PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 29 Juli 2015

Home > > 7 Pendaki Gunung Lawu Hilang Kontak, Satu Diantaranya Bocah Delapan Tahun

7 Pendaki Gunung Lawu Hilang Kontak, Satu Diantaranya Bocah Delapan Tahun

berita foto video sinar ngawi terbaru: Terkait hilangnya kontak 7 pendaki di gunung lawu, ternyata ada yang baru berumur 8 tahun

SN™ NGAWI-Terkait hilang kontak atas 7 pendaki yang dua diantaranya masih anak-anak, setidaknya 50 regu tim SAR dan relawan langsung menyisir jalur pendakian Gunung Lawu. Penyisiran dilakukan melalui Cemoro Kandang masuk wilayah Karanganyar, Jawa Tengah, selain wilayah pencarian diperluas nantinya akan difokuskan pada sejumlah titik rawan yang meliputi jalur lintasan yang kondisinya dipenuhi semak belukar.

Agus Haryanto Kepala Tim SAR asal Semarang mengatakan, untuk saat ini diperkirakan ke 7 pendaki tersebut tersesat di perlintasan dan besar kemungkinan kehabisan bekal.

“Pencarian terus kita lakukan sampai ketemu apalagi ada dua orang bocah yang gabung pada pendakian itu,” terangnya, Rabu (28/07).

Dapat disampaikan, 7 pendaki asal Surakarta dikabarkan hilang kontak saat mendaki Gunung Lawu pada Sabtu akhir pekan kemarin melalui pos Cemoro Kandang beberapa di antaranya masih anak-anak.

Mereka diantaranya Abdul, 8 tahun, Sasi (11), Refi (18), Maya (18), Rizai (18), Puput (18), dan Gabriel (18). Mereka merupakan warga Kelurahan Sumber, Surakarta.

Padahal seandainya mereka tidak tersesat maupun hal lain seharusnya para pendaki itu turun gunung pada Minggu. Namun, sampai Senin tidak turun sehingga sukarelawan menyisir jalur pendakian.

Dapat ditambahkan, untuk saat ini memang cuaca sangat tidak mendukung apalagi kondisi puncak Lawu sangat dingin karena musim kemarau. Meski demikian para orangtua pendaki berkumpul guna memantau perkembangan selanjutnya.
Pewarta: Pr/SaY
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda