PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Rabu, 23 November 2022

Home > > Di Ngawi, Diskop-UKM Jatim Kembangkan UMKM Melalui Diversifikasi Produk Camilan

Di Ngawi, Diskop-UKM Jatim Kembangkan UMKM Melalui Diversifikasi Produk Camilan

Berita Kuliner Camilan Di Ngawi

Ngawi-Mencoba mengembangkan peluang produk camilan yang ada di Ngawi, Diskop dan UKM Provinsi Jatim melakukan kegiatan diversifikasi penguatan produk, yang melibatkan pelaku usaha UMKM maupun ibu-ibu PKK, pada Rabu (12/11).

Ririn, narasumber dari UD Family Food Driyorejo Gresik, disela-sela gelaran pelatihan tersebut mengatakan bahwa khusus dalam pelatihan pembuatan produk camilan kali ini adalah membuat camilan yang saat ini sedang viral atau ngetrend yaitu corndog dan fire spicy wing. 

Masih menurutnya, corndog merupakan makanan yang terbuat dari sosis tusuk (biasanya hot dog) yang dilapisi tebal dari adonan encer tepung jagung kasar dan digoreng rendam. Sedangkan fire spicy wing adalah ayam goreng tepung yang diambil dari bagian sayapnya, yang dilumuri dengan saus pedas. 

“Pengalaman usaha camilan corndog dan fire spicy wing disejumlah kota, utamanya di Jawa Timur yaitu di Surabaya dan sekitarnya, selalu laris manis dengan omset yang luar biasa besarnya,” ujar Ririn. 

Untuk di Ngawi, masih tambahnya, diyakini tidak jauh beda, 2 jenis camilan tersebut akan digemari masyarakat, sehingga nantinya dapat dibuat usaha yang bernilai ekonomi, bisa dijual, dibuat unit usaha dan dikembangkan sehingga akan menambah income keluarga, yang secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Melalui keterangan Harsoyo, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah kabupaten Ngawi, mengatakan bahwa pasca pandemi beberapa waktu lalu, pelaku usaha utamanya usaha pembuatan produk makanan di Ngawi alami penurunan omzet yang signifikan. 

Pelatihan pembuatan produk camilan digelar dalam rangka melatih pelaku usaha dan ibu-ibu PKK, untuk membuat camilan yang lagi viral, sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. 

“Dan diharap nantinya akan muncul pelaku usaha yang tangguh, yang aktif, kreatif dan inovatif, untuk membuat produk camilan baru yang bernilai jual tinggi,” katanya.  

Pewarta: Dam-Yas
Editor : Kuncoro
Copyright : SNM


Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda