PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 24 Mei 2015

Home > > Hamil Tua, Peri Penunggu Sendang Ngiyom Ngawi Minta Dibuatkan Rumah

Hamil Tua, Peri Penunggu Sendang Ngiyom Ngawi Minta Dibuatkan Rumah

Pria yang menikahi peri danyang sendang di Ngawi sibuk membuatkan rumah bagi istrinya

SN™ NGAWI-Kodok Ibnu Sukodok yang kini telah menjadi suami sah makluk beda alam yakni Danyang Peri penunggu Sendang Ngiyom di hutan Begal, Kecamatan Kedunggalar Ngawi, yang bernama Roro Setyowati, berencana akan membuatkan singgasana untuk istri tercintanya. Dikabarkan, sosok peri cantik ini tengah hamil tua dengan kondis kembar dampit, sejak perhelatan pernikahannya digelar delapan bulan lalu.

“Memang sebelum melangsungkan perkawinan dengan Kodok di alam manusia, Setyowati telah meminta agar Sendhang Margo dan Sendhang Ngiyom di Alas Begal untuk diperbaiki, karena telah rusak dan semakin rusak sejak era reformasi itu,” kata Bramantyo Prijosusilo, sang seniman nyentrik yang akan menggelar Happening Art pembangunan rumah pada 6-7 Juni 2015 mendatang.

Selain itu, Bram panggilan akrab pri berjenggot lebat ini secara lugas membeberkan, seni kejadian “Dhanyang Setyowati Sukodok Membangun Rumah” merupakan karya dalam prosesnya memerlukan waktu panjang.

Diawali dengan rapat “kumbakarnan” bersama jajaran Pemkab Ngawi dan Perhutani di rumah Bramantyo di Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, pada tanggal 10 Mei lalu.

Dan dilanjutkan dengan pemasangan kain mori melingkari kedua sendhang bersama masyarakat desa khususnya yang tinggal ditepian hutan pada 14 Mei.

Setelah acara puncak nanti 6-7 Juni itu maka prosesnya akan terus bergulir dan diolah sampai pada akhir Oktober 2015.
Pewarta: Purwanto
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda