PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 12 September 2013

Home > > PUJAMARI Makin Kusut, Disdagsar Ngawi Ngeyel Tak Bersalah

PUJAMARI Makin Kusut, Disdagsar Ngawi Ngeyel Tak Bersalah

Lokasi / Tempat Wisata Kuliner Dan PUJAMARINGAWI™ Salah Perhutungan! Mungki kata ini tepat untuk keberadaan Pusat Jajanan Malam Hari (PUJAMARI). Betapa tidak, Program yang sedianya mengangkat ikon wisata kuliner yang dianggarkan Rp 150 Juta dari saku APBD II ini sempat berjalan sepekan saja. Tak ingin kehilangan muka, pihak Disdagsar Kab Ngawi berencana pindah lokasi di areal depan GOR.

Masih tak mau pihanya melulu disalahkan, Anwar Rifai Kepala Disdagsar Kabupaten Ngawi ngengkel jauh hari sebelum pujamari di lounching pada 28 Juni 2013 lalu sudah mendasar tahapan yang diselesaikan sebanyak tiga kali.

“Kita ini melangkah selalu pakai prosedur bukan sepihak atas kemauan sendiri jadi semua pihak yang kita ajak rapat untuk membahas keberadaan pujamari menyetujuinya,”tuturnya.

Dalam setiap tahapan yang dilakukan pihaknya selalu melibatkan pihak terkait seperti Polres Ngawi, Bina Marga Provinsi, PU BMCK Ngawi, KLH, Dinas Koperasi bahkan pihak Kelurahan Margomulyo.

Namun pihaknya tidak mengelak kalau toh pujamari tidak mampu bertahan lama. Kemudian hasil dari telaah staf yang dikirim ke Bupati Ngawi pada dua bulan lalu keberadaan pujamari akan dipindah ke area GOR Ngawi.

Anwar demikian panggilan akrabnya, kepastian lokasi pujamari sudah sesuai hasil dari rapat teknis yang dilakukan satu minggu yang lalu bersama satker terkait.

“Dari hasil rapat teknis tersebut merekomendasikan bahwa pujamari akan direlokasi ke area GOR dengan pertimbangan kalau di Bugisan (lokasi pujamari lama-red) bertentangan dengan undang-undang lalu lintas sebagaimana mendasar dari himbauan Polda Jawa Timur,” jlentrehnya lagi.

Bahkan Anwar punya keyakinan lagi eksistensi pujamari tetap akan berlangsung terhadap 15 pedagang kuliner selaras kebutuhan masyarakat akan jajanan khas Ngawi.

Ditegaskan lagi, dengan relokasi tersebut tentunya ada satu keterpaduan antara pedagang pujamari dengan PKL yang menempati area GOR sebelumnya dan totalnya hasil dari inventarisir ada 15 pedagang pujamari dan 14 pedagang lama. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda