PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 24 Agustus 2017

Home > > Setelah Tiga Dasawarsa, Tugu Simpang Empat Kartonyono Ngawi Akan Berubah

Setelah Tiga Dasawarsa, Tugu Simpang Empat Kartonyono Ngawi Akan Berubah

Tugu Kartonyono Ngawi

SINAR NGAWI ™ Ngawi-Setelah lebih dari 3 dasawarsa, tugu simpang empat Kartonyono segera akan memiliki tamnpilan baru. Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Ngawi menerangkan, mendasar hasil sayembara ada 5 pemenang dan saat poling di Balai Pertemuan Hotel Sukowati, maka desain prototype karya Triyono berupa tugu gading gajah yang terpilih untuk menggantikan tampilan tugu lama.

“Jumlahnya yang mengirim desain itu sekitar 28 gambar dari para arsitek. Namun kita ambil 5 besar dan ternyata desain Mas Triyono inilah yang terpakai nantinya sesuai hasil polling,” terang Jarot Kusumo Yudo staf Tata Bangunan dan Tata Ruang (Tabataru) DPUPR setempat.

Urai dia lagi, desain gading gajah karya Triyono sengaja membawa konsep yang sangat khas dan kental dengan keberadaan sejarah tentang Kabupaten Ngawi sendiri.

Konsep gading yang ditopang 6 gading gajah laionnya, sebagai simbol rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan melambangkan sesuai visi Kabupaten Ngawi dimana Ngawi Sejahtera, Berakhlak Berbasis Pedesaan Sebagai Barometer Jawa Timur.

Mendasar sejarah yang ada, diketahui Tugu Kartonyono dibangun sekitar tahun 1983 yang sebelumnya berada di pertigaan.

Ketika jembatan Dungus dibangun menuju ke timur jalur Ngawi-Caruban maka tugu tersebut berubah total menjadi Perempatan Tugu Kartonyono.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda