PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 11 April 2013

Home > > Politisi Kawakan Ini Resmi Ceraikan Golkar

Politisi Kawakan Ini Resmi Ceraikan Golkar

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Setelah sempat menjadi bahan perbincangan hangat beberapa pekan belakangan ini, akirnya kini politisi kawakan yang dikenal dengan konsep cemerlangnya Drg.Yayuk Sri Rahayuningsih resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar sekaligus kursi wakil ketua DPRD Ngawi, guna melenggang ke DPR RI dengan gerbong barunya yakni Partai NasDem, (10/4).

Yayuk demikian panggilan akrabnya membenarkan baru saja menyerahkan berkas pengunduran dirinya sesuai mekanisme yang tertuang dalam Peraturan KPU No.13 Tahun 2013 tentang Perubahan Peraturan KPU No.7 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Dan mengenai pengunduran dirinya sebagai legsilatif, Yayuk mengatakan sudah dilakukan pada dua hari sebelumnya sebagai persyaratan menuju daftar calon legislatif sementara (DCS) pada 9 April.

“Yang jelas tidak punya masalah dengan Golkar dan kami ingin membuat sejarah yang pada intinya hari ini pamitan, dan perlu diketahui bahwa Ngawi kalau bisa ada putra daerahnya yang mewakili pusat nanti,” terang Drg.Yayuk Sri Rahayuningsih.

Yayuk menjelaskan, pada pesta demokrasi tahun depan tersebut dirinya akan merebutkan kursi DPR RI yang diberangkatkan dari daerah pemilihan (dapil VII) melalui Partai Nasional Demokrasi (Nasdem).

Upaya menuju Senayan tersebut diyakini Yayuk, mendasar kondisi ketergantungan keuangan daerah terhadap kekuatan APBD baru mencapai 5,26 persen. Sehingga dengan minimnya anggaran daerah ini, dia berharap sebagai putra daerah nantinya akan memperjuangkan dana perimbangan serta proyek pusat turun ke daerah secara maksimal.

“Sehingga kalau ada putra daerah yang duduk di pusat maka makelar anggaran dan makelar proyek dapat ditekan seminimal mungkin dan yang perlu diketahui nantinya saya sepenuhnya akan memperjuangkan aspirasi daerah Ngawi ini,” jelasnya lagi.

Kemudian Ketua DPD Golkar Ngawi, Jefry Arif Kusbudiman, pada kesempatan yang sama mengungkapkan kalau Yayuk sudah resmi mengundurkan diri sesuai peraturan KPU maupun internal Partai Golkar sendiri.

Dan mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Yayuk sebagai wakil ketua DPRD Ngawi sejauh ini kata Jefry belum ada nama yang akan didudukan.

“Mengenai siapa nantinya yang akan menggantikan posisi Bu Yayuk sebagai wakil ketua dewan sejauh ini kita belum mempersiapkan karena beliau baru saja mengirim surat resmi pengunduran diri pada hari ini,” jelas Jefry.

Sementara Dwi Rianto Jatmiko Ketua DPRD Ngawi menegaskan, tentang pengunduran Yayuk merupakan persyaratan mutlak mendasar aturan KPU. Pada prinsipnya jika salah seorang anggota DPRD akan mencalonkan diri kembali, tetapi tidak dengan partai yang sama maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri.

“Dan siapa yang akan menggantikan posisi beliau sebagai wakil ketua dewan maka kita serahkan ke Partai Golkar,” tegasnya. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda