PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Minggu, 03 Juni 2012

Home > > Disinyalir Korban Pembiusan, Tidur Pulas Mobil Amblas

Disinyalir Korban Pembiusan, Tidur Pulas Mobil Amblas

|SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi|Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI™ Seorang pria diketahui tidak berdaya didalam Hotel SAA Nuansa Ngawi (03/6), sekitar pukul 11.00 WIB. Pria tersebut bernama Tigor Hartono, 40 th, warga Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat yang berprofesi sebagai driver sebuah rental mobil Roy Car yang ada di Jakarta harus rela kehilangan mobilnya jenis Fortuner warna hitam metalik bernopol B 1060 D.

Kali pertama Tigor Hartono diketahui tidak berdaya saat jadwal check out dari hotel sekitar pukul 12.00 WIB, saat itulah Wawan salah seorang resepsionis hotel mencoba membangunkannya dengan mengetok pintu namun sama sekali tidak dijawab. Karena merasa curiga terhadap tamunya, Wawan mengintip dari cendela kamar nomor 1a yang ada dilantai dua ternyata tamu tersebut tidak sadarkan diri akhirnya pintu kamarnya yang masih terkunci dari dalam dicongkelnya.

“Untuk mempersiapkan check out tamu itu kami mencoba memberitahukan namun kenyataanya dia terkena obat bius dan tidak sadarkan diri bagaikan orang tertidur pulas,” terang Wawan. Tambahnya, saat korban tidak sadarkan diri inilah para pelaku membawa kabur mobil tersebut bersama barang-barang milik korban. “Pastinya tamu itu keluar dari hotel pada hari kemarin (Sabtu,2/6-red) jam empat sore dengan mengendari mobil fortuner itu,” terangnya.

Cerita pahit yang dialami Tigor Hartono berawal pada Jum’at dua hari yang lalu sekitar pukul 14.00 WIB dirinya disuruh oleh bos rentalnya yakni pemilik dari Roy Car ke Hotel Mulia di kawasan Jakarta Barat untuk menjemput tamu. “Memang dari Hotel Mulia saya bersama tamu yang sama sekali belum saya kenal jumlahnya empat orang terdiri satu laki-laki dan tiga perempuan, saat itu saya dimintai tolong untuk mengantarkan ke Ngawi dengan alas an untuk menghadiri hajatan,” kata Tigor Hartono.

Kemudian pada Sabtu pagi tepatnya pukul 07.00 WIB Tigor Hartono diajak ke empat rekanya tersebut check in di Hotel SAA Nuansa Ngawi dengan menyewa dua kamar sekaligus dengan atas nama Marsiah. Pada hari yang sama Tigor Hartono setelah beristirahat sebentar di kamar hotel lalu di ajak lagi ke empat rekanya ke Madiun dengan alasan jalan-jalan.

Habis dari Madiun korban bersama ke empat temanya balik lagi ke hotel SAA Nuansa Ngawi, saat didalam kamar Tigor Hartono disuruh membeli voucher HP yang tidak jauh dari tempatnya menginap. Setelah itu Tigor Hartono balik ke kamar hotel dan langsung minum jus tomat yang ada dimeja, tidak seberapa lama dirinya mengaku tidak sadarkan diri. “Mungkin saat saya membeli voucher inilah para pelaku memberikan obat bius di minuman jus itu,” bebernya.

Selain kehilangan mobil, Tigor Hartono juga mengaku kehilangan satu unit HP, surat-penting kelengkapan mobil dan dompet berisi uang Rp 800 ribu. Untuk sementara kasus yang menimpa korban langsung ditangani pihak Polres Ngawi untuk dilakukan penyidikan selanjutnya. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda