PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 15 Juli 2017

Home > > Pertandingan Tertutup, Persinga Lawan Persebaya Selesai Imbang 1-1

Pertandingan Tertutup, Persinga Lawan Persebaya Selesai Imbang 1-1

laga persinga Ngawi

SINAR NGAWI ™ Ngawi-Pertandingan tertutup di stadion Ketonggo Ngawi antara Persinga Ngawi versus Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan grup 5 Liga 2 Indonesia berjalan imbang 1-1. Pada babak pertama di menit ke 9, Misbakus Solikin pemain tengah Persebaya berhasil merobek jala tuan rumah. Dan tuan rumahpun pada menit ke 69, lewat tendangan Slamet ‘Larso’ Hariyadi suskses mengkoversi satu gol.

“Secara permainan dibabak pertama memang imbang dan sampai menit kesepuluh memang kita kecurian terbukti gol yang masuk ke gawang kita. Itu sebenarnya bola-bola antisipasi namun penjaga gawang kita membuat kesalahan dan kesalahan itu sudah ke empat kalinya,” terang M.Hasan coach Persinga Ngawi.

Tambahnya, secara teknis dengan hasil seri merupakan poin plus meskipun tidak seperti yang diharapkan sebelumnya.

Diakuinya selama pertandingan secara ball possession memang kalah dengan Persebaya.

Terpisah, Oktafianus Fernando pemain depan Persebaya mengatakan pola permainan skuadnya berjalan normal dan baik pada babak pertama tetapi pada babak berikutnya tidak berjalan normal. Faktor kelelahan mulai dirasakan rekan-rekanya akibat jadwal pertandingan yang padat maupun jadwal penundaan sebelumnya.

“Kelelahan menjadi salah satu faktor pada permainan tadi. Namun tidak hadirnya Bonek kita dirugikan karena mereka jika hadir bersama kita menjadi satu motivasi memacu semangat lagi,” jelas Oktafianus Fernando.

Sementara dengan skor imbangi 1-1 membuat Manajer Persebaya Surabaya Chairul Basalamah mengaku kecewa dengan laga tertutup yang digelar di Stadion Ketonggo.

Bahkan dia menganggap partai tandang yang kedua kalinya itu bak laga yang tidak menemukan rohnya dalam suatu pertandingan bola.

“Iya Persebaya kalau main tertutup terus kayak gini jelas tidak baik meskipun anak-anak bermain bagus dan itu patut kita syukuri. Karena apa sepak bola itu rohnya itu satu paket ada pertandingan, pemain dan supporter,” beber Chairul Basalamah Manajer Persebaya Surabaya saat press conference.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda