PEMBERITAHUAN KEPADA KHALAYAK UMUM: Berhubung maraknya SMS ataupun Telepon yang mengatasnamakan Blog Media Sinar Ngawi, yang isinya meminta-minta sesuatu, diharapkan untuk lebih waspada dan hati-hati dan tidak menanggapi hal tersebut
Custom Search

Kamis, 16 Agustus 2012

Home > > Jelang Lebaran: Pasar Besar Ngawi Masih Jadi Idola

Jelang Lebaran: Pasar Besar Ngawi Masih Jadi Idola

| SINAR NGAWI™ | portal pemberitaan Ngawi| Berita | Kabar | Warta | info | NEWS | terbaru | terkini | hari ini | LPSE NGAWI |NGAWI ™ Meski terus dibantai keberadaan swalayan yang makin menjamur, ternyata para pedagang pakaian di Pasar Besar Ngawi mengaku omzetnya makin meningkat tajam pada jelang lebaran ini. Usut punya usut, ternyata para konsumen merasa puas belanja disini lantaran budaya saling bisa menawar ketimbang di supermarket yang menyajikan harga pas.

Mereka pada umumnya membeli pakaian baru meskipun terkadang harganyapun meningkat dibandingkan hari-hari biasa. “Dalam sepekan ini terlihat animo masyarakat untuk membeli baju buat lebaran mengalami peningkatan yang cukup drastis hingga mencapai 100 persen,” kata Gimin, salah satu pedagang pakaian di pasar besar Ngawi, Kamis (16/8).

Seperti penjelasanya, Omset menjelang lebaran seperti tahun sebelumnya dipastikan berlipat ganda. Meskipun tidak menyebut berapa jumlah keuntunganya, Gimin hanya memastikan selama menjelang lebaran dirinya mampu mendapatkan penghasilan yang berlipat dengan menjual tidak kurang dari 100 potong pakaian dari berbagai jenis.

“Kalau hari biasa paling-paling kita bisa menjual sekitar sepuluh potong pakaian saja,” kata Gimin. Maka dengan demikian kurang dari satu minggu sebelum lebaran ini dirinya mengaku kebanjiran penghasilan mampu mendapatkan Rp 25 juta setiap harinya sedangkan di saat hari normal hanya sekitar Rp 4 juta sampai Rp 6 juta.

Selain itu Gimin mengaku barang daganya yang dipajang sejak pagi tersebut mayoritas dibeli masyarakat hampir 90 persen diantaranya pakaian jenis jeans sedangkan busana anak-anak, remaja dan pakaian muslim lainya tidak mengalami peningkatan.

“Biasanya kita jauh hari sebelum mendekati lebaran terlebih dahulu kulakan pakaian dengan paket besar dari Solo maupun Semarang dan kalau stok menipis secepatnya kita penuhi lagi,” ungkap Gimin yang mengaku mulai berjualan pakaian sejak tahun 2003 ini. (pr)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Terima-kasih atas partisipasi anda