PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 23 Januari 2014

Home > > Jelang Pemilu 2014, Percetakan Di Ngawi Kebanjiran Order

Jelang Pemilu 2014, Percetakan Di Ngawi Kebanjiran Order

Percetakan Ongko di Jalan Basuki Rahmat No.57|

NGAWI™ Indah Widyastuti Direktur Percetakan Ongko di Jalan Basuki Rahmat No.57 Ngawi menjelaskan bahwa Jelang pelaksanaan Pemilu 2014 saat ini pemesanan atau order yang digarap oleh percetakan di tempatnya, baik berupa banner pencitraan calon legislative (caleg), pamflet, baliho, spanduk, kalender dan kartu nama mengalami peningkatan secara signifikan.


Banjirnya order tersebut kupasnya, mulai terasa selama tiga bulan terakhir terhitung sejak Nopember 2013 lalu mengalami peningkatan sampai 50 persen. “Kalau dibilang meningkat tentunya pasti khususnya pamflet dan kalender, itupun sudah kita rasakan sejak akhir tahun lalu,” jelas Indah Widyastuti, Kamis (23/01).

Untuk masing-masing pemesan urainya, datang dari berbagai daerah sekitar wilayah Ngawi seperti Magetan, Ponorogo dan Madiun. Umumnya mereka pesan jenis baliho dan spanduk yang berukuran 1,5 x 2 meter yang jumlahnya mencapai 1.500 lembar hingga 3.000 lembar.

Untuk pesanan produk pencetakan pencitraan menjelang pesta demokrasi tersebut, setiap Tim Sukses ataupun dari Partai Politik, dikatakan Indah, bisa menghabiskan puluhan juga rupiah.

“Mereka pesan tidak hanya sekali saja soalnya, contohnya ketika pesanan mereka sudah clear kita cetak dan mereka habis disebarkan ke masyarakat biasanya mereka datang lagi kesini untuk memesan dalam jumlah yang lebih besar, pastinya selaku percetakan kita akan memberikan discount kepada mereka dalam jumlah tertentu tergantung ordernya,” ujarnya.

Selama kebanjiran order ini Indah mengaku setiap bulanya omzet yang dikantongi secara kotor dari Rp 40 juta sampai Rp 55 juta dengan mempekerjakan sekitar 10 karyawan.

Banyaknya pesanan yang masuk ini, dijelaskan lebih lanjut, menjadi tantangan bagi usaha percetakan yang dikelolanya sejak 2010 lalu untuk bisa bersaing lebih sehat dengan tempat percetakan lainya.

Yang jelas, menurutnya, pemesan sangat mengutamakan kwalitas hasil cetak yang disesuaikan bahannya. Tidak hanya itu saja, design yang diinginkan pemesan juga dijamin terbaik dan menjual, karena untuk pencitraan.

“Untuk itu, kita bersaing mengutamakan mutu dan design-nya, agar mereka juga puas kita juga puas, selain itu, untuk masalah harga jelas setiap usaha percetakan ini tentunya punya standar masing-masing,” pungkasnya.

Sementara Yudianto warga Jalan PB.Sudirman Ngawi mengaku dirinya sebagai Tim Sukses dari salah satu Parpol sudah dua bulan lalu mulai memesan segala perlengkapan yang kaitanya dengan pencitraan menjelang Pemilu 2014 nanti. “Kalau pesan mepet yang kita takutkan sudah padat order dan harga selangit itu saja mas,” terangnya. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda