media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Custom Search

Jumat, 18 Oktober 2013

Home > > Listrik Sering Padam Warga Keluhkan Layanan PLN

Listrik Sering Padam Warga Keluhkan Layanan PLN

Peralatan elektronika

NGAWI™ Setidaknya di tiga kecamatan, Karangjati, Pangkur dan Kwadungan , Ngawi, aliran listrik kerap kali padam. Wargapun mengeluh, selain aktivitas terganggu juga tak jarang mengakibatkan peralatan elektronik turut serta rusak. Masih menurut warga, pihak PLN tak pernah mensosialisasikan terlebih dulu sebelum ambil tindakan pemadaman.


Mulyanto warga Kecamatan Pangkur menilai, pihak PT PLN (persero) Rayon Ngawi harus serius menangani kondisi listrik yang kerap kali mati secara mendadak ini. “Ini PT PLN memang harus serius lah. Masa sering terjadi dan tidak ada solusi juga, kita bayar listrik rutin tapi pelayanannya tetap saja tidak memuaskan,” ujarnya.

Tidak hanya Mulyanto, keluhan sering kali mati listrik secara mendadak juga disampaikan Arif Crish, warga Dusun Toyo, Rt 05/04, Desa Waruk Kalong, Kecamatan Kwadungan, yang mempunyai rental Playstation.

“Mati listrik sering banget terjadi dan mendadak. Masyarakat seperti saya dan saya yakin yang lain juga merasa terganggu akibat listrik tiba-tiba mati. Salah satunya saat disini lagi rame-ramenya maen playstation, tiba-tiba listrik mati, sehingga membuat rusak alat-alat elektroniknya," keluhnya.

Menurut Arief, seharusnya PLN menginformasikan terlebih dahulu kepada warga jika dalam waktu tertentu listrik akan mati secara tiba-tiba. “Jika informasi sudah menyebar, tentu warga juga bisa melakukan persiapan-persiapan. Misalnya menonaktifkan barang elektronik agar tidak cepat rusak,” tuturnya.

Manager Rayon PT PLN (persero) Rayon Ngawi Suprianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya beberapa peralatan yang CUT OUT yang retak diganti dan dalam penggantian tersebut listrik dipadamkan.

"Memang ada kerusakan kecil yang hingga saat ini belum ditemukan petugas kami. Petugas kami tetap mencari terus, kami mohon pada masyarakat di tiga kecamatan tersebut apabila mengetahui atau mendengar suara ledakan cepat diinformasikan ke PT PLN, itu sangat membantu kami," paparnya.

Suprianto menambahkan, kondisi tersebut tidak bisa tertangani secara instan, mengingat kerusakan yang kecil diwilayah yang luas. "Jadi kami harus meneliti hingga bagian terkecil untuk mengetahui penyebab konsletnya listrik tersebut," pungkasnya. (pr)

Berita Terkait



0 comments:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda