PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 03 Agustus 2013

Home > > H-6 Kondisi Terminal Kertonegoro Ngawi Terbilang Normal

H-6 Kondisi Terminal Kertonegoro Ngawi Terbilang Normal

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Kondisi secara umum arus mudik di Terminal Kertonegoro Ngawi, Jawa Timur, jelang lebaran 1434 H tepatnya H-6 masih tergolong normal. Meski demikian, bila dibanding hari-hari biasa, sudah menunjukkan tanda peningkatan pemudik dari luar kota, dan puncak lonjakan pemudik diprediksi pada H-2 mendatang.

“Meski ada peningkatan penumpang baik di pintu kedatangan maupun pemberangkatan tapi masih berskala kecil, jadi masih aman dan lancar.” Terang Ali Imron, Ka-UPTD Terminal Kertonegoro Ngawi, Sabtu siang (3/8).

Dijelaskan, seperti pengalaman dari tahun sebelumnya para penumpang yang melintas di terminal berstatus tipe A ini hanya sifatnya transit.

“Kalau masalah persentase berapa jumlahnya penumpang nanti kami kira hampir sama dengan tahun lalu kalau toh ada peningkatan kemungkinan itu kecil,” kata Dia lagi.

Dapat diinformasikan, untuk saat ini sesuai data H-6 jumlah penumpang yang turun di sekitar 1290 orang sedangkan pada terminal pemberangkatan tercatat 860 penumpang meninggalkan Terminal Kertonegoro.

Sedangkan jumlah bus yang singgah untuk jenis angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) ada 51 bus, angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) tercatat 78 bus dan untuk bus cepat terpantau 44 armada.

Sementara guna mengantisipasi tindak kerawanan pada arus mudik maupun balik nantinya, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya peningkatan pengamanan dan pelayanan dengan menggandeng petugas dari Polres Ngawi.

“Kita berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi mereka sehingga tindak kriminal yang terjadi sudah kita antisipasi dengan melibatkan personel kepolisian,” terangnya.

Selain pelayanan normal, pihaknya juga mendirikan pos kesehatan dengan melibatkan tim medis untuk menangani jika ada penumpang atau awak bus lainnya yang mengalami gangguan kesehatan sehabis melakukan perjalanan.

“Yang terpenting kita adalah melayani penumpang yang memakai jasa Terminal Kertonegoro ini sebaik mungkin sesuai hasil evaluasi dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.(pr)


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda