PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 20 September 2012

Home > > Nasib GOR: Sudah Dana Menyusut Pengerjaan Di Ecer Pula

Nasib GOR: Sudah Dana Menyusut Pengerjaan Di Ecer Pula

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Inilah master plan GOR Ngawi. Sayangnya hal ini dibarengi beredarnya rumor, bahwa selain carut marutnya pendanaan yang tak sesuai harapan, juga di ecernya hingga belasan rekanan yang mengerjakan, diprediksi tak akan selesai tepat waktu selain mutu bangunan yang nantinya juga diprediksi diragukan kwalitasnya.

Menyusutnya bujet pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Ngawi yang menempati eks terminal lama menambah PR baru bagi Pemkab Ngawi. Dimana sesuai MoU sebelumnya dengan pihak Kementerian Olahraga (Kemenpora), Pemkab Ngawi bakal mendapatkan kucuran dana Rp 23 miliar untuk pembangunan GOR secara bertahap sampai tahun 2013.

Kemudian dalam paruh perjalananya terjadi perubahan yang signifikan terkait pendanaan, dimana dana yang disodorkan Pemkab Ngawi hanya terealisasi setengahnya yakni Rp 11,5 miliar.

Dengan tarik ulurnya pendanaan tersebut membuat konsep pembangunan GOR sendiri terpaksa harus dirubah menjadi satu indoor yang sebelumnya double indoor. Carut marutnya pendanaan dari Kemenpora tersebut menurut Bambang Hariyono CES, Kepala PU Bina Marga Cipta Karya dan Kebersihan Kabupaten Ngawi, tidak lepas adanya konflik di internal Kemenpora sendiri. “Karena kita memang sudah koordinasi dengan Kemenpora dan pihaknya sudah sanggup, dan sebelum dana itu terealisasi gunung api di Kemenpora jebluk,” jelas Bambang Hariyono CES, beberapa hari kemarin.

Terkait konflik di Kemenpora sendiri yang menjadi factor tersendatnya dana GOR, Bambang Hariyono CES secara rinci tidak menyebutkan hanya saja dirinya menuturkan Pemkab Ngawi sendiri siap untuk menalangi bilamana dana yang tinggal separuh tersebut dalam realisasinya tersendat lagi. “Kalau misalkan Kemenpora sudah tidak mungkin lagi nanti Pak Bupati sanggup menalangi dana tersebut lewat APBD,” urainya lagi. Meski demikian pembangunan GOR untuk tahap awal tetap di prioritaskan pembangunan kontruksi pondasi dan pembangunan dinding GOR akan selesai empat bulan kedepan dengan menelan anggaran Rp 5 miliar.

Selain itu dalam menyikapi rumor kerawanan kebocoran dana terkait pembagian 13 paket pekerjaan GOR sendiri, Bambang Hariyono CES, menyebutkan, justru kalau pembangunan GOR dipaksa menjadi satu paket maka tidak sesuai dengan sub bidang pengerjaanya. Karena ada dua sumber dana GOR sendiri yakni dari Kemenpora senilai Rp 4 miliar lebih sedangkan sisanya dari DAU. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda