PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 06 Februari 2013

Home > > Nyleneh, Masyarakat Dipaksa Pahami Kondisi Keuangan Daerah

Nyleneh, Masyarakat Dipaksa Pahami Kondisi Keuangan Daerah

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Kondisi jalan yang rusak berat yang juga sempat terjadinya aksi warga Desa/Kecamatan Pitu yang memblokir jalan beberapa waktu lalu, ternyata hanya ditanggapi "nyleneh" oleh pihak Pemkab Ngawi lewat dinas terkaitnya. Masyarakat diminta paham akan kondisi keuangan daerah dengan dalih keterbatasan anggaran.

“Kalau masyarakat ada yang protes saya kira itu wajar sesuai haknya dalam menyampaikan pendapat,” ujar Sudarno Kabid Jalan dan Jembatan DPU BMCK Ngawi (6/2).

Namun demikian tandas Sudarno untuk ruas jalan Ngawi – Pitu akan mendapatkan perbaikan pada 2013 ini yang diambilkan dari DAU.

Selain itu sebagai Kabid Jalan dan Jembatan DPU BMCK Ngawi, Sudarno, membeberkan data kerusakan jalan yang terbagi sesuai kondisi lapangan.

Sesuai data tercatat kondisi jalan yang tersebar di 19 kecamatan masuk wilayah Ngawi untuk kategori layak 200 km, kategori sedang 137 km, kategori rusak 135 km dan rusak berat 111 km.

Sehingga dari total jalan yang mengalami kondisi rusak berat tercatat 19,02 persen dari 597 km dari panjang jalan secara keseluruhan di Ngawi. “Untuk mengatasi hal tersebut sebenarnya sudah mengajukan anggaran lewat BK Propinsi senilai Rp 15 miliar namun kenyataanya hanya realisasi Rp 2 miliar,” urai Sudarno.

Dijelaskanya, total pembiayaan secara keseluruhan akan diambilkan dari APBD 2013 senilai Rp 36 miliar yang tahun sebelumnya hanya Rp 28 miliar. Meskipun anggaranya terbilang naik pada tahun ini Sudarno menilai masih kurang untuk mengatasi panjang jalan yang kondisi rusaknya makin tambah.

Pihaknya, perlu membagi pos anggaran disesuaikan kondisi jalan itu sendiri akibat faktor cupetnya keuangan yang dimiliki pemerintah daerah.

Maka mendasar data skala prioritas perbaikan jalan tetap mengacu mendasar akses jalan dilihat dari sisi perekonomianya. “Bagi jalan yang digunakan dengan tingkat transaksi ekonomi cukup tinggi maka akan mendapatkan prioritas terlebih dahulu mendapatkan perawatan jalan,” jlentreh Sudarno lagi.

Seperti akses ruas jalan Kendal – Jogorogo – Ngrambe masuk skala prioritas utama mengingat kegiatan perekonomian warga sekitarnya sangat padat. Sudarno menggaris bawahi, perbaikan jalan yang akan dilakukan tahun ini selain Ngawi – Pitu juga Geneng – Kedungputri dan Tambakboyo – Mantingan. (pr/K_Sn)

Artikel Terkait



1 komentar:

Bintang Raya mengatakan...

masa iya gak ada anggaran ????? demi kepentingan masyarakat yang setia membayar pajak mereka bilang demikian,, tidak ingatkah mereka, ketika HUT Ngawi,, berapa puluh juta uang yang digelontorkan hanya untuk hiburan semata,, senang sesaat tanpa ada hasil yang bisa dimanfaatkan sesudahnya,,,
pemkab ngawi harus berfikir ulang untuk menggunakan anggaran dana nya,, lebih baik untuk pembangunan fasilitas dan memajukan pendidikan dari pada hanya untuk "hura-hura"...

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda