PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 04 Mei 2013

Home > > Butuh Kreatifitas Dalam Mengajar IPA

Butuh Kreatifitas Dalam Mengajar IPA

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Dibalik penghargaan keteladanan pendidikan dari Bupati Ngawi, Perjuangan yang dilakukan Dwi Kustanti, guru IPA di SMPN 1 Padas dalam rentang perjalananya selama 14 tahun, bukan perkara gampang terlebih pelajaran ini barangkali menjadi sesuatu yang ditakuti bagi sebagian peserta didik.

Tentunya, konsep mendasar strategi perlu dikedepankan guna para anak didiknya mampu memahami materi. Sesuai penjelasanya, ada berbagai hal menuju prestasi terutama tiga karakteristik yang dimiliki seorang pendidik.

Yakni unggul serta mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.

Mampu menghasilkan karya kreatif dan inovatif, dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

Sehingga penerapan sistem inilah yang mampu mengantarkan Dwi Kustanti menyabet juara pertama guru berprestasi di wilayah Kabupaten Ngawi tahun 2013.

Secara umum Tanti demikian panggilan akrabnya, sebagai pendidik disebuah sekolah yang mayoritas anak didiknya tidak memiliki kemampuan tinggi sesuai input sebelumnya merupakan bagian tantanganya.

Dengan demikian memerlukan semangat kreatifitas mengajar dengan menerapkan strategi pengajaran, model pembelajaran agar peserta didiknya bersemangat belajar dan memahami ilmu pasti ini.

Diakuinya untuk sekarang ini yang menjadi problem tersendiri ada di tenaga didik, secara tidak langsung sebagian tenaga didik atau guru kurang tertarik memanfaatkan alat-alat Laboratorium IPA.

Padahal siswa hampir semuanya menyukai dan lebih bersemangat jika pembelajaran langsung dengan menggunakan alat-alat Laboratorium dengan tetap mengedepankan materi teori.

Dengan semangatnya mengembangkan ilmu IPA selama ini maka tidak pelak Tanti dipercaya sebagai Kepala Laboratorium IPA SMP N1 Padas mendasar sertifikat yang diraihnya saat uji kompetensi sebagai kepala laboratorium IPA yang diselenggarakan melalui diklat 60 jam oleh salah satu perguruan tinggi di Malang Jawa Timur sesuai rekomendasi Kemendiknas.

Disisi lain Dwi Kustanti merupakan istri dari Akhmad Sayidul Anam yang sudah dikarunia 4 buah hati ini mengaku punya kesibukan tersendiri ditengah masyarakat selain dirinya sebagai pengajar.

Di Kelurahan Margomulyo Kecamatan Ngawi Kota dimana lingkungan tempat tinggalnya selama ini, Tanti aktif memelopori terbentuknya kajian remaja di lingkungannya karena prihatin kondisi remaja akhir-akhir ini akibat pengaruh globalisasi, dan pesatnya tekhnologi.

Dirinya juga Di Organisasi Salimah sebagai sekretaris daerah dan di Harum karena di bidang pendidikan dan dakwah, beliau sering ditugaskan menjadi nara sumber (pengisi) di beberapa Majelis Ta’lim ibu-ibu, yang membawa diri untuk turun ke beberapa desa di beberapa kecamatan, di antaranya ke Kecamatan Jogorogo, Mantingan, Pitu, Prandon, Ngawi, Kasreman .

Selain ditugaskan ke Majelis Ta’lim, beliau juga ditugaskan mengisi kajian di instasi pemerintah seperti di Puskesmas Padas, dan Dinas pemerintah lainnya.

Juga sebagai narasumber/ penyaji di Radio Swara Ngawi (RKPD Kabupaten Ngawi) dalam acara Dialog Interaktif Kajian Islam mulai tahun 2008 – 2011. Juga terlibat aktif dalam kepanitian acara-acara tertentu seperti peringatan hari anak, hari ibu ataupun acara halal bi halal yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Ngawi. (red/tim)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda