PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 18 Desember 2016

Home > > Ribuan Pengunjung Saksikan Puncak Upacara Ritual Kebo Ketan

Ribuan Pengunjung Saksikan Puncak Upacara Ritual Kebo Ketan

Ribuan Pengunjung Saksikan Puncak Upacara Ritual Kebo Ketan

SINAR NGAWI™ Ngawi–Puncak ritual upacara Kebo Ketan, karya seniman Bramantyo Prijosusilo ditandai penyembelihan Sang Kebo Ketan oleh Mbah Slamet dilapangan bola Desa Sekarputih sekitar pukul 12.30 WIB. Dan sebelum pagelaran dimulai, sedari pagi hari pengunjung sudah berjubel baik yang datang dari luar daerah seperti Semarang, Yogjakarta, Solo, Jakarta maupun dari Ngawi sendiri.

“Luar biasa pagelaran seni dengan tema Sang Kebo Ketan karya Mas Bram ini dan tentunya kegiatan ini menjadikan motivasi kita bersama bagaimana mencintai alam dan termasuk keragaman budaya yang ada,” jelas Bupati Ngawi Budi Sulistyono, yang juga nampak hadir dipagelaran ini.

Sebelum Sang Kebo Ketan disembelih terlebih dahulu diarak dari Sendang Margo, Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, atau sekitar 3 kilometer dari lokasi puncak acara di lapangan Desa Sekarputih melalui prosesi pelepasan oleh Habib Lutfi Yahya.

Dan menariknya, prosesi arak-arakan itu sendiri Sang Kebo Ketan langsung dikawal para Bregada Niti Manggala yang berjumlah 55 orang dari Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogjakarta.

Tidak sebatas itu saja, Sang Kebo Ketan juga diarak ratusan seniman dari beberapa sanggar seni budaya seperti Barong Abang Tanggulangin, Reog Ponorogo, Barongsai dari Blora maupun Dongkrek dari Kota Madiun.

Ditengah perjalanan dengan jarak tempuh 3 kilometer tersebut para seniman melakukan atraksi sesuai performancenya masing-masing.

Begitu sampai dilapangan bola Desa Sekarputih sebelum disembelih oleh Mbah Slamet, Sang Kebo Ketan diterima oleh para budayawan seperti Mbah Prapto, Arahmaiani dan Imin yang diiringi tarian tradisional.

Begitu Sang Kebo Ketan disanggrahkan di stage langsung disusul berkumandangnya lagu Indonesia Raya 3 Stanza oleh para vocalis Erudita dan Infinito dari UNS Surakarta.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda