PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 16 Desember 2015

Home > > Diduga Masuk Angin Saat Kerja, TKI Asal Ngawi Meninggal Di Arab Saudi

Diduga Masuk Angin Saat Kerja, TKI Asal Ngawi Meninggal Di Arab Saudi

Dinsonakertrans Kanupaten Ngawi janji akan memfasilitasi atas meninggalnya TKI yang bekerja di konstruksi Masjidil Haram, Arab Saudi.

SN™ NGAWI-TKI asal Ngawi yang bekerja Arab Saudi meninggal dunia. Sesuai informasi teman sepekerjaan, korban mengeluh tak enak badan serta muntah-muntah. Sementara Sunarto, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsonakertrans) setempat, membenarkan atas meninggalnya TKI asal Ngawi ini dan telah melakukan koordinasi berbagai pihak guna memfasilitasi permintaan keluarga korban.

“Kami dengan beberapa staf telah mendatangangi rumah keluarga korban, dan pihak kami tetap berupaya memfasilitasi baik lewat kemntrian maupun BNP2TKI yang di Surabaya,” terang dia.

Tambahnya, meski korban keberangkatannya sebagai TKI mekanismenya diluar prosedural, Sunarto tetap mengupayakan dengan pihak-pihak terkait dan akan terus memonitor.

perkembangan selanjutnya atas dipulangkan atau tidaknya jazad korban ke tanah air.
Dapat diimbuhkan, pihak keluarga korban pertama kali dapat kabar, korban mengalami masuk angin saat pulang kerja.

“Waktu di telepon meningggalnya karena masuk angin. Tapi baru tadi pagi (15/12-Red) ada kabar lagi, kalau meninggal saat masih kerja sehabis muntah-muntah,” terang Ari salah satu kerabat korban.

Sementara Sri Handayani ibu korban menerangkan, pada Jum’at (11/12), korban masih sempat menelepon berjanji akan mengirim sejumlah uang.

“Pada hari itu sempat menanyakan kesehatan saya, dan dia bilang mau kirim uang bagi keluarga dirumah tapi hingga kini belum ada. Demikian juga kabar dia meninggal juga dari telepon,” terang Sri Handayani.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda