Acara yang merupakan kegiatan rutin di triwulan I ini diikuti oleh ratusan Kowad wilayah Jawa Timur dengan di dahului apel pengecekan personil.

Sesuai dengan motto Kowad “Bukan mawar penghias taman tetapi Melati Pagar Bangsa”, Aspers dalam pengarahannya mengharapkan agar para Kowad Kodam V/Brawijaya dalam melaksanakan tugas tidak hanya berfungsi sebagai penghias lingkungan kerja tetapi merupakan prajurit wanita yang profesional, memiliki sopan santun, bersih hati, ramah, jujur, teliti, mandiri dan ikut bertanggung jawab dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Dalam pengarahannya, Aspers juga memberikan penekanan antara lain : Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan. Kedua, harus memiliki kepribadian yang baik dan budaya timur. Ketiga, jangan melakukan tindakan yang tidak terpuji/melanggar norma dan etika yang telah ditentukan baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Keempat, harus dapat berpikir dan bertindak sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Kelima, wajib mengikuti dimanapun suami bertugas. Keenam, tidak melupakan tugas dan tanggung jawab sebagai Ibu untuk mengurus suami dan mendidik anak.

Setelah menerima pengarahan dari Aspers, Perwira Koordinator (Pakor) Kowad Letkol Cku (K) Nurhayati Azis, SE. menyampaikan hasil Rakernis Kowad TA. 2015 di Jakarta bulan lalu.
Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya
Totok Sugiharto, S.Sos.
Kolonel Arm NRP 31680
Editor: Kuncoro


Libatkan Tim Appraisal, Eks Tanah Kepatihan Dilirik Pemkab Ngawi

Berita foto Sinar Ngawi hari ini tentang Pemkab Ngawi Menawar 17M untuk eks tanah Kepatihan

SN™ Kabarnya Pemkab Ngawi siapkan dana sebesar Rp 17 miliar melalui dana APBD 2015 guna membeli eks Kepatihan di Jalan Pati Unus, Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi Kota. Lahan seluas 2 hektar lebih tersebut pada tahun sebelumnya memang sempat gagal akibat terganjal kesepakatan harga antara ahli waris dengan pihak Pemmkab setempat lantaran harga masih diatas ketentuan dari tim appraisal.

“Kalau rencana pembelian Kepatihan itu sebenarnya mulai tahun lalu. Karena mengalami kendala terpaksa tertunda dan tahun ini mudah-mudahan clear,” terang Anwar Rifai Kepala Kepala Dinas Disparyapura Kabupaten Ngawi, (25/03).

kata Anwar, eks Kepatihan rencananya akan dijadikan obyek wisata heritage yang mempunyai nilai sejarah perjuangan sebelum Ngawi terbentuk menjadi kabupaten.

Hal senada juga disampaikan Warsito Kasi Promosi Pariwisata Disparyapura Kabupaten Ngawi, renovasi Kepatihan kalau toh sudah selesai pembayaranya dengan pemegang ahli waris akan di face off sedemikian rupa tanpa meninggalkan nilai historisnya.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro