PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 11 April 2018

Home > > Rencana Renovasi, Peno Tak Ingin Relokasi Pedagang Pasar samben Bermasalah

Rencana Renovasi, Peno Tak Ingin Relokasi Pedagang Pasar samben Bermasalah

Pasar Samben Ngawi

SINAR NGAWI ™ Ngawi-Rencana Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk merenovasi pasar samben, masuk wilayah Kecamatan Karangjati, dengan anggaran Rp.1, 8 milyar yang diambil dari APBD Tahun 2018, pihak DPRD setempat melakukan sidak. Ketua Komisi III Supeno menjelaskan bahwa hal ini dilakukan guna relokasi ratusan pedagang saat direlokasi tidak menimbulkan masalah.

“Kita mengharapkan saat renovasi berjalan maka untuk relokasi pedagang ketika di pindahkan tentu bisa mendekatkan pedagang dengan pembelinya, agar tidak menyulitkan konsumen dalam membeli kebutuhannya,” terang dia.

Tambahnya, OPD terkait (Disperindaknaker) diharapkan juga mengantisipasi agar tidak terjadi persoalan apalagi saat pedagang dikembalikan ke kios masing-masing saat renovasi pasar selesai.

“Komisi III akan terus mengawal agar tidak terjadi seperti pasar Paron dengan adanya jual beli kios, karena pasar paron bisa menjadi suatu pembelajaran berharga bagi kita,” urainya lagi.

Masih ditempat yang sama, kepala UPT Pasar Samben Slamet Riyadi menuturkan di pasar samben sendiri berjumlah 181 pedagang denagn perolehan restribusi sebesar Rp.350ribu samapai Rp.400 ribu per pasaran dengan jumlah 5 kali setiap pasaran Kliwon dalm satu bulanya.

“Untuk pedagang yang tidak membuka dagangannya tidak di tarik restribusi dan untuk rencana relokasi para pedangan akan di pindahkan ke Dusun Brangol denagn jarak 50 meter dari pasar sebelumnya, dengan menempati lahan milik perseorangan yang di sewa,” terang Slamet.

Menurutnya, bangunan Pasar Samben ini terakhir di renovasi 2 tahun lalu sebatas atapnya, sementara untuk los belum dan fasilitasnya sendiri kurang memadai apalagi atap sudah banyak yang bocor.
Pewarta: Ar/kun
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda