media online pemberitaan kabupaten ngawi
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label KEAGAMAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEAGAMAAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Mei 2026

Kodim Tulungagung Salurkan Hewan Kurban dan Perkuat Kedekatan TNI Bersama Masyarakat Desa

Kodim Tulungagung Salurkan Hewan Kurban dan Perkuat Kedekatan TNI Bersama Masyarakat Desa

SN Media™ Tulungagung – Semangat berbagi pada momentum Idul Adha 2026 ditunjukkan Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio S.I.P., M.Han., melalui penyerahan hewan kurban kepada Takmir Masjid Miftahul Jannah Dusun Ngasem, Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Rabu (27/05/2026).

Penyerahan hewan kurban berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Warga tampak antusias mengikuti prosesi yang digelar di lingkungan masjid desa tersebut. Kehadiran jajaran Kodim Tulungagung turut memberi suasana guyub khas pedesaan yang terasa akrab. 

Pada pelaksanaan kurban tahun ini, Masjid Miftahul Jannah menyembelih satu ekor sapi bantuan dari Dandim 0807/Tulungagung serta sebelas ekor kambing yang berasal dari partisipasi masyarakat sekitar Dusun Ngasem dan wilayah sekitarnya. 

Letkol Arh Hanny Galih Satrio menyampaikan, ibadah kurban bukan sekadar pelaksanaan ritual keagamaan, melainkan juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan mempererat hubungan antara TNI bersama masyarakat di wilayah binaannya. 

Menurutnya, Idul Adha menjadi pengingat penting mengenai nilai keikhlasan, semangat berbagi, hingga budaya gotong royong yang selama ini tetap hidup dan dijaga masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan Kabupaten Tulungagung. 

“Melalui momentum Idul Adha ini kami ingin berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Kurban mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan semangat gotong royong agar hubungan silaturahmi TNI bersama warga semakin erat,” ujar Dandim Tulungagung. 

Sementara itu, Kepala Desa Ngepoh Sunaryo menyampaikan apresiasi atas perhatian Kodim 0807/Tulungagung kepada masyarakat Dusun Ngasem. Kehadiran langsung Dandim disebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga di wilayah pelosok Kecamatan Tanggunggunung tersebut. 

Sunaryo menuturkan, kepedulian yang diberikan jajaran TNI melalui kegiatan kurban diharapkan membawa keberkahan sekaligus memperkuat hubungan baik antara masyarakat bersama aparat teritorial yang selama ini aktif mendampingi warga desa. 

Kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian nyata kepedulian Kodim 0807/Tulungagung terhadap masyarakat di wilayah binaan. Tidak hanya hadir menjaga keamanan, TNI dinilai terus berupaya membangun kedekatan sosial bersama warga hingga pelosok daerah. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok-arw
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 21 Mei 2026

Ketersediaan Hewan Kurban di Ngawi Aman, Pemeriksaan Veteriner Diperketat DPP

Ketersediaan Hewan Kurban di Ngawi Aman, Pemeriksaan Veteriner Diperketat DPP

SN Media™ Ngawi – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Ngawi memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman dan mencukupi tanpa harus mendatangkan pasokan ternak dari luar daerah.

Bahkan, stok hewan kurban di Kabupaten Ngawi disebut mengalami surplus, khususnya untuk sapi. Kondisi tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Adha tahun 2026 berlangsung di berbagai wilayah kecamatan. 

Kepala DPP Kabupaten Ngawi, Eko Yudo Nurcahyo, mengatakan ketersediaan sapi untuk kebutuhan kurban tahun ini mencapai sekitar 4 ribu ekor. Sementara kebutuhan masyarakat diperkirakan berada di kisaran 2.500 ekor. 

“Untuk sapi masih surplus. Ketersediaan di Ngawi sekitar 4 ribu ekor, sedangkan kebutuhan kurban diperkirakan sekitar 2.500 ekor. Jadi masih sangat mencukupi tanpa mendatangkan dari luar daerah,” ujarnya. 

Selain sapi, DPP Kabupaten Ngawi juga memastikan ketersediaan kambing maupun kerbau dalam kondisi aman dan mencukupi. Populasi ternak yang tersebar di sejumlah kecamatan dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Idul Adha berlangsung. 

Menurut Eko Yudo, kondisi tersebut menunjukkan sektor peternakan di Kabupaten Ngawi masih mampu menopang kebutuhan hewan kurban masyarakat. Selain menjaga ketersediaan, DPP juga terus melakukan pengawasan kesehatan hewan secara berkala dan menyeluruh. 

Pengawasan dilakukan guna memastikan ternak yang dipotong memenuhi syarat aman, sehat, utuh, dan halal. Langkah tersebut juga menjadi bagian antisipasi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas serta kesehatan hewan kurban sebelum didistribusikan kepada masyarakat. 

Pun, DPP Kabupaten Ngawi telah menerjunkan petugas kesehatan hewan ke seluruh wilayah kecamatan. Petugas tersebut bertugas melakukan pendataan sekaligus pemeriksaan kesehatan hewan kurban sebelum dan sesudah proses penyembelihan dilaksanakan masyarakat. 

“Petugas kesehatan hewan sudah dibagi per wilayah kecamatan dan beberapa waktu lalu juga sudah dilakukan pelepasan petugas untuk pengawasan hewan kurban,” katanya. 

Kembali ditegaskan, bahwa setiap hewan kurban wajib menjalani pemeriksaan medis veteriner sebelum dipotong. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi hewan benar-benar sehat serta layak dikonsumsi masyarakat selama momentum Idul Adha berlangsung. 

“Setiap sapi maupun hewan kurban lainnya harus diperiksa terlebih dahulu melalui pemeriksaan medis veteriner sebelum dilakukan pemotongan. Ini penting untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi masyarakat,” pungkasnya. 

Berita Sinar Ngawi Media Juga Bisa di Simak melalui : Chanel Whatsapp Atau: Google News 

Pewarta: Kun
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 22 Maret 2026

Satu Warga Binaan Lapas Ngawi Langsung Bebas Usai Terima Remisi Khusus Idul Fitri

Satu Warga Binaan Lapas Ngawi Langsung Bebas Usai Terima Remisi Khusus Idul Fitri

SN-Media™ Ngawi – Ngawi - Sebanyak 204 warga binaan di Lapas Kelas IIB Ngawi menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai bentuk apresiasi atas sikap kooperatif dan kepatuhan selama mengikuti program pembinaan yang berjalan tertib.

Remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan pengurangan masa pidana. Dari total penerima, satu orang di antaranya mendapatkan Remisi Khusus II dan langsung menghirup udara bebas pada hari itu. 

Pemberian hak warga binaan tersebut dipandang sebagai bagian dari sistem pembinaan berkelanjutan. Selain mendorong disiplin, kebijakan ini juga menjadi sarana evaluasi atas keterlibatan aktif warga binaan dalam berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian. 

Kalapas Ngawi, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan hukuman, namun bentuk penghargaan atas perubahan sikap. Ia menyebut, konsistensi dalam mengikuti pembinaan menjadi kunci utama bagi warga binaan untuk memperoleh hak tersebut. 

“Harapannya, momentum ini mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan lainnya untuk terus menjaga perilaku baik serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh,” ujar Iwan saat memberikan keterangan di sela kegiatan. 

Penyerahan remisi dilaksanakan secara khidmat pada Sabtu, 21 Maret 2026, bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan dipimpin langsung Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, didampingi Kalapas Ngawi dan jajaran pejabat struktural. 

Suasana berlangsung tertib dan penuh haru. Warga binaan yang menerima remisi tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terlebih bagi mereka yang mendapatkan pengurangan masa pidana cukup signifikan hingga langsung bebas. 

Melalui pemberian remisi ini, pihak lapas berharap warga binaan dapat menjadikannya sebagai bekal moral saat kembali ke tengah masyarakat. Pembinaan yang telah dijalani diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Asri
Editor : Asy
Foto/iLst : Humas Lapas Ngawi
*** : ----
Copyright : SNM


Sabtu, 21 Maret 2026

Satgas Yonif 763 SBA Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Papua Barat Daya Penuh Kehangatan

Satgas Yonif 763 SBA Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Papua Barat Daya Penuh Kehangatan

SN-Media™ Papua Barat Daya - Satgas Yonif 763/SBA menggelar Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah penugasan Papua Barat Daya dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Ibadah tersebut diikuti prajurit bersama masyarakat sekitar, Sabtu (21 Maret 2026).

Sejak pagi buta, para prajurit tampak sigap menyiapkan lokasi pelaksanaan sholat. Penataan yang rapi dan tertib menjadikan jalannya ibadah berlangsung lancar, sekaligus memberi kenyamanan bagi warga yang turut hadir merayakan hari kemenangan. 

Berdasarkan rilis yang diterima redaksi Sinar Ngawi, pelaksanaan sholat dipimpin imam dari personel Satgas. Dalam khutbahnya disampaikan pentingnya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat setempat. 

Momentum Idul Fitri ini dimanfaatkan Satgas Yonif 763/SBA untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga ikut menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan warga. 

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan saling bermaaf-maafan. Suasana guyub rukun begitu terasa, memperlihatkan kedekatan antara prajurit dan masyarakat yang terjalin dengan penuh kehangatan. 

Dansatgas Yonif 763/SBA menyampaikan, perayaan Idul Fitri menjadi penguat semangat pengabdian prajurit dalam menjalankan tugas negara. Pihaknya berkomitmen terus menjaga keamanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di Maybrat, Tambrauw, hingga Sorong Selatan.

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pen Yonif 763/SBA
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Pen Yonif 763/SBA
*** : ----
Copyright : SNM


Kamis, 19 Maret 2026

Momentum Nyepi 2026 Lapas Ngawi Beri Remisi untuk Warga Binaan Berprestasi

Momentum Nyepi 2026 Lapas Ngawi Beri Remisi untuk Warga Binaan Berprestasi

SN-Media™ Ngawi – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ngawi memberikan remisi khusus Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada sejumlah warga binaan sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik dan keikutsertaan aktif dalam program pembinaan, Kamis (19/03/2026).

Penyerahan remisi dilakukan langsung Kepala Lapas Ngawi, Iwan Setiawan, didampingi jajaran pejabat struktural meliputi Kasi Binadik dan Giatja, Kasi Adm Kamtib, Kasubsi Regbimkemas, serta staf registrasi dalam suasana tertib dan penuh kekhidmatan. 

“Remisi merupakan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi ketentuan administratif maupun substantif sesuai aturan yang berlaku, sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan di dalam lapas,” terang dia. 

Pun diingatkan pula, bahwa mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan serta konsistensi mengikuti berbagai program pembinaan, sebagai bekal utama saat kembali ke tengah masyarakat agar mampu menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif. 

“Disiplin harus tetap dijaga dan diikuti dengan kesungguhan dalam menjalani setiap program pembinaan, karena itu menjadi bekal penting saat kembali ke masyarakat agar dapat hidup lebih baik dan produktif,” ungkapnya kemudian. 

Sementara, pemberian remisi ini diharapkan mampu mendorong semangat warga binaan untuk terus memperbaiki diri, tidak mengulangi kesalahan, serta menumbuhkan kesadaran menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab di masa mendatang.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News 

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : Dok Humas Lapas Ngawi
*** : ----
Copyright : SNM


Minggu, 18 Januari 2026

Festival Sholawat TNI–Polri di Malang, Kodim Tulungagung Tunjukkan Prestasi Religius

Festival Sholawat TNI–Polri di Malang, Kodim Tulungagung Tunjukkan Prestasi Religius

SN-Media™ Malang - Festival ke-8 Sholawat Khusus TNI–Polri se-Jawa Timur kembali digelar di Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi, Bandungkebonsari, Sukun, Kota Malang, menghadirkan nuansa religius penuh kekhidmatan, Minggu (18/01/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut menjadi magnet silaturahmi aparatur negara, sekaligus ruang ekspresi seni islami prajurit dan anggota kepolisian dari berbagai satuan wilayah di Jawa Timur. 

Kodim 0807/Tulungagung turut ambil bagian dalam agenda tahunan ini dengan mengirimkan personel terbaik serta Tim Hadrah Nurul Islam yang dikenal solid dalam lantunan sholawat bernuansa tradisi pesantren. 

Partisipasi Kodim Tulungagung diwujudkan melalui keikutsertaan dua personel, PNS Fahrodin Saeroji dan Sertu M. Munir, pada cabang lomba Bilal yang diikuti perwakilan TNI–Polri se-Jawa Timur. 

Sementara itu, Tim Hadrah Nurul Islam Kodim 0807/Tulungagung yang beranggotakan 20 personel tampil penuh penghayatan, bersaing dengan sejumlah tim hadrah lain dalam festival sholawat bernilai dakwah tersebut. 

Penampilan yang kompak, suara harmonis, serta penghayatan mendalam terhadap syair sholawat menjadi kekuatan utama tim hadrah Kodim Tulungagung dalam menarik perhatian dewan juri. 

Berkat kualitas vokal dan kekhusyukan sajian, Tim Hadrah Nurul Islam Kodim 0807/Tulungagung sukses meraih Juara II kategori Suara Terbaik dalam festival sholawat tingkat provinsi tersebut. 

Pada cabang lomba Bilal, Sertu M. Munir bersama PNS Fahrodin Saeroji juga menorehkan hasil membanggakan dengan meraih Juara Harapan di tengah persaingan ketat antar satuan. 

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh. Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan prestasi anggotanya dalam ajang bernuansa keagamaan tersebut. 

“Capaian tersebut mencerminkan keseimbangan prajurit dan PNS TNI antara profesionalisme tugas serta penguatan nilai spiritual dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Dandim. 

Ia berharap prestasi tersebut menjadi pemantik semangat seluruh anggota untuk terus mengembangkan potensi, baik dalam bidang kedinasan, keagamaan, maupun peran sosial kemasyarakatan. 

Festival sholawat ini dinilai menjadi wahana pembinaan mental rohani sekaligus penguat karakter humanis aparat TNI–Polri dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat luas.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: Arw
Editor : Asy
Foto/iLst : Dpk
*** : ----
Copyright : SNM


Senin, 29 Desember 2025

Remisi Natal 2025 di Lapas Ngawi, Empat Warga Binaan Penuhi Syarat

Remisi Natal 2025 di Lapas Ngawi, Empat Warga Binaan Penuhi Syarat

SN-Media™ Ngawi – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ngawi memperingati Hari Raya Natal 2025 melalui pemberian Remisi Khusus bagi warga binaan beragama Kristen yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku nasional.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Ngawi bersama jajaran pejabat struktural serta petugas, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pembinaan humanis, adil, dan berkelanjutan bagi warga binaan selama proses pemasyarakatan. 

Pemberian remisi khusus Natal menjadi bagian kebijakan pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai prioritas, sekaligus wujud penghormatan negara terhadap hak keagamaan warga binaan secara adil, terukur, transparan, akuntabel, berkelanjutan, dan berkeadaban. 

Kepala Lapas Kelas IIB Ngawi, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa usulan remisi Natal 2025 diajukan kepada lima warga binaan beragama Kristen sesuai hasil pendataan administrasi yang diverifikasi, diverbal, akurat, dan terukur. 

“Dari jumlah tersebut, empat warga binaan dinyatakan memenuhi syarat dan menerima remisi, sementara satu orang belum dapat diusulkan karena masa pidana belum mencapai enam bulan sesuai ketentuan, tahapan, verifikasi, administrasi,” jelas Iwan. 

Dia menegaskan, pemberian remisi khusus Natal telah dilaksanakan pada 25 Desember 2025 bertempat di aula lantai atas Lapas Kelas IIB Ngawi dengan suasana tertib, sederhana, khidmat, lancar, dan bermakna. 

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada 25 Desember 2025 lalu dan berjalan tertib dengan pengawasan petugas, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan, tanpa mengurangi hak warga binaan dalam pembinaan kepribadian yang berkelanjutan, humanis, berkeadilan, bermartabat, terukur, dan profesional. 

Menurutnya, remisi khusus Natal merupakan hak warga binaan beragama Nasrani yang telah memenuhi syarat administratif serta substantif sesuai ketentuan perundang-undangan berlaku secara objektif, transparan, akuntabel, konsisten, terukur, dan adil. 

“Pemberian remisi diharapkan mampu memotivasi warga binaan untuk terus berperilaku baik, aktif mengikuti pembinaan, serta menyiapkan diri kembali berperan positif di masyarakat secara berkelanjutan, harmonis, adaptif, mandiri, bertanggungjawab, dan berdaya,” pungkasnya.  

Simak Berita Menarik Lainnya di: Chanel Whatsapp Juga di: Google News  

Pewarta: dAm
Editor : Asy
Foto/iLst : SNm
*** : ----
Copyright : SNM