PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 21 Desember 2013

Home > > Jelang Natal Dan Tahun Baru, Polres Ngawi Gelar Apel Siaga

Jelang Natal Dan Tahun Baru, Polres Ngawi Gelar Apel Siaga

Perayaan natal dan tahun baru

NGAWI™ Jelang Natal dan tahun baru, Polres Ngawi menerapkan serta meningkatkan jaring pengaman diwilayah hukumnya. Tingkat kewaspadaan pengamanan ekstra akan diberlakukan terhadap 2 Gereja di Desa Ketanggung, Kecamatan Sine, Ngawi. Mengingat lokasi Gereja tersebut tepat berada di perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah.

“Karena daerah itu merupakan perbatasan langsung dengan Jawa Tengah terutama Kabupaten Karanganyar, tapi bukan berati wilayah lain pengamanan Gereja terabaikan,” terang Kapolres Ngawi AKBP Valentino Alfa Tatareda saat melakukan apel siaga pengamanan Natal dan Tahun Baru bertajuk Operasi Lilin 2013 di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (21/12).

Sedangkan jumlah Gereja yang menjadi target pengamanan Natal di Kabupaten Ngawi sebanyak 85 Gereja tersebar di 19 kecamatan.

Operasi pengaman ini sendiri selain melibatkan ratusan personal kepolisian juga melibatkan unsur TNI dan Satpol PP Kabupaten Ngawi. Meskipun eskalasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngawi sendiri cukup kondusif akan tetapi untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan diperlukan ditingkatkan.

Kapolres Ngawi AKBP Valentino Alfa Tatareda saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya mengerahkan sekitar 300 personil kepolisian yang akan disebarkan dibeberapa titik pengamanan. “Personil itu nantinya akan ditempatkan beberapa tempat yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminal terlebih menjelang perayaan Natal sehingga Gereja yang ada di Ngawi ini akan menjadi titik fokus pengamanan,” ungkapnya.

Selain personil dari kepolisian, perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Ngawi juga dibantu oleh aparat TNI, Satpol PP, Dishub, dan beberapa kelompok masyarakat. Dari unsure kelompok masyarakat yang telah menyediakan diri untuk terlibat dalam pengamanan Natal di Kabupaten Ngawi adalah Barisan Serbaguna (Banser), jumlah total personil diluar Polri sekitar 200 personil.

“Dengan kerja sama serta kordinasi yang baik antara aparat dan juga masyarakat kamikira perayaan Natal dan tahun baru bias berjalan kondusif dan aman,” ujarnya. Sebelum perayaan misa Natal sendiri akan dilakukan pemeriksaan intensif disetiap sudut Gereja menggunakan metal detector sedangkan para jamaah juga tidak lepas dari mirror detektor. Sementara untuk lingkup dalam kota Ngawi juga disiagakan 3 pos pemantau keamanan seperti perempatan Banyakan, Margomulyo dan perempatan di timur alun-alun.

Selain itu sebelum jatuhnya hari’H’ jajaran Polres Ngawi guna mempersiapkan system pengamanan melalui rapat koordinasi dengan instansi terkait.Tidak hanya itu saja untuk memberikan kenyamanan pada perayaan Natal dan Tahun Baru pihaknya mengintensifkan patroli baik internal Polres Ngawi maupun ditingkat Polsek.

Dengan pengamanan yang extra tersebut, menurut Kapolres Ngawi diharapkan tidak terpengaruh dengan isu miring tentang pengamanan perayaan Natal dan rahun baru. Kapolres juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pengamanan. “Kalau ada masyarakat yang tidak tertib dan malah membuat suasana tidak kondusif yang akan kita amankan, misalnya seperti motor yang suaranya di bikin kenceng, itu akan kami tangkap,” tegasnya. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda