PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Sabtu, 19 Mei 2012

Home > > Nekad Terobos Jendela Rumah Janda , Babak belur Jadinya

Nekad Terobos Jendela Rumah Janda , Babak belur Jadinya

| NGAWI SINAR NGAWI | portal pemberitaan Ngawi|Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |Seperti yang dirasakan Udin, 23 th, warga asal Desa Gunungan, Kecamatan Kartoharjo, Magetan sekujur tubuhnya mengalami babak belur terkena pukulan dan tendangan dari warga yang dibuat geram karena ulahnya. Peristiwa terjadi pada awalnya pada Kamis (17/5) saat Udin bertandang kerumah YM yang statusnya janda di Desa Pojok, Kecamatan Kwadungan, Ngawi.

Dengan berjalan mengendap-endap Udin masuk kerumah janda yang diyakini masih semlohai lewat Jendela belakang. Nah, saat Udin yang mulai kerasukan nafsu syahwat tersebut beberapa orang warga sekitar rumah YM mulai menyanggongnya.

Udin masuk rumah YM, para warga yang mulai geram langsung menggerebeknya dan tidak khayal lagi ternyata Udin memang memamerkan senjata ampuhnya kepada janda setengah tua tadi disalah satu kamarnya.

Tak pelak para warga langsung menggelandang pasangan yang berbeda jenis sehabis main kuda-kudaan ke balai desa setempat namun sialnya Udin harus menerima beberap kali bogem mentah dari warga.

"Puluhan warga mengaku terpaksa menghakimi dan mengarak Udin ke kantor desa karena warga mengaku kesal dengan perbuatan Udin ini, apalagi saat digerebek, Udin dan YM dalam kondisi berasyik ria didalam kamarnya," ujar Sarno, salah satu warga setempat.

Akan tetapi menurut Udin sendiri kedatanganya kerumah YM tidak lain hanya untuk memberikan beras 10 kg. Agar tidak menjadi bulan-bulanan dari warga setelah sampai dikantor desa, Udin oleh perangkat desa setempat langsung diserahkan ke Mapolsek Kwadungan untuk diproses lebih lanjut.

Sementara itu kasubag humas polres Ngawi AKP I Wayan Murtika kepada media menyanyangkan kejadian ini kasus yang seharusnya bisa di selesaikan secara baik-baik harus berakhir dengan kekerasan dan untuk sementara waktu kasus penganiyaan ini tengah di tangani anggota polsek Kwadugan untuk tidak meluas. (pr)



Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda