PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Jumat, 19 September 2014

Home > > Jelang Idul Adha, Hewan Kurban Di Ngawi Mulai Merangkak Naik

Jelang Idul Adha, Hewan Kurban Di Ngawi Mulai Merangkak Naik

Harga hewan kurban di kabupaten ngawi 2014

NGAWI™ Jelang Hari Raya Kurban 1435-H, harga sapi serta kambing di pasar hewan Kecamatan Ngawi kota, mengalami kenaikan hampir 25%. Bambang Hariyadi, Kepala UPT Pasar Hewan mengatakan, kenaikan jelang Idul Adha wajar, Namun tentunya harus tetap dikontrol, salah satu caranya dengan menyiapkan stok sapi dan kambing cukup serta layak konsumsi, (19/09).


“Stok sapi di Kabupaten Ngawi saat ini dirasa masih mencukupi tingkat konsumsi dengan jumlah populasi sapi sekitar 14.000 ekor. Seandainya, ada kekurangan pun itu sedikit. Antisipasinya dengan mendroping sapi dari tempat lain. Namun, kami tetap selektif dalam mengambil sapi dari tempat lain, hal ini adalah langkah antisipasi penyakit pada sapi,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya tidak memungkiri adanya kenaikan harga sapi yang mencapai dua juta lebih karena menurutnya semakin mendekati hari H justru harga bisa lebih tinggi dipasaran.

“Ya itu memang harinya peternak untuk meraup keuntungan. Hanya saja kenaikannya diantisipasi jangan terlalu tinggi. Disisi lain, pihaknya melakukan pengawasan ekstra agar jangan sampai hewan berpenyakit dijual kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara, salah satu pedagang hewan, Joko mengungkapkan, harga satu ekor sapi dewasa dapat mencapai Rp 17 juta per ekor atau naik Rp 2 juta sejak sepekan terakhir di Pasar Hewan Ngawi. Sementara untuk satu ekor kambing seharga Rp 2,7 juta atau naik Rp 500 ribu.

Namun kata Joko, kenaikan harga hanya pada sapi jenis PO (peranakan ongole-red), karena harga sapi lokal justru menurun. “Harga sapi PO memang naik, tapi sapi lokal harganya malah semakin turun lantaran banyak sapi PO luar daerah yang masuk,” ungkapnya.
Pewarta: CuNg
Editor: Kuncoro



Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda