PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 30 April 2014

Home > > Persinga Mendulang Point, Wenderley Junior Sangsikan Netralitas Wasit

Persinga Mendulang Point, Wenderley Junior Sangsikan Netralitas Wasit

Persinga harus berjibaku menambah point saat kontra Perseman Manowari di Stadion Ketonggo Ngawi

NGAWI™ Persinga mendulang angka penuh saat menjamu Perseman Manowari dalam laga Divisi Utama (DU) PT.Liga Indonesia 2014 dengan skors telak 4-2 di Stadion Ketonggo Ngawi, Selasa (29/04). Sayang, netralitas wasit disangsikan oleh Wederley Junior pelatih Perseman Manokwari menanggapi sejumlah pertanyaan wartawan seusai laga.

Menurutnya, Agus Fauzan sebagai hakim lapangan tidak berlaku adil terhadap anak asuhnya selama 45 menit kali dua.

“Lihat sendiri kenapa wasit menganulir gol tadi, kalau 40-60 itu wajar tetapi kalau sudah 80-20 kenapa ada pertandingan percuma kita melatih, nyewa kamar hotel, bayar makanan dan segala macam untuk mengikuti kompetisi ini,” tegasnya.

Wenederley menganggap keputusan wasit sangat mencederai kompetisi profesional level Divisi Utama PT.Liga Indonesia. Terangnya lagi, menang kalah menjadi hal wajar dalam sebuah pertandingan namun ketika wasit pada posisi berat sebelah jelas catatan buruk untuk sportifitas olahraga.

Sementara, jalannya laga Pada kick off dimulai membuat Persinga kebakaran jenggot didepan suporternya sendiri setelah Jhon Patikawa berhasil menjebol gawang yang dikawal ketat Erik Ardiles pada menit ke-13.

Namun selang satu menit kemudian striker Persinga Slamet Hariyadi berhasil menyamakan kedudukan 1-1 lewat umpan silang. Kemudian keunggulan Persinga terus ditambah lewat kaki yang sama Slamet Hariyadi menit 30 dan 31 akan tetapi Perseman Manokwari terus mengembangkan pola menyerang dengan manambah satu gol lagi di menit ke-36 melalui tendangan lurus Hezedh Indouw.

Memasuki masa injury time babak pertama kedua tim terlihat memainkan si kulit bundar dengan kasar menyebabkan Persinga mendapatkan hadiah pinalty setelah wasit Agus Fauzan menunjuk titik putih menit ke-44.

Melalui kaki Ntolo Arsane, Persinga berhasil menekuk tamunya yang musim lalu pernah berkiprah di Indonesia Premier League (IPL) yang saat itu menjadi kompetisi tertinggi di tanah air.

Persinga dipastikan meraup point 7 dan berhasil menduduki peringkat pertama di klasemen sementara pada Grup 5 sedangkan Perseman Manokwari harus menelan pil pahit dengan hanya mengantongi 4 point.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda