PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Senin, 15 Juni 2020

Home > > Semua Tahapan Pilkada 2020 Wajib Terapkan Protokol Covid 19

Semua Tahapan Pilkada 2020 Wajib Terapkan Protokol Covid 19

Pilkada 2020 di kabupaten Ngawi jatim

SINAR NGAWI™ Ngawi-Sempat tertunda karena terjadi pandemi Covid 19, kini menuju new normal pelaksanaan pemilu kada Ngawi siap kembali dilanjutkan tahapannya mendasar himbauan dari KPU RI.

Aman Ridho Hidayat, Divisi Teknis KPUD Ngawi mengatakan bahwa mendasar SK KPU RI no 528 tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilu serentak lanjutan, maka KPUD Ngawi akan melanjutkan tahapan pilbup, dengan mengaktifkan kembali PPK dan PPS yang sempat dinonaktifkan karena wabah korona.

“Untuk tahapan yang selanjutnya dilakukan adalah mengaktifkan kembali PPK dan PPS yang telah dilantik serta tahapan pemutakhiran data dan pembentukan petugas pemutakhiran data,” kata dia.

Tambahnya, Pelaksanaan pilbup di tengah-tengah pandemi covid 19 tentunya ada beberapa perubahan aturan yang harus dilakukan penyesuaian. Seperti jumlah pemilih maksimal pada suatu daerah jika kondisinya normal maka bisa 800 orang.

“Namun untuk penyesuaian physical distancing jumlah maksimal hanya 500 orang. Hal tersebut tentunya berpengaruh pada jumlah TPS dari 1575 TPS menjadi 1800 TPS. Dan bisa dipastikan bertambahnya jumlah TPS maka akan bertambah juga jumlah anggaran yang dibutuhkan dan SDM yang terlibat,” urainya lagi.

Selain itu, pelaksanaan pilkada pilbup di tengah pandemi, yang tetap harus mentaati protokol pencegahan covid 19, maka dibutuhkan anggaran juga untuk pengadaan alat-alat untuk protokol kesehatan, pengadaan apd seperti masker dan handsanityzer, tempat cuci tangan dan lain-lain.

Untuk total anggaran yang diajukan ke pusat sesuai NPHD (naskah perjanjian hibah daerah) di awal sebelum ada kasus covid 19 adalah sebesar 39 M, akan dilakukan optimalisasi.

Diantaranya untuk anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan melibatkan orang banyak akan dialihkan untuk pengadaan APD. Untuk kelebihan anggaran yang tidak tercover di dalamnya, maka akan diajukan penambahan kepada Pemkab Ngawi.

“Selanjutnya diharapkan anggaran penyesuaian yang diajukan dapat terpenuhi, sehingga tahapan pelaksanaan Pilkada Pilbup di Ngawi dapat berjalan sebagaimana harapan semua masyarakat Ngawi dan terlaksana pelaksanaannya pada 9 desember 2020 mendatang,” pungkasnya.
Pewarta: Mad
Editor: Kuncoro


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda