PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 17 September 2017

Home > > Gagal Lolos 16 Besar Grup 5, CEO Persinga Ngawi Akan Lakukan Evaluasi Total

Gagal Lolos 16 Besar Grup 5, CEO Persinga Ngawi Akan Lakukan Evaluasi Total

profil Persinga Ngawi

SINAR NGAWI ™ Ngawi-Dalam laga pamungkas pada kompetisi Liga 2 PT LIB 2017, Persinga Ngawi sebagai tim debutan Divisi Utama PSSI terpaksa harus mengakui kemenangan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 4-0 (14/09), di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Dengan demikian anak-anak Laskar Ketonggo menyudahi mimpinya untuk lolos 16 besar di Grup 5 maupun masuk ke babak playoff.

“Jadi untuk pertandingan melawan Persebaya kemarin tidak lain penyisihan grup yang terakhir dan kita sudah 14 kali bertanding. Sebenarnya ada beberapa sisi yang tidak kita perhitungkan sebelumnya terkait mental pemain jauh dibawah form,” terang Dwi Rianto Jatmiko CEO Persinga Ngawi.

Tambahnya, saat kontra Bajul Ijo menjadi catatan tersendiri bahkan sebagai hasil terburuk selama 14 kali bertanding baik home maupun away.

Selama 45 menit kali dua di GBT Surabaya saat itu sejak menit awal permainan Zamnur dkk tidak berkembang demikian juga pemain pun jatuh.

Terangnya lagi, para pemainya (Persinga Ngawi-Red), kurang bisa beradaptasi dengan hadirnya puluhan ribu Bonek di GBT.

“Anak-anak dari menit awal sudah jatuh mentalnya melihat puluhan ribu Bonek dan ini menjadi faktor X yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Selama ini tekanan seperti di GBT kemarin belum pernah dirasakan anak-anak,” jelasnya.

Namun apapun hasilnya di Liga 2 PT LIB kali ini ujar Antok, sebagai satu pengalaman yang baik untuk Persinga kedepanya.

Untuk menciptakan sejarah baru lagi di kancah persepakbolaan nasional harus ada evaluasi total baik dari sisi sarana prasarana, manajemen, pemain dan sisi karakter kedewasaan supporter tim.

“Setelah laga terakhir ini sesuai kontrak kita antara manajer dengan pelatih maupun pemain selama 6 bulan kedepan kita istirahatkan. Kita cooling down dan para pemain akan pulang ke daerahnya masing-masing,” pungkas Antok.
Pewarta: Kun/pr
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda