PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 05 Agustus 2017

Home > > Persinga Ngawi Bobol 2 Gol Tanpa Balas Saat menjamu PSIM Yogyakarta

Persinga Ngawi Bobol 2 Gol Tanpa Balas Saat menjamu PSIM Yogyakarta

berita persinga Ngawi

SINAR NGAWI ™ Ngawi-Dalam laga kandang, skuad Persinga Ngawi mampu menambah poin saat menjamu di PSIM Yogyakarta di Stadion Ketonggo Ngawi, deengan skor telak 2-0. Dengan kemenangan ini tim besutan Fachrudin mendulang 3 poin setelah Wage Dwi Aryo di menit ke-54 berhasil menjebol gawang lawan disusul menit ke-66 melalui tandukan Slamet Larso.

“Memang secara taktik tidak banyak berubah tetapi motivasi antusiasme serta kepercayaan diri yang saya bangun sejak kemarin alhamdulilah hari ini terjawab dengan kemenangan,” kata Fachrudin.

Untuk jalannya laga, debut permainan Laskar Mataram memang tidak mudah bagi Persinga Ngawi.

Terbukti sejak kick off babak pertama di bawah Wasit Tommi Manggopa asal Minahasa permainan Zamnur dkk mengalami kebuntuan terutama di sektor tengah yang bermuara tumpulnya serangan.

Hal inipun membuat Fachrudin kembali memutar strategi. Pelatih yang mengantongi lisensi C AFC menambahkan, sejak awal resep disuntikan ke Zamnur dkk tidak lain membangun kepercayaan diri, membenahi teknik dan menjaga kekompakan tim baik antar pemain maupun official.

Ementara, kemenangan telak dikandang tersebut sekaligus sebagai aksi balas dendam Laskar Ketonggo setelah partai tandang sebelumnya di Stadion Sultan Agung Bantul pada 4 Mei 2017 lalu PSIM Yogyakarta sukses memetik kemenangan dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Grup 5 Liga 2 PT LIB 2017.

Erwan Hendarwanto coach PSIM Yogyakarta, mengatakan bahwa kekalahan telak atas tuan rumah akibat dari beberapa faktor.

“Koordinasi lini belakang untuk mengantisipasi umpan-umpan krosing sangat lemah mengakibatkan kami kalah. Selain itu anak-anak terlambat menyesuaikan terhadap cuaca seperti diketahui saat laga memang panas,” terang dia.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda